Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Merantau di Usia 18 Tahun, Kuliah sambil Kerja hingga Jadi Manajer Restoran Italia

LembataNews by LembataNews
Desember 29, 2025
in Headline, Humaniora, Life Style
0
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YESTI Rambu Jola Pati (bukan Yeti) adalah cerita inspiratif tentang perjuangan seorang perempuan asal Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia merantau ke Surabaya pada usia 18 tahun untuk meraih pendidikan tinggi sambil bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Dikutip dari laman Katolik News, awalnya, Yesti merantau ke Surabaya pada usia 18 tahun dengan bekal seadanya untuk bekerja sebagai ART demi membiayai pendidikannya.

Related posts

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Februari 2, 2026
Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026

Selama delapan tahun berjuang, ia berhasil menyeimbangkan pekerjaan dan kuliah hingga lulus dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Matematika dari Universitas Dr. Soetomo (Unitomo).

Tekanan ekonomi keluarga dan keinginan untuk membuat orang tuanya bangga menjadi motivasi utamanya untuk terus berjuang dan tidak mudah berputus asa.

Setelah lulus, ia didapuk menjadi manajer di sebuah restoran Italia di Surabaya, membuktikan bahwa latar belakang ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.

Kisah Yesti Rambu Jola Pati banyak adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama para perempuan, untuk gigih dalam mengejar impian dan pendidikan, meskipun menghadapi berbagai rintangan hidup.

#NTT #Kisahperjuangan #BeritaSumba #PulauSumba #Viralfyp#GBU

Previous Post

Forum Peduli Persebata Buka Donasi, Hari Ketiga Dana Masuk Capai Rp17,9 Juta untuk Kebutuhan Mendesak Tim

Next Post

Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih, Dari Zona Merah Desa Todanara Buka Jalan

Next Post
Peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Merah Putih di Desa Todanara, Kecamatan Ile Ape Timur oleh Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf Erly Merlian.

Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih, Dari Zona Merah Desa Todanara Buka Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Pekerjaan jalan ke kampung lama (Redeng) di Desa Roma, Kecamatan Omesuri, memanfaatkan alokasi anggaran dana desa yang menjadi temuan Inspektorat Kabupaten Lembata dalam auditnya.

Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

9 bulan ago
Manager Perizinan dan TJSL PLN UIP Nusra Bobby Robson Sitorus dan Officer Komunikasi dan TJSL Agradi Aryatama saat menerima Penghargaan yang digelar La Tofi School of Social Responsibility dan Portman College ini diberikan atas program Desa Berdaya _"Transforming Idle Land to Self-Reliant Village: Horticulture and Energy Transition in Flores"_ di Kuala Lumpur, Malaysia

PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Asian Impact Awards 2025 Lewat Program Hortikultura dan Transisi Energi di Flores

5 bulan ago
Charles Arif alias Koko Cimeng (baju putih), tersangka pelaku penyitaman dan pencabulan saat menghadiri sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Lembata, Jumat, 10 Januari 2025.

Koko Cimeng, Pelaku Penyiraman dan Pencabulan Siswi SMPN 1 Dituntut 20 Tahun Penjara

1 tahun ago
Atraksi 1.000 Tatong di Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata saat Festival Uyelewun beberapa bulan lalu. Tatong merupakan alat musik tradisional etnis Kedang yang mendiami lereng Gunung Uyelewun. Tato g sejauh ini baru didesain untuk menyerupai bunyi gong untuk mengiringi tarian daerah Kedang.

Tatong, Menjaga Tradisi Warisan Leluhur

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In