Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Setelah Dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Bali, Ini Kondisi Meysa, Korban Penyiraman Air Keras

LembataNews by LembataNews
Oktober 21, 2024
in Headline, Hukrim
0
Meysa Chatelin Witak saat masih dirawat di ruang bedah RSUD Lewoleba pasca disiram air keras Seni pekan lalu

Meysa Chatelin Witak saat masih dirawat di ruang bedah RSUD Lewoleba pasca disiram air keras Senin pekan lalu.

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – Meysa Chatelin Witak (14), siswi SMPN 1 Nubatukan, Kabupaten Lembata, korban penyiraman air keras yang dilakukan Charles Arif alias Koko Cimeng pada Senin, 14 Oktober 2024 lalu, telah menjalani operasi pertama setelah tiba di Denpasar, Bali.

Setelah menjalani operasi di RSUP Sanglah, Bali, Meysa dipastikan bisa dipulangkan sambil menunggu perkembangan karena masih mendapatkan perawatan intens oleh dokter ahli.

Related posts

Marak Penjualan Eceran BBM Subsidi, Bupati Kanisius Tuaq keluarkan Pengumuman Resmi

Marak Penjualan Eceran BBM Subsidi, Bupati Kanisius Tuaq keluarkan Pengumuman Resmi

Juli 10, 2026
Karnaval Budaya jadi Pembuka Festival Internasional Lamaholot

Karnaval Budaya jadi Pembuka Festival Internasional Lamaholot

Juli 2, 2026

Ia dipulangkan untuk dirawat mandiri, pada 20 Oktober 2024.

Yanri Tamonob, keluarga yang mendampingi korban kepada wartawan, Sabtu, 19 Oktober 2024 siang mengatakan, kondisi Meysa sudah membaik pasca kejadian tragis yang menimpanya.

“Meysa sudah jalani operasi tahap pertama dan masih dalam penanganan dokter ahli. Untuk saat ini Meysa belum bisa pulang ke Lembata, dia masih dirawat,” kata Yanri Tamonob sebagaimana ditulis Suluhnusa.com.

Ia mengakui, saat tiba di Bali, mereka dijemput paguyuban Lembata di Bali. Mereka juga yang mengurus semua proses rujukan di Bali dan menjemput usai menjalani operasi.

“Sejak kedatangan, kami dijemput oleh Bapak Simon, Ketua Paguyuban Lembata di Bali sampai usai operasi tahap pertama,” kata Yanri Tamonob.

Perawat pendamping dari RSUD Lewoleba yang diikutkan dalam pengobatan Meysa ke RSUP Sanglah mengatakan, saat tiba sekitar pukul 15.20, korban langsung ditangani oleh tim dokter dan dilakukan operasi Amnion Graft pukul 23.00 sampai pukuk 03.00.

“Visite dokter yang merawat Meysa siang ini diperbolehkan pulang. Keluarga korban difasilitasi oleh Paguyuban Lembata (Bapak Simon) yang ada di Bali sambil menunggu kontrol kembali ke dokter yang dijadwalkan, Rabu, 23 Oktober 2024,” terangnya.

Dua menambahkan, kornea mata Meysa Chatelin Witak sudah rusak. Operasi pemasangan Amnion Graft bertujuan agar tidak terjadi kebocoran di matanya dan bukan untuk memulihkan penglihatan.

Yanri mengatakan, kondisi mata Meysa Chatelin Witak dalam kerusakan level 4 dan telah terjadi kerusakan pada jaringan mata. Sehingga menurut dokter membutuhkan waktu sampai tiga tahun untuk pembentukan sel baru di mata. (Tim LembataNews)

Previous Post

Konflik Berdarah kembali terjadi di Pulau Adonara, Flores Timur

Next Post

PLN Gelar PLN Journalist Award 2024, Masih Dua Pekan Lagi Pendaftaran

Next Post
PLN Jurnalis Award

PLN Gelar PLN Journalist Award 2024, Masih Dua Pekan Lagi Pendaftaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Indonesia Urges Olympic Council of Asia to Promote 2018 Asian Games

3 tahun ago
GM PLN UIP Nusra Tinjau Kesiapan PLTP Mataloko, Pastikan Proyek Siap Memasuki Tahap Drilling

GM PLN UIP Nusra Tinjau Kesiapan PLTP Mataloko, Pastikan Proyek Siap Memasuki Tahap Drilling

3 minggu ago
PLN UIP Nusra Gelar Pre-FPIC PLTP Ulumbu Unit 5 di Gendang Lale, Masyarakat Adat Sampaikan Aspirasi Pembangunan Jalan dan Tenaga Kerja Lokal

PLN UIP Nusra Gelar Pre-FPIC PLTP Ulumbu Unit 5 di Gendang Lale, Masyarakat Adat Sampaikan Aspirasi Pembangunan Jalan dan Tenaga Kerja Lokal

3 bulan ago
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali terpilih sebagai Ketua Umum PKB periode 2024-2029. (CNN Indonesia/Kadafi)

Cak Imin: PKB Lolos Pemilu Brutal 2024 Meski Digembosi Teman Sendiri

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In