Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Polkam

Dana Transfer Daerah 2026 Dipangkas, Jadi Sorotan Utama di Lembata

LembataNews by LembataNews
November 19, 2025
in Polkam
0
Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata Paskalis Ola Tapobali memimpin apel kesadaran, Senin, 17 November 2025 di halaman kantor Bupati Lembata.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata Paskalis Ola Tapobali memimpin apel kesadaran, Senin, 17 November 2025 di halaman kantor Bupati Lembata.

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – KEBIJAKAN pemerintah pusat yang memangkas dana transfer ke daerah pada tahun 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lembata. Anggaran yang sebelumnya diperkirakan mendekati Rp 900 miliar pada 2025 terpaksa turun drastis menjadi sekitar Rp 600 miliar pada 2026.

Pemotongan signifikan ini berdampak langsung terhadap pelaksanaan program pemerintahan dan layanan publik yang selama ini berjalan di berbagai sektor.

Related posts

Wakil Bupati Lembata Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

Wakil Bupati Lembata Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

Januari 29, 2026
Pimpin Rapat Koordinasi, Bupati Kanis Tuaq Tekankan Percepatan Program dan Optimalisasi Anggaran 2026

Pimpin Rapat Koordinasi, Bupati Kanis Tuaq Tekankan Percepatan Program dan Optimalisasi Anggaran 2026

Januari 27, 2026

Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, dalam apel kesadaran di halaman Kantor Bupati Lembata, Senin 17 November 2025, mengungkapkan keprihatinannya atas penurunan anggaran tersebut.

Ia menegaskan pentingnya efisiensi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama pada belanja rutin, karena kebijakan pengurangan dana transfer merupakan konsekuensi dari evaluasi pemerintah pusat terhadap kinerja daerah.

Berdasarkan perbandingan dengan APBD induk 2025, terjadi penurunan sekitar Rp 150 miliar, dan jika dihitung dengan APBD perubahan, pemangkasan mencapai sekitar Rp 89 miliar. Kondisi ini membuat anggaran 2026 hanya cukup untuk menutupi belanja wajib seperti gaji pegawai, listrik, air, dan pengadaan obat-obatan di Puskesmas dan rumah sakit. Akibatnya, sejumlah program non-prioritas dan pengembangan terpaksa ditunda.

Paskalis menegaskan bahwa penurunan dana transfer memiliki keterkaitan langsung dengan rendahnya penyerapan anggaran oleh OPD dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga 11 November 2025, penyerapan anggaran baru mencapai 70%, sementara realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru menyentuh 74%. Dengan waktu ideal tersisa hanya dua minggu sebelum penguncian DAU SG, PAD, dan Bagi Hasil akhir November serta batas akhir penyerapan DAK pada 15 Desember 2025, kondisi fiskal semakin tertekan.

ASN lingkup Pemkab Lembata saat mengikuti apel kesadaran di halaman kantor Bupati Lembata, Senin, 17 November 2025.
ASN lingkup Pemkab Lembata saat mengikuti apel kesadaran di halaman kantor Bupati Lembata, Senin, 17 November 2025.

Lebih lanjut, Sekda mengungkapkan adanya potensi kekurangan anggaran hingga Rp 50 miliar. Dengan target PAD tahun 2026 yang mencapai Rp 42 miliar, kekurangan tersebut dapat ditekan hingga sekitar Rp 2 miliar dan akan ditutupi melalui dukungan pemerintah pusat.

Namun ia menegaskan bahwa tahun 2026 tetap akan menjadi tahun sulit bagi Lembata, karena anggaran yang tersedia hanya mencukupi kebutuhan rutin, sementara program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur serta pengembangan sektor nelayan, tani, dan ternak, akan terhambat.

Paskalis juga menyoroti rendahnya realisasi anggaran yang terlihat dari dana daerah yang masih mengendap. Hingga saat ini, terdapat sekitar Rp 30 miliar yang belum terserap di RKUD dan Rp 27 miliar di deposito, sehingga total dana mengendap mencapai Rp 57 miliar.

Ia menilai kondisi ini bertentangan dengan komitmen pemerintah pusat yang telah mengalokasikan anggaran besar, namun tidak diimbangi dengan kinerja penyerapan yang optimal dari daerah.

Menutup arahannya, Sekda menegaskan bahwa APBD Perubahan 2025 sudah ditetapkan dan wajib segera dieksekusi. Ia meminta seluruh OPD bergerak cepat menyelesaikan penyerapan anggaran sekaligus memperbaiki perencanaan agar tidak terjadi hambatan serupa di tahun mendatang.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi penyesuaian pembangunan akibat kondisi fiskal yang menantang, seraya berharap pemerintah pusat terus melakukan pembinaan agar kinerja daerah dapat meningkat dan kesenjangan kebutuhan pembangunan dapat teratasi. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Dinkes Lembata Gerak Cepat Lakukan Foging di Daerah Endemi DBD

Next Post

Pemkab Lembata Ajukan Dua Ranperda ke DPRD, Usul Tambah 3 OPD Baru

Next Post

Pemkab Lembata Ajukan Dua Ranperda ke DPRD, Usul Tambah 3 OPD Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Salah satu ketua kelompok nelayan penerima bantuan coolbox aspirasi Bunda Julie Sutrisno Laiskodat menandatangani berita acara serah Terima bantuan disaksikan Kabid Penguatan Kapasitas Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Flores Timur.

Julie Laiskodat kembali Bantu Mesin Ketinting dan Coolbox untuk Nelayan di Flores Timur

1 tahun ago
Tim TJSL PLN UIP Nusra bersama pendiri Komunitas GELISAH, Lailatul Ulfah, memamerkan berbagai produk dari sampah botol plastik program bottle up.

TJSL PLN UIP Nusra Gandeng Komunitas GELISAH Ubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi

4 bulan ago
Alexander Take Orang, anggota DPRD NTT dari Fraksi Partai NasDem foto bersama warga Desa Puor, Kecamatan Wulandoni, Lembata usai reses di kantor desa setempat Kamis, 20 Maret 2025.

Warga Lembata Minta Ubah Makan Gratis Jadi Sekolah Gratis

11 bulan ago
Petrus Kanisius Tuaq, Calon Bupati Paket Tunas berbicara di hadapan KPU dan parpol pengusung saat mendaftar di KPU Lembata, Kamis, 29 Agustus 2024.

Diantar Ribuan Massa Daftar ke KPU Lembata, Tunas Fokus Tata Ekonomi Lewat Tani, Ternak, dan Nelayan

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In