Selasa, Juni 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Dinkes Lembata Gerak Cepat Lakukan Foging di Daerah Endemi DBD

LembataNews by LembataNews
November 18, 2025
in Headline, Humaniora
0
Dinas Kesehatan Lembata menurunkan petugas melakukan Foging di sejumlah titik di wilayah Endemi DBD.

Dinas Kesehatan Lembata menurunkan petugas melakukan Foging di sejumlah titik di wilayah Endemi DBD.

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – MENGANTISIPASI terjadinya peningkatan kasus, Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 18 November 2025, mengerahkan petugas untuk melakukan foging di sejumlah titik endemi Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mulai merebak memasuki musim hujan.

Foging dilakukan di rumah dan halaman warga, terutama di wilayah dengan kasus tertinggi. Warga tampak antusias dan mengikuti imbauan petugas untuk membuka pintu rumah agar penyemprotan bisa dilakukan di bagian dalam rumah.

Related posts

PLN UIP Nusra Catat Kinerja Positif Pengamanan Aset pada Paruh Pertama 2026

PLN UIP Nusra Catat Kinerja Positif Pengamanan Aset pada Paruh Pertama 2026

Juni 30, 2026
Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman

Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman

Juni 29, 2026

“Kami berharap foging ini dapat memutus mata rantai nyamuk penyebab DBD,” ujar salah satu warga.

Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Lewoleba turun langsung ke Kelurahan Lewoleba Barat setelah ditemukan 15 kasus DBD sejak Juli 2025. Kasus tersebut tersebar di 9 RT dan menjadi yang tertinggi di Kecamatan Nubatukan.

“Langkah pengendalian hari ini dilakukan serentak, mulai dari abate, kelambu, kerja bakti hingga fogging,” kata Charles Wutun, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Lembata.

Data Dinkes mencatat peningkatan kasus sejak awal musim hujan. Juli ditemukan 3 kasus, Agustus nol kasus, September 1 kasus, lalu meningkat menjadi 5 kasus pada Oktober dan 6 kasus di November.

“Tren kasus meningkat secara nasional, dan kita bersiap karena di akhir musim hujan biasanya kasus akan naik lagi,” ujarnya.

Meski kasus meningkat, Lewoleba Barat belum masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Sesuai Permenkes No. 15 Tahun 2010, KLB ditetapkan jika kasus penyakit baru muncul, jumlah kasus meningkat tajam, atau menimbulkan kematian. (Tim LembataNews)

Previous Post

Antisipasi Peningkatan Kasus DBD, Dinas Kesehatan Lembata Ambil Langkah Pencegahan

Next Post

Dana Transfer Daerah 2026 Dipangkas, Jadi Sorotan Utama di Lembata

Next Post
Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata Paskalis Ola Tapobali memimpin apel kesadaran, Senin, 17 November 2025 di halaman kantor Bupati Lembata.

Dana Transfer Daerah 2026 Dipangkas, Jadi Sorotan Utama di Lembata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Lembata Siap Gelar Fishing Tournament Piala Bupati 2026

Lembata Siap Gelar Fishing Tournament Piala Bupati 2026

3 bulan ago
Paslon peserta Pilkada Lembata 2024 menunjukkan nomor urut usai penarikan nomor urut.

Sah! Ini Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada Lembata 2024

2 tahun ago
DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata saat menggelar jumpa pers di Taman Daun, Lewoleba, Selasa, 30 April 2024. Tampak dari kiri, Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Hiero Bokilia, Sekretaris DPD Partai NasDem Lembata Jhon Batafor, Yuni Damayanti Ketua DPD Partai NasDem Lembata, dan Pius Namang, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu).

Buka Pendaftaran Tanpa Mahar, NasDem Lembata Wajibkan Bakal Calon Hadir Langsung saat Mendaftar

2 tahun ago
Leye atau dalam bahasa Jaa disebut Jali jali merupakan salah satu pangan lokal yang terancam punah. Leye di wilayah Kedang merupakan salah satu pangan lokal yang masih dipertahankan berkat tradisi adat masyarakat setempat terkhusus di Desa Hoelea 1 dan Hoelea 2, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Leye, Sejarah dan Peradaban Masyarakat Kedang

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In