AMERIKA SERIKAT – KISAH Pastor Joe Kelly dan Pastor Matt Kelly merupakan salah satu kesaksian hidup yang sangat menginspirasi dalam Gereja Katolik modern. Yubileum Platinum (70 tahun imamat) mereka yang dirayakan bersamaan dengan ulang tahun mereka yang ke-95 merupakan tonggak sejarah yang sangat langka di dunia.
Mereka lahir di County Kildare pada 31 Maret 1931. Saat memutuskan masuk seminari, uskup yang menjabat kala itu, Uskup Thomas Keogh, memutuskan untuk memisahkan mereka. Pastor Joe dikirim ke Clonliffe College di Dublin, sementara Pastor Matt dikirim ke Maynooth College. Barulah tiga tahun kemudian Joe bergabung dengan Matt di Maynooth.
Sang uskup juga tidak mengizinkan mereka untuk ditahbiskan bersama dalam satu upacara. Akibatnya, mereka ditahbiskan selisih beberapa minggu pada tahun 1956. Pastor Joe ditahbiskan untuk Keuskupan Agung Dublin pada bulan Mei, dan Pastor Matt untuk Keuskupan Kildare dan Leighlin pada bulan Juni.
Pastor Joe Kelly
Menghabiskan seluruh masa pelayanannya di berbagai paroki di Keuskupan Agung Dublin, seperti di Finglas, Larkhill-Whitehall-Santry, dan terakhir melayani umat di Paroki Bayside, Raheny. Beliau baru pensiun dari pelayanan aktif pada usia 94 tahun.
Pastor Matt Kelly
Memiliki perjalanan pelayanan yang bervariasi, termasuk menjadi Profesor Filsafat selama 20 tahun di St. Patrick’s College (Carlow College) dan kemudian menjadi rektor di kampus tersebut. Beliau juga sempat melayani di paroki-paroki di Long Island, Amerika Serikat selama musim panas.
Rahasia umur panjang dan kebahagiaan yaitu selain dedikasi iman mereka, kedua pastor ini dikenal sangat bugar karena aktif berolahraga sejak muda. Mereka adalah pemain sepak bola di masa muda dan beralih menjadi pemain golf aktif di Royal Dublin Golf Club. Mereka bahkan masih rutin bermain golf bersama teman-teman imam lainnya hingga usia 94 tahun. Saat ini, keduanya menikmati masa pensiun bersama di panti jompo yang dikelola oleh Little Sisters of the Poor di Raheny, Dublin.
Ketika ditanya mengenai refleksi iman mereka setelah 70 tahun menjadi imam, Pastor Joe mengungkapkan pandangan yang sangat menyentuh
“Semuanya terasa sangat bermakna sekarang. Bagian-bagian yang tidak menyenangkan sudah hilang. Segala hal tentang iman sekarang terasa sangat indah.” (*/Tim LembataNews)







