Jumat, April 17, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Program Hortikultura PLN UIP Nusra Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Dusun Tantong

LembataNews by LembataNews
April 17, 2026
in Ekbis, Humaniora
0
Program Hortikultura PLN UIP Nusra Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Dusun Tantong
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MANGGARAI — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus mempertegas perannya sebagai penggerak pembangunan berkelanjutan melalui program TJSL berbasis pemberdayaan masyarakat di sektor pangan.

Program budidaya hortikultura yang dijalankan di sekitar pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6 Poco Leok menjadi bagian dari strategi PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah operasional.

Related posts

Setelah Sajikan Rambut, Kali ini SPPG 01 Sajikan MBG Berulat

Setelah Sajikan Rambut, Kali ini SPPG 01 Sajikan MBG Berulat

April 16, 2026
Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

April 16, 2026

Salah seorang penerima manfaat, Sakarias, mengungkapkan bahwa program budidaya hortikultura tersebut telah memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, tidak hanya pada tahap pengolahan lahan, tetapi juga hingga pemasaran hasil panen.

Selain memberikan bantuan sarana produksi, PLN juga menghadirkan pendamping yang secara konsisten memantau kegiatan kelompok tani, mulai dari penyemaian benih, perawatan tanaman, hingga membuka akses pemasaran yang lebih luas.

Sementara itu, penerima manfaat lainnya, Karolus, menyebutkan bahwa jenis tanaman sayur seperti fanbox dan pakcoy menjadi komoditas yang paling menguntungkan dengan masa panen yang relatif singkat.

Menurutnya, kedua jenis tanaman tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan sejak penanaman hingga siap dipanen dan dipasarkan.

“Panen pertama saya sebanyak 500 pohon fanbox dengan harga jual Rp6.000 per pohon, sehingga memperoleh Rp3 juta. Dari pakcoy, saya juga mendapatkan sekitar Rp2 juta dalam satu bulan,” ujar Karolus.

Dari hasil penjualan pertama tersebut, kelompok tani mampu meraup pendapatan sebesar Rp5 juta, belum termasuk kontribusi dari komoditas lain seperti mentimun dan tomat.

“Ternyata tidak membutuhkan waktu lama untuk menikmati hasilnya, dan ini benar-benar kami rasakan,” tambahnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, yang menilai bahwa inisiatif budidaya hortikultura mampu mendorong masyarakat menjadi lebih produktif dalam memanfaatkan lahan terbatas.

“Membangun Manggarai adalah strategi terbaik untuk mempercepat tercapainya kesejahteraan. Dalam kondisi keterbatasan fiskal saat ini, kontribusi setiap pihak akan memberikan dampak yang signifikan,” ujar Nabit. Ia menambahkan, program ini berperan penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang sebelumnya belum dikelola secara optimal. Ia juga berharap masyarakat dapat menjaga keberlanjutan program melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa program hortikultura ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Program hortikultura ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri, produktif, serta memiliki ketahanan pangan yang kuat,” ujar Rizki. Ia menambahkan, PLN akan terus memperkuat berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Setelah Sajikan Rambut, Kali ini SPPG 01 Sajikan MBG Berulat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Akses Lewoleba – Wulandoni Ikut Jalur Lintas Luar

2 tahun ago
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq memimpin rapat koordinasi membahas skema pembiayaan sektor peternakan ayam pedaging.

Dorong Sektor Peternakan, Bupati Kanis Tuaq Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah, Perbankan, dan Pelaku Usaha

4 bulan ago
Calon presiden terpilih Prabowo Subianto melempar kode akan memberikan kursi lebih banyak kepada PAN di kabinet (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)

Sinyal Prabowo Beri Kursi di Kabinet ke PAN Lebih Banyak

2 tahun ago
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In