LEWOLEBA – MENU Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak TK Negeri 3 Nubatukan di Lamahora tedapat ulat dalam daging. Bukan saja ulat menu itu sudah tidak layak di konsumsi karena rusak dan bau busuk.
Kejadian memprihatinkan ini bukan baru pertama kali terjadi. Sebelumnya pada kunjungan Menteri BKKBN, sempat pula muncul rambut dalam sajian MBG oleh dapur SPPG yang sama.
Siswa dan guru TK Negeri 03 Nubatukan Lamahora, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur dikejutkan karena ada ulat dalam daging pada menu MBG yang dibagikan di sekolah tersebut.
Ulat terlihat menempel dan menjalar pada daging ayam yang menjadi salah satu menu makan siswa.
Melihat kejadian ini, salah seorang guru lalu merekam dalam video dan menjadi viral di beberapa WAG warga NTT.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak terdapat beberapa ulat berwana putih bergerak di potongan daging ayam, yang ramai digunjingkan pada Kamis, 16 April 2026.
“Ini ulat, ada banyak dalam daging. Ada lima enam memang ulat di dalam daging ayam menu MBG hari ini”, tutur suara dalam video yang berdurasi beberapa detik ini.
Belum ada klarifikasi dari dapur MBG yang memberikan pelayanan MBG di TK Negeri 3 Lamahora yaitu SPPG 01 Lamahora.
Kepala TK Negeri 03 Nubatukan, Rosafina Gunu yang dikonfirmasi suluhnusa.com meminta untuk melakukan pejelasan langsung di sekolah besok 17 April 2026.

Informasi yang dihimpun LembataNews.id menyebutkan bahwa dari 58 ompreng untuk para siswa, terdapat tujuh ompreng yang ketahuan terdapat ulat. Sedangkan ompreng yang lainnya tak sempat dicek karena telanjur sudah dikonsumsi para siswa.
Kejadian ini juga disaksikan langsung sejumlah orangtua siswa yang sempat hadir saat itu.
Informasi yang dihimpun, video yang beredar juga dibuat oleh orangtua yang hadir di sekolah saat itu. (Suluhnusa/Tim LembataNews)







