KETEGASAN sikap tetap ditunjukkan pemimpin Gereja Katolik sejagat. Paus Leo XIV tetap pada sikapnya menyampaikan pesan perdamaian sejalan dengan pesan Injil.
Saat ditanya jurnalis dalam penerbangannya ke Aljazair terkait kritikan Trump kepadanya, Paus Leo XIV dengan tegas menjawab, “Saya tidak takut pada pemerintahan Trump, tidak juga takut untuk tetap berbicara lantang tentang pesan Injil. Dan itulah yang saya yakini sebagai panggilan saya dan panggilan Gereja. Kami bukan politisi. Kami tidak berupaya membuat kebijakan luar negeri, seperti yang ia sebut, dengan perspektif yang sama seperti yang mungkin ia pahami. Tetapi saya percaya bahwa pesan Injil, ‘berbahagialah orang-orang yang menciptakan perdamaian,’ adalah pesan yang perlu didengar dunia saat ini.”
Paus menegaskan, “Saya terus berbicara dengan tegas menentang perang, berupaya mempromosikan perdamaian, mendorong dialog dan multilateralisme antar negara untuk menemukan solusi atas masalah-masalah tersebut.”
Ia menambahkan, “Banyak orang menderita saat ini, banyak orang tak bersalah telah terbunuh dan saya percaya bahwa seseorang perlu berdiri dan mengatakan bahwa ada jalan yang lebih baik.”
Pesan utamanya, seperti yang selalu diulangi, tetap sama: “Perdamaian. Saya mengatakan ini kepada semua pemimpin dunia, bukan hanya kepadanya: mari kita akhiri perang dan promosikan perdamaian dan rekonsiliasi.” (*/Tim LembataNews)







