Selasa, Maret 31, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Merantau di Usia 18 Tahun, Kuliah sambil Kerja hingga Jadi Manajer Restoran Italia

LembataNews by LembataNews
Desember 29, 2025
in Headline, Humaniora, Life Style
0
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YESTI Rambu Jola Pati (bukan Yeti) adalah cerita inspiratif tentang perjuangan seorang perempuan asal Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia merantau ke Surabaya pada usia 18 tahun untuk meraih pendidikan tinggi sambil bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Dikutip dari laman Katolik News, awalnya, Yesti merantau ke Surabaya pada usia 18 tahun dengan bekal seadanya untuk bekerja sebagai ART demi membiayai pendidikannya.

Related posts

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

Maret 31, 2026
Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Maret 31, 2026

Selama delapan tahun berjuang, ia berhasil menyeimbangkan pekerjaan dan kuliah hingga lulus dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Matematika dari Universitas Dr. Soetomo (Unitomo).

Tekanan ekonomi keluarga dan keinginan untuk membuat orang tuanya bangga menjadi motivasi utamanya untuk terus berjuang dan tidak mudah berputus asa.

Setelah lulus, ia didapuk menjadi manajer di sebuah restoran Italia di Surabaya, membuktikan bahwa latar belakang ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.

Kisah Yesti Rambu Jola Pati banyak adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama para perempuan, untuk gigih dalam mengejar impian dan pendidikan, meskipun menghadapi berbagai rintangan hidup.

#NTT #Kisahperjuangan #BeritaSumba #PulauSumba #Viralfyp#GBU

Previous Post

Forum Peduli Persebata Buka Donasi, Hari Ketiga Dana Masuk Capai Rp17,9 Juta untuk Kebutuhan Mendesak Tim

Next Post

Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih, Dari Zona Merah Desa Todanara Buka Jalan

Next Post
Peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Merah Putih di Desa Todanara, Kecamatan Ile Ape Timur oleh Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf Erly Merlian.

Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih, Dari Zona Merah Desa Todanara Buka Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Para pemilik lahan di Desa Nubahaeraka menunjukkan buku rekening bank setelah menerima pembayaran ganti untung dari PLN untuk pembebasan lahan calon lokasi PLTP Atadei.

Gelontorkan 1,7 Miliar, PLN Sukses Bebaskan Lahan untuk PLTP Atadei

1 tahun ago
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq saat mengikuti rakor bersama Diaspora NTT di aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, 12-13 Desember 2025.

Bupati Kanis Tuaq: Diaspora Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

4 bulan ago
Alexander Take Orang, anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Partai NasDem saat reses di Desa Hoelea 2, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Kamis, 20 Maret 2025.

Perjuangkan Perpanjangan Jalan Negara, Alex Ofong Minta Dukungan Kepala Desa di Kedang

1 tahun ago

The Benefits of Running That Make You Healthier and Happier

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In