Rabu, September 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

LembataNews by LembataNews
Maret 31, 2026
in Ekbis, Headline
0
PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah
0
SHARES
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NGADA – PENGEMBANGAN panas bumi di wilayah Mataloko, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mendapat penegasan dari kalangan akademisi. Ahli geothermal, Pri Utami, menekankan bahwa manifestasi panas bumi seperti mata air panas, kepulan uap, maupun lumpur panas di wilayah tersebut merupakan fenomena alamiah, bukan dampak aktivitas pengeboran.

“Manifestasi panas bumi adalah wujud atau ekspresi adanya potensi panas bumi di bawah permukaan. Di permukaan, ia muncul dalam bentuk mata air panas, tanah beruap, atau kolam lumpur panas yang meletup-letup. Itu terbentuk secara alamiah,” jelas Pri.

Related posts

Bupati Lembata Salurkan Bantuan Beras dan Mesin Nelayan, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Bupati Lembata Salurkan Bantuan Beras dan Mesin Nelayan, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Agustus 29, 2026
Bupati Lembata Panen Perdana Semangka Ola Take, Bukti Kolaborasi Pemuda dan Penguatan Ekonomi Pertanian

Bupati Lembata Panen Perdana Semangka Ola Take, Bukti Kolaborasi Pemuda dan Penguatan Ekonomi Pertanian

Agustus 17, 2026

Ia menerangkan, lumpur panas terbentuk ketika fluida geothermal di dalam reservoir mendidih dan bergerak mendekati permukaan. Proses kondensasi di bawah batuan penudung menyebabkan batuan tersebut melemah dan terlarut, sehingga tampak seperti lumpur. Fenomena ini bersifat alami dan terbatas pada area manifestasi dengan sebaran yang relatif dangkal.

Pri Utami juga menegaskan bahwa fenomena lumpur panas di Mataloko tidak dapat disamakan dengan peristiwa lumpur Lapindo.

“Manifestasi geothermal terbatas di area tertentu dan kedalamannya dangkal. Ini juga bukan lumpur pemboran atau limbah pengeboran,” tegasnya.

Penjelasan tersebut sekaligus meluruskan berbagai persepsi keliru yang berkembang di ruang publik. Manifestasi yang terlihat di permukaan bukanlah akibat pembuangan material sisa pengeboran, melainkan proses geologi alami yang telah ada jauh sebelum kegiatan pengembangan berlangsung.

Di sisi lain, masyarakat sekitar turut memberikan kesaksian mengenai kondisi riil di lapangan. Katharian Fono, warga Daratei, Desa Ulubelu, menyatakan bahwa berbagai isu yang menyebut munculnya lumpur di banyak lokasi tidak sesuai dengan kenyataan.

“Kalau ada yang mengatakan di sini tidak bisa menghasilkan dan lumpur muncul di mana-mana, itu tidak benar. Kami yang tinggal di sini mengetahui kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku merasakan manfaat langsung dari pengembangan geothermal.

“Dulu saya hidup dalam keterbatasan, rumah bambu dengan atap sederhana. Sekarang anak saya bekerja karena adanya geothermal ini. Saya bisa memiliki rumah yang lebih layak,” tuturnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa PLN berkomitmen menjalankan setiap tahapan pengembangan panas bumi sesuai standar keselamatan dan kaidah lingkungan yang ketat.

“Kami memastikan seluruh proses dilakukan berbasis kajian ilmiah dan pengawasan berlapis,” ujarnya.
Ia menambahkan, PLN akan terus mengedepankan transparansi serta dialog bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan.

“Pengembangan geothermal merupakan bagian dari upaya menghadirkan energi bersih yang andal bagi NTT, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” tutupnya. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Serahkan LKPJ 2025, Bupati Lembata Ungkap Capaian Kinerja, Pertumbuhan Ekonomi, dan Penurunan Kemiskinan

Next Post

Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja

Next Post
Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja

Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Ketua DPD Partai NasDem Lembata Yuni Damayanti bersama jajaran pengurus DPD menyerahkan bantuan kepada salah satu penyandang disabilitas di Kota Lewoleba, Senin, 10 November 2025.

Dekatkan Diri dengan Masyarakat, NasDem Lembata Berbagi Kasih dengan Penyandang Disabilitas di Lembata

11 bulan ago
Bupati Lembata Kunjungi Balai Penyuluhan Pertanian Nubatukan, Dorong Hilirisasi Pertanian, Perikanan dan Kemandirian Petani

Bupati Lembata Kunjungi Balai Penyuluhan Pertanian Nubatukan, Dorong Hilirisasi Pertanian, Perikanan dan Kemandirian Petani

4 bulan ago
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq Rapat menghadiri rapat Koordinasi Pembahasan Tanaman Malapari yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 12 Januari 2026.

Kemenko Perekonomian Tegaskan Lembata sebagai Satu-satunya Daerah Bahas Malapari, Menuju Pulau Karbon Dunia

9 bulan ago
Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

5 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In