Selasa, Maret 31, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Dunia

Delapan Dekade Hidup Menderita, Gajah Somboon Akhirnya Nikmati Kebebasan

LembataNews by LembataNews
Januari 15, 2026
in Dunia, Humaniora, Travel
0
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SOMBOON adalah seekor gajah Asia betina yang hidup lebih dari delapan dekade dalam penderitaan sebelum akhirnya diselamatkan. Namanya dikenal luas setelah kisah hidupnya mengungkap sisi gelap eksploitasi gajah di industri kerja dan pariwisata Thailand. Hidup Somboon menjadi bukti nyata bagaimana seekor satwa cerdas dapat kehilangan masa kanak‑kanak, kebebasan, dan martabatnya akibat campur tangan manusia.

Sejak masih bayi, Somboon diambil dari alam liar dan dipisahkan dari induknya. Ia dipaksa bekerja sebagai gajah pekerja di sektor penebangan kayu, sebuah praktik lazim di Thailand pada masa lalu. Setelah industri logging dilarang, Somboon dialihkan ke industri pariwisata dan digunakan untuk mengangkut wisatawan. Selama puluhan tahun, ia bekerja tanpa henti hingga 10–12 jam per hari, sering berdiri terus tanpa bisa berbaring karena rantai pendek yang membatasi geraknya.

Related posts

Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Maret 31, 2026
PLN Perkuat Kepastian Hukum Proyek Geothermal Atadei, Sinergi BPN Dukung PSN dan Transisi Energi

PLN Perkuat Kepastian Hukum Proyek Geothermal Atadei, Sinergi BPN Dukung PSN dan Transisi Energi

Maret 30, 2026

Memasuki usia lanjut, kondisi fisik Somboon memburuk. Saat ditemukan oleh relawan penyelamat, usianya diperkirakan telah mencapai sekitar 85–87 tahun. Tubuhnya kurus, berat badannya jauh di bawah normal, dan ia telah kehilangan seluruh giginya sehingga tidak mampu mengunyah makanan keras. Penglihatannya juga sangat terbatas, diperkirakan hanya tersisa sekitar 30 persen. Selama bertahun-tahun, kakinya sering dirantai pendek, membuatnya tidak bisa berbaring dengan nyaman dan beristirahat secara alami.

Nasib Somboon berubah pada Januari 2025, ketika organisasi Save Elephant Foundation turun tangan. Setelah mengetahui kondisi gajah tua tersebut, organisasi ini melakukan proses penyelamatan dan memindahkannya ke Elephant Nature Park, sebuah sanctuary yang aman. Perjalanan menuju tempat perlindungan memakan waktu lebih dari 30 jam dan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat usia dan kondisi Somboon yang rentan.

Momen paling menyentuh terjadi saat Somboon tiba di sanctuary. Untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun, ia berbaring di atas pasir dan tertidur dengan tenang. Perilaku ini menjadi simbol kebebasan yang belum pernah ia rasakan sepanjang hidupnya. Di tempat perlindungan tersebut, Somboon mendapatkan perawatan medis, makanan lunak yang sesuai dengan kondisinya, serta lingkungan yang memungkinkan ia bergerak tanpa rantai dan paksaan.

Kisah Somboon menjadi pengingat keras tentang dampak eksploitasi terhadap satwa liar, terutama gajah yang memiliki kecerdasan tinggi dan ikatan sosial yang kuat. Ia juga membuka mata banyak orang tentang pentingnya sanctuary yang beretika, bukan tempat wisata yang menjadikan gajah sebagai alat hiburan.

Di usia senjanya, Somboon mungkin tidak dapat menghapus luka masa lalu. Namun, hari-hari terakhirnya dihabiskan dengan lebih damai, aman, dan bermartabat. Kehidupan Somboon meninggalkan pesan kuat bahwa perubahan, sekecil apa pun, tetap berarti, bahkan bagi seekor gajah yang telah terlalu lama menderita.

Previous Post

Jonathan, Kura-kura yang Hidup Hampir 2 Abad

Next Post

Bantuan Pukat dan Alat Tangkap dari APBD 2025 Berhasil Tingkatkan Pendapatan Nelayan Lembata

Next Post
Para nelayan penerima alat penangkapan ikan yang bersumber dari APBD Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2025 mulai menikmati hasil.

Bantuan Pukat dan Alat Tangkap dari APBD 2025 Berhasil Tingkatkan Pendapatan Nelayan Lembata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Penjabat Bupati Lembata periode 2024-2025 Paskalis Ola Tapobali menyerahkan tombak dan parang kepada Bupati Lembata Petrus Kanisius Tua saat seremonial penyambutan di kantor Bupati Lembata, Selasa, 4 Maret 2025.

Bupati Kanis Tuaq: Jabatan jangan Dikejar karena Akan Menjauh

1 tahun ago
Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai NasDem Lembata Muhamad Nasir memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada Lukas Lipatama Witak, perintis NasDem di Lembata. Tampak Muhamad Nasir menyuapi Lukas Lipatama Witak pada acara puncak HUT Partai NasDem di sekretariat DPD NasDem Lembata, Selasa, 11 November 2025.

Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

5 bulan ago
Dari kiri, Kepala Desa Waimatan Onesimus Sili Betekeneng, Kades Lamawolo Antonius Ngaji, dan Kor Sakeng, pemandu dialog saat testimoni Program DREAMS pada Festival Tanah Mean 2025 di permukiman Tanah Merah Lembata, Jumat, 7 November 2025.

Program DREAMS Sukses di Waimatan dan Lamawolo, Desa Aulesa Pun Minta Diperhatikan

5 bulan ago
SMKN 3 Mataram, telah menyerahkan 2 unit motor listrik hasil konversi ke Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan di Bekasi, Jawa Barat, sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan sertifikat bengkel konversi Grade A.

Penuhi Persyaratan Kemenhub, SMKN 3 Mataram dan PLN UIP Nusra Kejar Target Bengkel Konversi Grade A Pertama se-Nusa Tenggara

11 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In