LEWOLEBA – ALFROS Atawolo, anak muda Lembata warga Lamahora, memilih memperkenalkan Lembata lewat karya lukisan.
Belajar melukis otodidak, ia menetapkan pilihannya mempromosikan Lembata lewat alunan kuas di atas kanvas.
Setelah melukis sejumlah panorama alam di destinasi wisata, maka jelang akhir tahun 2025 ini, ia menetapkan arah kuasnya pada gereja.
Ia mencoba mengakyualisasi ide kreatifnya pada gedung gereja ke atas kanvas lukisan.
Setelah sukses menghadirkan Gereja Santa Maria Baneux Lewoleba dalam karya lukisan yang fantastis, ia kemudian bergeser ke Gereja Paroki Santu Fransiskus dari Asisi Lamahora.
Setelah berkutat dengan lukisan Gereja Santu Fransiskus Lamahora, Ia akhirnya berhasil menuntaskan lukisan itu pada Selasa, 23 Desember 2025.
Kepada LembataNews.id, Alfros Atawolo bilang melukis Gereja adalah niatannya dan sudah dua gereja yang ia tuntaskan.
Ke depan, ia akan terus melukis Gereja yang menurutnya sudah selesai dan dipandang estetis untuk di bawa ke atas kanvas.
“Niat saya, setelah melukis sejumlah Gereja dan dibuat bingkai, saya mau lelang. Hasil lelang lukisan ini saya sumbangkan untuk pembangunan gereja di Tapobali sana,” kata Alfros Atawolo.
Diakuinya, dalam pantauannya, banyak peristiwa yang remeh temeh yang di-posting di media sosial ternyata mendapat perhatian yang besar. Sehingga ia mencoba menampilkan hal ini, dan tak disangka, ternyata mendapatkan apresiasi yang luar biasa pula di media sosial.
“Ini juga bagian dari upaya saya promosi Lembata. Lewat lukisan, Lembata bisa lebih dikenal,” tutup Alfros Atawolo. (Tim LembataNews)








