Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Aksi Damai APDESI Lembata, Bupati Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Desa Terkait PMK 81/2025

LembataNews by LembataNews
Desember 8, 2025
in Headline, Polkam
0
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq menerima para kepala desa yang tergabung dalam forum APDESI di ruang rapat kantor Bupati Lembata, Senin, 8 Desember 2025.

Bupati Lembata P Kanisius Tuaq menerima para kepala desa yang tergabung dalam forum APDESI di ruang rapat kantor Bupati Lembata, Senin, 8 Desember 2025.

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA — SEBANYAK 350 peserta aksi dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Lembata menggelar unjuk rasa damai menolak PMK Nomor 81 Tahun 2025 serta sejumlah regulasi pemerintah terkait tata kelola Dana Desa. Massa berasal dari 83 desa dan bergerak dari Eks Kantor Bupati menuju Kantor Bupati Lembata dan DPRD Lembata, dipimpin Ketua DPC APDESI Lembata, Fransisko Raing serta Korlap Frederikus Daeng. Aksi berlangsung kondusif dan dikawal langsung Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Dalam aksi yang juga merupakan dukungan terhadap Aksi Desa Indonesia 2025 di Istana Negara, para demonstran menyampaikan bahwa desa-desa di Indonesia ingin menggugah perhatian Presiden Prabowo Subianto. Mereka menegaskan bahwa aksi ini bukan penolakan terhadap program pemerintahan, khususnya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, tetapi permohonan agar kebijakan terkait Dana Desa tidak mengurangi kemampuan desa dalam pelayanan dan pembangunan. APDESI menekankan bahwa desa sangat mendukung program Asta Cita ke-6 “Membangun dari desa dan dari bawah,” namun berharap pengelolaan Dana Desa tetap stabil dan tidak dipotong demi kebutuhan pembiayaan Koperasi Merah Putih.

Related posts

Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026
Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Januari 30, 2026

Dalam tuntutannya, APDESI Lembata meminta Presiden mempertimbangkan pencabutan PMK 81/2025 yang dinilai menambah beban administratif, membuka risiko tertundanya penyaluran dana, dan berpotensi melemahkan kedaulatan fiskal desa. Mereka juga memohon penghormatan terhadap prinsip musyawarah desa dalam penyusunan aturan tata kelola Dana Desa 2026, serta meminta peninjauan terhadap regulasi yang menjadikan Dana Desa sebagai jaminan pinjaman Koperasi Merah Putih. Para peserta aksi menyampaikan kekhawatiran bahwa pemotongan Dana Desa dapat melumpuhkan pelayanan dasar, seperti pembangunan infrastruktur desa, layanan kesehatan ibu dan anak, hingga keberlanjutan program posyandu dan lembaga desa lainnya.

Di tingkat lokal, APDESI meminta Pemkab Lembata mengalokasikan anggaran pembentukan Koperasi Merah Putih yang sebelumnya dibebankan kepada desa melalui APBDes perubahan 2025. Mereka menilai tidak cairnya dana Non-Earmark membuat desa mustahil membiayai kebutuhan rutin. APDESI juga meminta Bupati menyurati Presiden untuk menyampaikan seluruh aspirasi ini, serta mendorong DPRD Lembata menjalin komunikasi politik dengan DPR RI dan DPD RI agar perjuangan desa mendapat perhatian di level nasional. Selain itu, mereka meminta dukungan keuangan bagi desa jika akibat regulasi baru ini terdapat lembaga-lembaga yang tidak dapat dibayarkan insentifnya, seperti kader posyandu, guru PAUD, guru ngaji, ketua RT, linmas, PKK, lembaga adat, LPM, dan tenaga kesehatan desa.

Dalam audiensi antara perwakilan desa dan Pemerintah Kabupaten Lembata, Kades Dikesare, Sisko Making menyatakan bahwa desa membutuhkan kepastian serta kajian hukum yang benar terkait PMK 81/2025. Ia menilai aturan tersebut memiliki dasar hukum yang lemah dan berpotensi mengajarkan desa untuk melanggar regulasi. Hal serupa disampaikan Kades Meluwiting, Moh Ali Syarif, yang menyoroti kebingungan desa dalam membayar anggaran lembaga desa akibat perubahan kebijakan.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq menerima seluruh aspirasi yang disampaikan dan mengapresiasi semangat perjuangan pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan proses pembelajaran dalam masa transisi kebijakan nasional, dan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam terhadap persoalan PMK 81/2025. Bupati Kanisius meminta Kadis PMD untuk segera menyiapkan surat resmi tindak lanjut yang akan ditandatangani oleh perwakilan kepala desa sebagai bentuk penyampaian aspirasi ke pemerintah pusat.

Setelah audiensi, Bupati Kanis Tuaq kembali turun menemui massa dan menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan diperjuangkan secara resmi. Ia meminta seluruh peserta aksi kembali ke desa masing-masing dengan tenang dan damai, serta memastikan bahwa pemerintah daerah akan bekerja sama dengan desa untuk memperbaiki persoalan yang muncul.

Aksi ini berakhir tertib, mencerminkan solidaritas desa-desa di Lembata dalam memperjuangkan hak mereka dan harapan besar agar pemerintah pusat mendengar langsung suara desa-desa di seluruh Indonesia. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Lourdes dan Mujisat Penyembuhan yang Masih Terus Terjadi

Next Post

Tinjau Stok Obat dan Layanan Kesehatan, Bupati Kanis Tuaq Pastikan Ketersediaan Jelang Akhir dan Awal Tahun

Next Post
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq pada Senin, 8 Desember 2025 memeriksa ketersediaan obat-obatan di gudang obat Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan obat-obatan di akhir dan awal tahun.

Tinjau Stok Obat dan Layanan Kesehatan, Bupati Kanis Tuaq Pastikan Ketersediaan Jelang Akhir dan Awal Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Kepala Desa Kalikur M Amin Hasan AB didampingi Kepala DKP Lembata Anselmus Ola Bahi, Plt. Sekretaris DKP Fransiskus B. Sabaleku, Kabid Layanan dan Pelestarian Bahan Pustaka Marsel Dorong Bokilia, serta pustakawan Ignasio Mariano Riangtobi foto bersama Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq saat audiensu di ruang kerja Bupati Lembata, Kamis, 28 Agustus 2025.

Juara Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi NTT, Desa Kalikur Jadi Pilot Project dan Inspirasi Literasi

5 bulan ago

Delapan Dekade Hidup Menderita, Gajah Somboon Akhirnya Nikmati Kebebasan

3 minggu ago
Pelaksanaan penandatangan MoU bersama Pemda Manggarai.

Dorong Energi Bersih, PLN UIP Nusra Fasilitasi SMK Aloisius Ruteng Konversi Motor Dinas Pemda Manggarai Jadi Kendaraan Listrik

3 bulan ago
Excavator yang diturunkan ke lokasi longsor di Desa Liwulagang, Kecamatan Nagawutun sedang melakukan pembersihan material di badan jalan, Rabu, 3 April 2024.

Pemda Kerahkan Excavator Milik Pemda dan Milik Swasta Atasi Longsor

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In