Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemerintah Segera Turunkan Tim Awasi Proses Distribusi BBM di SPBU

LembataNews by LembataNews
Maret 11, 2025
in Ekbis, Headline
0
Muhamad Nasir, Wakil Bupati Lembata.

Muhamad Nasir, Wakil Bupati Lembata.

0
SHARES
158
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – MENYIKAPI permasalahan kelangkaan dan antrean panjang pembelian BBM yang terjadi di Lembata, pemerintah telah menggelar rapat bersama para pengelola SPBU untuk mengecek langsung permasalahan dan kendala yang dialami. Pemerintah juga akan segera menerjunkan tim ke lapangan untuk memantau proses pendistribusian BBM, mulai dari proses pembongkaran dari kapal, pengisian di banker, dan pendistribusian atau penjualan kepada masyarakat. 

Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir kepada wartawan di kantor Bupati Lembata usai rapat dengan para pengelola SPBU, Selasa, 11 Maret 2025 mengatakan, pemerintah menghadirkan para pengelola SPBU agar bisa tahu permasalahan baik terkait kuota maupun mekanisme pendistribusian. 

Related posts

Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026
Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Januari 30, 2026

Sehingga, jika ada kendala yang dihadapi SPBU, pemerintah dapat membantu memfasilitasi penyelesaiannya. Mengingat, Lembata sebagai kabupaten pulau, jika terjadi permasalahan kelangkaan akan sangat berpengaruh kepada indeks harga konsumen dan tingkat inflasi. 

Ditegaskannya pula bahwa permasalahan BBM terjadi hampir setiap tahun. Karena itu, dalam rapat itu ia menekankan untuk menciptakan stabilisasi dan tidak mau melihat lagi adanya antrean yang sangat menyita waktu. 

“Saya tidak mau lihat lagi orang antre sampai jam 09.00 BBM sudah habis. Habisnya lari ke mana saja kita juga tidak mengerti. Strategi seperti apa, nanti kita akan turun ke lapangan untuk jaga nosel,” tegas Muhamad Nasir. 

Langkah turun langsung itu dilakukan untuk bisa mengetahui dan memetakan pada hari apa saja mobilitas ramai dan kapan mobilitas kurang dan pemerintah ingin memastikan itu mulai dari pembongkaran, banker, sampai pada pendistribusian dan tahu jika ada kekurangan, larinya ke mana. 

Pemerintah, lanjutnya, juga akan menindakkanjuti dengan menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda.

Pemerintah, urainya, juga akan meminta Dispenduk untuk melakukan pendataan terhadap warga dari luar yang beraktivitas di Lembata. Dispenduk harus memastikan keberadaan mereka, dan jika sudah dalam jangka waktu yang lama agar diterbitkan KTP Lembata. 

“Karena ini juga variabel untuk dapat mengusulkan kenaikan kuota BBM,” tegasnya sembari menambahkan bahwa terkait pengoperasian di SPBU harus segera di sikapi dan peristiwa yang terjadi saat ini harus menjadi acuan operasional ke depan sehingga tidak boleh lagi terjadi hal-hal seperti saat ini (kelangkaan dan antrean) 

Kehadiran pemerintah, ungkapnya, adalah untuk menciptakan pengendalian dan pendistribusian BBM agar tepat sasaran, dan tepat guna sesuai kebutuhan masyarakat yang dialamatkan terkait dengan BBM bersubsidi. 

Menjawab pertanyaan terkait kemampuan keuangan transportir dalam mengangkut kuota untuk Lembata, Wabup Muhamad Nasir mengatakan, ia sudah berupaya berkoordinasi, hanya saja sejauh ini belum ada keterbukaan. Ia berharap, manajemen transportir bisa lebih terbuka terhadap setiap kendala yang dihadapi agar bisa didiskusikan dengan pemerintah guna dicarikan solusi penanganannya. 

“Pemerintah selalu kooperatif. Jangan karena masalah pribadi lalu korbankan masyarakat. Karena mereka sudah mengantongi izin,” tegasnya. 

Ia juga menyentil pemberian rekomendasi untuk BBM bersubsidi. Ia mengambil contoh BBM subsidi untuk nelayan. Ada sejumlah nelayan yang memiliki lima sampai tujuh bahkan delapan rekomendasi. Akibatnya, nelayan lainnya yang sebenarnya juga berhak tidak kebagian. (Tim LembataNews)

Previous Post

Setelah Pantau Kelangkaan BBM, Bupati Segera Panggil Pengelola SPBU

Next Post

Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

Next Post
Ferra kini dapat membaca Al-quran pada malam hari di bulan Ramadan semenjak mendapatkan bantuan sambungan listrik secara gratis dari pegawai PLN.

Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Paus Fransiskus sebut harta paling berharga RI, bukan tambang emas meski salah satu yang terbesar di dunia. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Paus Fransiskus Sebut Harta Paling Berharga RI Bukan Tambang Emas

1 tahun ago
Rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah yang dipimpin Bupati Lembata P Kanisius Tuaq di ruang rapat kantor Bupati Lembata, Selasa, 20 Januari 2026.

Dari Evaluasi ke Aksi: Bupati Lembata Tegaskan Arah Baru Kinerja Daerah Tahun 2026

2 minggu ago
Wajah Kekinian dan Semangat Baru Paroki Santo Antonius Padua Kalikasa

Wajah Kekinian dan Semangat Baru Paroki Santo Antonius Padua Kalikasa

2 tahun ago
Sesepuh Kedang di Kota Lewoleba Niko Paji saat memberikan dukungan untuk Paket Tunas di pertemuan kekeluargaan dan kampanye di Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan, Senin, 28 Oktober 2024 malam.

Warga Kedang di Lewoleba Konsolidasi Menangkan Tunas

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In