Rabu, April 1, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Pungut Sampah dan Belajar Bisindo, Warnai HDI di Lembata

LembataNews by LembataNews
Desember 4, 2024
in Headline, Humaniora
0
Para difabel yang tergabung dalam FPPDK Kabupaten Lembata membersihkan sampah saat memperingati Hari Difabel Internasional tingkat Lembata, Selasa, 3 Desember 2024.

Para difabel yang tergabung dalam FPPDK membersihkan sampah saat memperingati Hari Difabel Internasional, Selasa, 3 Desember 2024.

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – PARA difable dan Komunitas  Tuli Lembata (KTL,) yang tergabung dalam Forum Peduli Kesejahteraan Difable dan Keluarga (FPKDK) Kabupaten Lembata melakukan kegiatan pungut sampah di sejumlah titik arena santai di Kota Lewoleba. Aktivitas ini dilakukan dalam rangka merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) pada Selasa, 3 Desember 2024.

Selain memungut sampah, para anggita KTL juga menggelar ngopi sore bersama sambil belajar bahasa isyrat Indonesia (Bisindo) di simpang lima Wangatoa.

Related posts

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

Maret 31, 2026
Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Maret 31, 2026

Sejak pukul 07.00 Selasa, 3 Desember 2024, kegiatan pungut sampah dimulai. Lokasi pertama di arena santai, Simpang Lima Wangatia lokasi patung Anton Tifaona. Lokasi tersebut memang  tampak tidak bersih karena sampah plastik bertebaran juga rumput-rumput yang tumbuh liar hingga badan jalan. 

Sampah-sampah plastik tersebut dipungut dan rumput liar dibersihkan. Sampah-sampah tersebut   dikumpulkan dalam kantong plastik dan diletakan di pinggir jalan untuk diangkut mobil sampah.

Lokasi kedua di Taman Kota Swaolsa Titen. Di lokasi yang tampak sepi karena para pegiat UMKM pindah jualan di Pantai Wulenluo eks Harnus tersebut, sampah plastik juga tersebar. 

Sebagaimana di lokasi sebelumnya, sampah plastik yang di pungut, diletakan di tempat sampah yang sudah disiapkan.

“Ulang tahun kali ini kami melakukan kerja nyata pungut sampah sambil belajar Bisindo,’ ujar Ketua FPKDK Lembata Ramsy Langoday.

Tentang difable, Ramsy berharap masyarakat Lembata agar semakin sadar, peka, dan peduli pada keberadaan difable. “Inklusi di Lembata  itu sebenarnya bisa lebih cepat ketika masyarakat lebih peka dengan keadaan sekitarnya. Ketika berada di mana saja dan  menemukan ada sesama yang butuh dibantu lalu melakukan sesuatu. Sejauh ini, masih merasa itu bukan urusan saya. Nah ini yang menjadi PR untuk terus berkampanye menyadarkan masyarakat,” ujarnya. 

Sementara itu difable daksa Marlyn Liarian  berharap semakin hari masyarakat semakin sadar bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam bentuk apapun terhadap para difable.  (fince bataona/Tim LembataNews)

Previous Post

33.706 Pemilih DPT tak Gunakan Hak Pilih pada Pilkada Lembata 2024

Next Post

Julie Laiskodat kembali Bantu Mesin Ketinting dan Coolbox untuk Nelayan di Flores Timur

Next Post
Salah satu ketua kelompok nelayan penerima bantuan coolbox aspirasi Bunda Julie Sutrisno Laiskodat menandatangani berita acara serah Terima bantuan disaksikan Kabid Penguatan Kapasitas Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Flores Timur.

Julie Laiskodat kembali Bantu Mesin Ketinting dan Coolbox untuk Nelayan di Flores Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Penjabat Bupati Lembata Terima Penghargaan dari Kementerian Perindustrian

Penjabat Bupati Lembata Terima Penghargaan dari Kementerian Perindustrian

2 tahun ago
Paus Fransiskus sebut harta paling berharga RI, bukan tambang emas meski salah satu yang terbesar di dunia. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Paus Fransiskus Sebut Harta Paling Berharga RI Bukan Tambang Emas

2 tahun ago
Jajaran pengurus DPD Partai NasDem dan Garnita foto bersama saat aksi jalan santai sambil pungut sampah di halaman Patung Anton Enga Tifaona, Simpang Lima Wangatoa, Kota Lewoleba, Sabtu, 1 November 2025 pagi.

Jalan Sehat sambil Pungut Sampah Awali Rangkaian Kegiatan HUT NasDem di Lembata

5 bulan ago
Vice President Panas Bumi PLN Kantor Pusat, Maternikus Tigor Marolop Situmorang, didampingi Manajer UPP Nusra 2 Avianda Edwin Fachruddin; Manajer Perizinan Panas Bumi Tony Widiatmoro; Kepala Teknik Panas Bumi Adrys Silaban; serta perwakilan kontraktor pelaksana pekerjaan Geo Park panas bumi berkunjung ke Ngada. Rombongan diterima Bupati Ngada, Raymundus Bena, Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Ngada.

PLN dan Pemkab Ngada Mantapkan Sinergi Percepatan Pengembangan PLTP Mataloko

4 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In