Sabtu, Mei 16, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Konflik Berdarah kembali terjadi di Pulau Adonara, Flores Timur

LembataNews by LembataNews
Oktober 21, 2024
in Headline, Hukrim
0
Rumah warga yang dibakar massa dalam konflik antar-desa di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur,Senin, 21 Oktober 2024.

Rumah warga yang dibakar massa dalam konflik antar-desa di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Senin, 21 Oktober 2024.

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – Konflik berdarah kembali terjadi di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur pada Senin, 21 Oktober 2024 sekitar pukul 05.30 pagi. Konflik yang diduga dipicu sengketa batas tanah itu terjadi antara Desa Bugalima dan Desa Ile Pati, di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.

Konflik antar-desa itu menyebabkan sebanyak 49 rumah warga Desa Bugalima dibakar, satu korban tewas terbakar dan empat korban tertembak senapan angin.

Related posts

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

Mei 7, 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Serahkan Bantuan Seragam Sekolah, Ziarah ke Makam Tokoh Pendidik, dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Buyasuri

Bupati dan Wakil Bupati Lembata Serahkan Bantuan Seragam Sekolah, Ziarah ke Makam Tokoh Pendidik, dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Buyasuri

Mei 6, 2026

Kapolres Flores Timur AKBP I Nyoman Putra Sandita kepada wartawan, Senin, 21 Oktober 2024 membenarkan kebenaran konflik berdarah antara Desa Bugalima dengan Desa Ilepati itu.

“Pada hari ini Senin, 21 Oktober 2024 sekitar pukul 05.30, bertempat di Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flotim telah terjadi pembakaran rumah warga masyarakat Desa Bugalima oleh masyarakat dari Desa IlePati,” ujar Kapolres Flores Timur.

Nyoman Putra mengatakan, konflik disebabkan masalah tanah adat antara kedua desa yang telah terjadi sejak tahun 1990-an sampai dengan saat ini.

Dia menerangkan bahwa dampak kejadian tersebut antara lain, rumah warga Desa Bugalima terbakar sebanyak 49 unit, korban tertembak senapan angin yang dirujuk ke RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka sebanyak empat orang.

Dia menjelaskan, satu korban meninggal dunia ditemukan di dalam rumah terbakar di Desa Bugalima yakni seorang pria bernama Si (70) yang sedang mengalami stroke.

AKBP I Nyoman Putra Sandita mengatakan, pihaknya bersama aparat TNI telah terjun ke TKP untuk mengamankan situasi. “Personel Polsek Adonara Barat dengan Kapolsek bersama Danramil dan anggota Koramil langsung turun ke TKP menghalau massa dan melakukan penyekatan di perbatasan desa. Sekitar pukul 06.00 dilakukan panggilan luar biasa (PLB) untuk mengumpulkan seluruh Personel Polres Flotim, kemudian pukul 07.00, Polres Flotim menerjunkan personel BKO sebanyak 45 orang dipimpin Kabag Ops AKP Ridwan,” ujar Nyoman Putra.

Pihaknya kemudian melakukan pertemuan tokoh-tokoh masyarakat, Sekda, Kabag Ops, Danramil untuk mencari solusi guna menghentikan konflik. Pihaknya telah melakukan olah TKP oleh Sat Reskrim terkait rumah yang dibakar dan korban.

Kapolres Flotim menegaskan, pihaknya telah mengamankan enam orang yang langsung dibawa ke Polres Flores Timur untuk proses pemeriksaan.

“Situasi saat ini dapat dikendalikan. Massa kedua belah pihak masih berjaga di desa masing-masing,” ujar Kapolres Flotim AKBP I Nyoman Putra Sandita. (Tim LembataNews)

Previous Post

Cermin Visi Prabowo untuk Indonesia di Balik Pidato Perdana Presiden

Next Post

Setelah Dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Bali, Ini Kondisi Meysa, Korban Penyiraman Air Keras

Next Post
Meysa Chatelin Witak saat masih dirawat di ruang bedah RSUD Lewoleba pasca disiram air keras Seni pekan lalu

Setelah Dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Bali, Ini Kondisi Meysa, Korban Penyiraman Air Keras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia menambahkan bahwa proyek PLTS akan menjadi tulang punggung pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di desa-desa yang belum terjangkau listrik. Foto: BPMI Setpres

47 PLTS Diresmikan Presiden, 5.383 Rumah Tangga di Wilayah 3T Kini Nikmati Listrik Bersih

11 bulan ago

What You Need to Know About Sacred Balinese Dance: Sanghyang Jaran Dance

2 tahun ago
Asisten 1 Sekda Lembata Quintus Irenius Suciadi saat membacakan sambutan pada pembukaan Gebyar SLB dan Aneka Lomba di SLBN Lewoleba, Rabu, 21 Mei 2025.

Asisten 1 Sekda Iren Suciadi: Penyandang Disabilitas Miliki Talenta yang Luar Biasa

12 bulan ago
Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda asal Kedang di Lewoleba menggelar pertemuan di Ebang Muri Nuri, Minggu, 14 April 2024.

Hoat Tak Maju Pilkada, Orang Kedang Cari Figur Alternatif

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In