Rabu, Mei 27, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

LembataNews by LembataNews
April 9, 2026
in Ekbis, Humaniora, Polkam
0
Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA — BUPATI Lembata, P. Kanisius Tuaq, bersama Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, menerima massa aksi damai yang tergabung dalam Aliansi Ekspedisi Lembata (AXEL) dan Forum Parlemen Jalanan Lembata (FORMALEN) di halaman Kantor Bupati Lembata.

Aksi tersebut bertujuan mendesak pemerintah daerah agar segera merealisasikan pelayanan pelabuhan ferry di Kabupaten Lembata. Massa memulai titik kumpul di Taman Kota Lewoleba, kemudian bergerak melalui Jalan Anton Enga Tifaona dan Jalan Trans Lembata sebelum tiba di Kantor Bupati.

Related posts

Rayakan Idul Adha 1447 H, PLN UIP Nusra Salurkan 18 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing untuk Masyarakat

Rayakan Idul Adha 1447 H, PLN UIP Nusra Salurkan 18 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing untuk Masyarakat

Mei 27, 2026
Lembata Fishing Tournament 2026 Berakhir, Tak Sekedar Stike Monster

Lembata Fishing Tournament 2026 Berakhir, Tak Sekedar Stike Monster

Mei 26, 2026

Aksi damai ini dilatarbelakangi oleh terhentinya pelayanan bongkar muat kendaraan roda empat atau lebih sejak rusaknya Pelabuhan Ferry Waijarang pada November 2025. Kondisi tersebut dinilai berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, khususnya pelaku usaha dan jasa ekspedisi.

Koordinator Umum aksi, Ciprianus Pito Lerek, menyampaikan bahwa vakumnya layanan bongkar muat telah menghambat mobilisasi barang dan jasa serta memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Selain itu, para pelaku usaha mengalami penurunan pendapatan akibat terganggunya distribusi logistik.

“Pelabuhan ferry merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Lembata. Kami mendesak pemerintah segera menghadirkan solusi konkret,” tegasnya.

Dalam tuntutannya, massa meminta pemerintah menyediakan pelabuhan alternatif atau darurat guna melayani bongkar muat kendaraan roda empat dan lebih. Massa juga menginginkan adanya dialog langsung dengan Bupati untuk mencapai kesepakatan terkait penggunaan pelabuhan alternatif.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lembata P Kanisius Tuaq bersama Wakil Bupati Muhamad Nasir menyatakan dukungan penuh terhadap aksi damai yang dilaksanakan, sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya para pelaku usaha jasa ekspedisi.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus berupaya secara maksimal untuk mencari serta menghadirkan solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan provinsi, pelaku usaha ekspedisi, serta pimpinan ASDP di tingkat pusat maupun daerah. Namun demikian, upaya tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, baik dari sisi birokrasi maupun kondisi fiskal daerah.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan adanya kendala teknis operasional terkait rencana sandar kapal feri. Salah satu faktor utama adalah kekhawatiran nakhoda kapal terhadap risiko kerusakan dermaga yang dapat berimplikasi pada sanksi terhadap awak kapal. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong dilakukannya uji coba sandar sebagai langkah awal pemulihan layanan.

Bupati menegaskan bahwa tidak ada sedikit pun niat untuk menyulitkan siapa pun. Niat kita adalah membantu masyarakat dan memajukan daerah. Oleh karena itu, apa yang kita lakukan saat ini semata-mata disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki.”

Sebagai tindak lanjut, Bupati mengundang perwakilan massa aksi untuk berdialog di ruang kerja guna membahas solusi teknis secara bersama-sama.

Dari hasil dialog tersebut, disepakati beberapa langkah strategis, di antaranya:

  1. Uji coba sandar kapal feri di Dermaga Pelabuhan Ferry Waijarang dijadwalkan pada Kamis, 9 April 2026.
  2. Apabila uji coba pertama tidak berhasil, akan dilakukan uji coba alternatif di Pelabuhan Laut Lewoleba dengan tetap berkoordinasi bersama dengan pihak Sabandar.
  3. Jika kedua uji coba mengalami kendala, pemerintah daerah akan mengkaji serta mempertimbangkan pembangunan kembali fasilitas pelengsengan di lokasi Harnus guna mendukung kelancaran sandar kapal feri.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Aksi damai ini mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan roda perekonomian daerah, sekaligus harapan agar pelayanan transportasi laut di Kabupaten Lembata dapat segera kembali normal. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025

Next Post

Pemkab Lembata Siapkan Sistem Pembelian Jagung, Bupati Tuaq Tekankan Perlindungan Petani

Next Post
Pemkab Lembata Siapkan Sistem Pembelian Jagung, Bupati Tuaq Tekankan Perlindungan Petani

Pemkab Lembata Siapkan Sistem Pembelian Jagung, Bupati Tuaq Tekankan Perlindungan Petani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Pembukaan kran air bersih menandai pengresmian sumur air bersih di Desa Lewobunga, Kecamatan Adonara Timur, Selasa, 10 September 2024.

Resmikan Sumur Air Bersih, Julie Laiskodat dan PTTEP Jawab Kesulitan Air Bersih di Desa Lewobunga

2 tahun ago
Bupati Lembata Tekankan Perencanaan Pembangunan yang Komprehensif, Adaptif, dan Partisipatif dalam Forum RKPD 2027

Bupati Lembata Tekankan Perencanaan Pembangunan yang Komprehensif, Adaptif, dan Partisipatif dalam Forum RKPD 2027

3 bulan ago
Lembata Siap Gelar Fishing Tournament Piala Bupati 2026

Lembata Siap Gelar Fishing Tournament Piala Bupati 2026

2 bulan ago
Kunjungan kerja Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu eksisting di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Rabu, 16 Juli 2025 dan berkesempatan berdialoq dengan warga.

Dialog dengan Warga sekitar PLTP Ulumbu, Gubernur NTT: Orang NTT Patut Bangga dengan Geothermal

10 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In