Rabu, September 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Dunia

Sejarah di Balik Logo Lidah Rolling Stones: Dirancang Mahasiswa dengan Bayaran yang Sangat Murah, Kini Bernilai Jutaan Dolar

LembataNews by LembataNews
Maret 13, 2026
in Dunia, Humaniora, Life Style
0
Sejarah di Balik Logo Lidah Rolling Stones: Dirancang Mahasiswa dengan Bayaran yang Sangat Murah, Kini Bernilai Jutaan Dolar
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SIAPA sangka bahwa salah satu simbol paling ikonik dalam sejarah musik rock dunia, logo lidah dan bibir The Rolling Stones, lahir dari tangan seorang mahasiswa.

Pada tahun 1970, John Pasche yang saat itu masih menempuh studi di Royal College of Art London terpilih untuk membuat identitas visual bagi band Mick Jagger tersebut. Menariknya, untuk sebuah karya yang kini melegenda, Pasche awalnya hanya dibayar sebesar £50 atau sekitar Rp45 ribu saja pada masa itu.

Logo tersebut terinspirasi dari ekspresi pemberontak dan karakter fisik Mick Jagger yang memiliki bentuk bibir yang sangat khas dan menonjol.

Related posts

Bupati Lembata Salurkan Bantuan Beras dan Mesin Nelayan, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Bupati Lembata Salurkan Bantuan Beras dan Mesin Nelayan, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Agustus 29, 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Agustus 29, 2026

Sejak pertama kali muncul dalam album Sticky Fingers, desain ini langsung meledak dan menjadi representasi dari budaya rebel serta attitude musik rock and roll. Bayaran puluhan ribu rupiah di masa lalu itu kini telah bertransformasi menjadi aset merchandise bernilai jutaan dolar yang tersebar di seluruh dunia.

John Pasche sendiri mungkin tidak pernah menyangka bahwa tugas sampingannya sebagai mahasiswa akan menjadi salah satu ikon budaya pop paling menguntungkan sepanjang masa.

Meskipun nilai ekonomis karyanya telah melambung tinggi, nilai artistik dan sejarahnya tetap menjadi hal yang paling dihargai oleh para penggemar musik di berbagai generasi.

Logo ini mempertegas bahwa sebuah ide sederhana yang dieksekusi dengan karakter kuat bisa bertahan melampaui zaman.

Kisah ini sering dijadikan inspirasi bagi para desainer muda bahwa sebuah bayaran kecil di awal karier bukanlah merupakan penentu kualitas sebuah karya. Keberanian untuk membuat sesuatu yang berbeda dan ikonik adalah kunci utama dalam menciptakan identitas yang abadi.

Kini, logo lidah merah tersebut bukan sekadar gambar, melainkan simbol kebebasan dan semangat pemberontakan yang tetap hidup hingga detik ini. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Audiensi dengan PT SMJ, Bupati Lembata Dukung Pengembangan Jagung dan Rencana Panen Raya Mei 2026

Next Post

Trio Kanibal Garanhuns di Brasil: Kota Tenang yang Menyimpan Rahasia

Next Post
Trio Kanibal Garanhuns di Brasil: Kota Tenang yang Menyimpan Rahasia

Trio Kanibal Garanhuns di Brasil: Kota Tenang yang Menyimpan Rahasia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Rayakan Perak Imamat, Pastor Agustinus Manuk: Saya Ingin Menyalurkan Berkat Bagi Orang Kecil

Rayakan Perak Imamat, Pastor Agustinus Manuk: Saya Ingin Menyalurkan Berkat Bagi Orang Kecil

2 tahun ago
PT PLN (Persero) UIP Nusra menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berlangsung serentak pada Senin, 14 Juli 2025 di Kota Mataram dan Kupang.

Teken MoU dengan Kejaksaan Tinggi, PLN Siap Akselerasi Transisi Energi di Nusa Tenggara

1 tahun ago
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq menyerahkan proposal pembangunan Sekolah Rakyat kepada Wakil Menteri Sosial Agus Kabo Priyono di Jakarta, Senin, 15 Desember 2025.

Langkah Tenang, Hasil Nyata: Sekolah Rakyat Dipastikan Hadir di Lembata

10 bulan ago
Anak korban penganiayaan di Desa Normal 1, Kecamatan Omesuri menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Lembata, Senin, 7 April 2025.

Gerak Cepat Penyidik Polres Lembata, Dalami Kasus dan Periksa Lima Terduga Pelaku Penganiayaan Anak Bawah Umur

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In