Sabtu, Mei 16, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Dunia

‎Kota Ini Lebih Dingin dari Freezer, Suhu -50°C, Mobil Tak Boleh Dimatikan,‎ Air Panas Membeku di Udara‎

LembataNews by LembataNews
Januari 27, 2026
in Dunia, Humaniora, Life Style, Travel
0
‎Kota Ini Lebih Dingin dari Freezer, Suhu -50°C, Mobil Tak Boleh Dimatikan,‎ Air Panas Membeku di Udara‎
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Related posts

Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan

Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan

Mei 14, 2026
Konsultasi DPRD Provinsi NTT ke PLN UIP Nusa Tenggara, Penguatan Strategi Edukasi Publik Pengembangan Geothermal di NTT

Konsultasi DPRD Provinsi NTT ke PLN UIP Nusa Tenggara, Penguatan Strategi Edukasi Publik Pengembangan Geothermal di NTT

Mei 13, 2026


‎YAKUTSK dikenal sebagai kota terdingin di dunia. Suhu di musim dingin bisa bertahan di angka -40 hingga -50 derajat Celsius, bahkan pernah tercatat lebih rendah. Udara sedingin ini membuat napas manusia langsung membeku dan suara langkah kaki terdengar lebih keras karena keringnya udara.
‎
‎Bayangkan menuang air mendidih ke udara, lalu dalam hitungan detik air itu berubah menjadi kristal es sebelum menyentuh tanah. Di banyak tempat hal ini mustahil, namun di Yakutsk, kota di Siberia Timur, Rusia, pemandangan tersebut adalah hal biasa saat musim dingin.
‎
‎Musim dingin berlangsung hampir delapan bulan. Mobil-mobil jarang dimatikan karena mesin yang berhenti terlalu lama berisiko membeku total. Bangunan pun tidak menyentuh tanah secara langsung, melainkan berdiri di atas tiang beton agar panas dari gedung tidak mencairkan lapisan tanah beku permanen di bawahnya.
‎
‎Kondisi ekstrem ini juga memengaruhi air di dalam rumah. Pipa air tidak ditanam di tanah seperti di kota lain, karena akan langsung membeku. Banyak rumah tidak memiliki air mengalir sepanjang waktu. Warga menyimpan air dalam wadah besar atau mendapat pasokan air dari truk khusus. Jika pemanas dimatikan, air di dalam rumah dapat membeku dalam hitungan jam.
‎
‎Hal ini berdampak langsung pada aktivitas sederhana seperti mencuci baju. Mesin cuci tidak bisa digunakan sembarangan. Air harus dipanaskan terlebih dahulu, dan proses mencuci biasanya dilakukan dalam waktu singkat agar air tidak membeku di pipa atau selang. Setelah dicuci, pakaian tidak dijemur di luar seperti di negara tropis.
‎
‎Jika pakaian basah dikeluarkan ke udara terbuka, kain akan membeku kaku dalam beberapa menit. Namun sebagian warga justru memanfaatkan hal ini. Baju yang membeku kemudian diketuk atau digoyangkan hingga kristal es rontok, sebelum akhirnya dikeringkan di dalam ruangan hangat.
‎
‎Keunikan Yakutsk semakin terasa di pasar tradisionalnya. Para pedagang menjual ikan tanpa es, tanpa kulkas, dan tanpa pendingin apa pun. Ikan diletakkan begitu saja di udara terbuka, membeku alami, keras seperti kayu, dan tetap segar dalam waktu lama.
‎
‎Untuk memastikan kualitasnya, pembeli cukup mengetuk ikan ke meja. Jika bunyinya keras, ikan dianggap masih layak konsumsi. Di kota ini, udara dingin berfungsi sebagai freezer alami raksasa.
‎
‎Meski hidup di suhu ekstrem, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Sekolah tetap buka, pasar tetap ramai, dan anak-anak masih bermain di luar dengan pakaian berlapis-lapis. Bagi warga Yakutsk, dingin bukan musuh—melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.
‎
‎Di kota ini, manusia tidak menaklukkan alam. Mereka bertahan dengan menyesuaikan diri. (Sumber Laman FB Mata S/Tim LembataNews)

Previous Post

Martin Couney, Pencetus Inkubator Penyelamat Bayi Prematur

Next Post

Pimpin Rapat Koordinasi, Bupati Kanis Tuaq Tekankan Percepatan Program dan Optimalisasi Anggaran 2026

Next Post
Pimpin Rapat Koordinasi, Bupati Kanis Tuaq Tekankan Percepatan Program dan Optimalisasi Anggaran 2026

Pimpin Rapat Koordinasi, Bupati Kanis Tuaq Tekankan Percepatan Program dan Optimalisasi Anggaran 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Simeon Lake, Calon Bupati Lembata

Mon Odel, Kader Pejuang, Bukan Kader Penikmat Mengejar Kekuasaan

2 tahun ago
Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata Paskalis Ola Tapobali memimpin apel kesadaran, Senin, 17 November 2025 di halaman kantor Bupati Lembata.

Dana Transfer Daerah 2026 Dipangkas, Jadi Sorotan Utama di Lembata

6 bulan ago
Bupati Kanis Tuaq Dorong Percepatan Pembangunan SPPG, 13 Desa Masuk Tahap Implementasi

Bupati Kanis Tuaq Dorong Percepatan Pembangunan SPPG, 13 Desa Masuk Tahap Implementasi

3 bulan ago
Diskusi Pangan Baik yang digagas Yaspensel di aula Perpustakaan Goris Keraf, Selasa, 20 Agustus 2024.

Yaspensel Gelar Makan dan Diskusi Pangan Lokal

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In