Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

LembataNews by LembataNews
Desember 7, 2025
in Humaniora, Travel
0
Kolaborasi Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Kupang, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVI NTT, Pemerintah Kota Kupang, serta Gereja Katolik Paroki Kolhua dan Bello, menghadirkan ratusan anak SD dan SMP dalam Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional, Jumat, 5 Desember 2025 di Aula Paroki Santo Fransiskus Assisi BTN Kolhua.

Kolaborasi Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Kupang, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVI NTT, Pemerintah Kota Kupang, serta Gereja Katolik Paroki Kolhua dan Bello, menghadirkan ratusan anak SD dan SMP dalam Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional, Jumat, 5 Desember 2025 di Aula Paroki Santo Fransiskus Assisi BTN Kolhua.

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG — UPAYA mengembalikan permainan rakyat ke tengah kehidupan anak-anak kembali menemukan momentumnya. Kolaborasi Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Kupang, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVI NTT, Pemerintah Kota Kupang, serta Gereja Katolik Paroki Kolhua dan Bello, menghadirkan ratusan anak SD dan SMP dalam Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional, Jumat, 5 Desember 2025, di Aula Paroki Santo Fransiskus Assisi BTN Kolhua.

Temukan Ruang Bermain dan Berkultur

Related posts

Tiga Jembatan Garuda Buka Akses Baru bagi Warga Lodotodokowa dan Sekitarnya

Tiga Jembatan Garuda Buka Akses Baru bagi Warga Lodotodokowa dan Sekitarnya

Agustus 15, 2026
Bupati Lembata Tinjau Irigasi Urumitem Waikomo, Dorong Produktivitas Sawah dan Kemandirian Pangan Daerah

Bupati Lembata Tinjau Irigasi Urumitem Waikomo, Dorong Produktivitas Sawah dan Kemandirian Pangan Daerah

Agustus 15, 2026

Ratusan peserta tampak antusias memainkan sikidoka, galasing, tali merdeka, dan gasing kayu, empat permainan tradisional yang mulai jarang ditemui di tengah maraknya gim digital dan penggunaan gawai.

Ketua KPOTI Kota Kupang, Goris Takene, menegaskan bahwa keterlibatan anak-anak dalam festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana memulihkan identitas budaya bangsa.

“Keterlibatan anak-anak SD dan SMP dalam permainan tradisional seperti sikidoka, galasing, tali merdeka, dan gasing bukan sekadar bagian dari perlombaan, tetapi merupakan upaya nyata untuk menanamkan kembali identitas budaya bangsa di tengah maraknya permainan digital dan gim online,” ujar Goris.

“Di saat banyak anak lebih akrab dengan gawai, permainan rakyat memberi ruang bagi mereka untuk bergerak, berinteraksi, serta mengenal akar budaya yang diwariskan leluhur. Tujuannya satu: generasi muda mencintai tradisi dan memiliki keseimbangan antara teknologi dan kearifan lokal,” tambahnya.

Gereja Buka Ruang

Pastor Paroki Santo Fransiskus Assisi Kolhua, Romo Dus Bone, menyatakan bahwa gereja berkepentingan mendukung kegiatan yang membangun karakter dan kebersamaan anak-anak.

“Gereja harus menjadi rumah yang membuka ruang bagi pertumbuhan karakter anak. Permainan rakyat bukan hanya budaya, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, kejujuran, dan sportivitas. Karena itu, kami menyediakan aula dan pelataran paroki sebagai tempat pelaksanaan festival ini,” kata Romo Dus.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Kupang. Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefri Pelt, saat membuka kegiatan menekankan bahwa pelestarian permainan rakyat merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter di tingkat komunitas.

“Pemda sangat mengapresiasi inisiatif KPOTI dan Balai Pelestarian Kebudayaan , dan pihak gereja. Permainan tradisional adalah warisan yang membentuk disiplin, kerja tim, dan daya juang. Pemerintah akan terus mendukung agar festival semacam ini menjadi agenda berkelanjutan,” ujar Jefri.

Satu Pintu Masuk Pembentukan Karakter

Kolaborasi lintas lembaga ini dinilai sebagai pintu masuk penting untuk membentuk karakter anak sejak dini. Selain mengurangi ketergantungan pada gawai, permainan tradisional melatih koordinasi fisik, kerja sama, dan kemampuan menyelesaikan masalah secara kreatif.

Festival yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat Kolhua dan Bello untuk kembali memaknai nilai-nilai budaya dan kebersamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Bupati Lembata Tinjau Langsung Potensi Lahan Klaster Botani; Lembata Juga Bisa Mandiri Pangan

Next Post

PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala

Next Post
Potret Alun-Alun Kota Pandan, Tapanuli Tengah, yang kembali terang setelah pasokan listrik pulih pascabencana.

PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Maksi Gantung, wartawan di Lembaga yang dituding ikut bermain dalam proses seleksi pegawai di PDAM.

Disebut Ikut “Bermain” dalam Penerimaan Pegawai PDAM, Maksi Gantung Minta Diusut Tuntas

2 tahun ago
Penjabat Bupati Lembata Paskalis Ola Tapobali didampingi Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Samsul Hadi memukul gong pertanda peluncuran program Muda Berkarya untuk Kedaulatan Pangan di Pantai Wulenluo, Lewoleba, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Dukung Kedaulatan Pangan, 212 Mahasiswa Diterjunkan ke Lembata dalam Program Muda Berdaya untuk Kedaulatan Pangan

2 tahun ago
Sesepuh Kedang di Kota Lewoleba Niko Paji saat memberikan dukungan untuk Paket Tunas di pertemuan kekeluargaan dan kampanye di Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan, Senin, 28 Oktober 2024 malam.

Warga Kedang di Lewoleba Konsolidasi Menangkan Tunas

2 tahun ago

Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

3 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In