Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Menggali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak: Plan Indonesia Gelar Diskusi Kelompok Terarah Bersama Tokoh Adat dan Pemerintah Desa

LembataNews by LembataNews
November 21, 2025
in Headline, Humaniora, Travel
0
Megawati, Evacy Specialist Yayasan Plan Internasional Indonesia memberikan respons atas hasil diskusi setiap desa sekaligus menutup sesi diskusi di Palm Indah Hotel, Lewoleba, Jumat, 21 November 2025.

Megawati, Evacy Specialist Yayasan Plan Internasional Indonesia memberikan respons atas hasil diskusi setiap desa sekaligus menutup sesi diskusi di Palm Indah Hotel, Lewoleba, Jumat, 21 November 2025.

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – YAYASAN Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak sebagai upaya memperkuat mekanisme perlindungan anak melalui pendekatan budaya lokal. Kegiatan ini berlangsung di Lewoleba, Ibukota Kabupaten Lembata, dan melibatkan 66 peserta dari enam desa target di Kabupaten Lembata, difasilitasi oleh tim Plan Indonesia bersama para fasilitator dan perekam proses.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali kembali kearifan lokal yang berkaitan langsung dengan perlindungan anak serta memahami bagaimana nilai budaya dan norma sosial memengaruhi sistem perlindungan anak di tingkat komunitas.

Related posts

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Februari 2, 2026
Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026

Para peserta berasal dari Desa Meluwiting, Benihading 2, Mampir, Normal 1, Bareng, dan Merdeka. Masing-masing desa diwakili oleh kepala desa, sekretaris desa, ketua dan anggota BPD, serta enam tokoh lembaga adat. Komposisi ini menunjukkan komitmen kuat komunitas dalam memperkuat perlindungan anak dengan memadukan pendekatan budaya dan mekanisme formal.

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat 573 kasus kekerasan di sekolah sepanjang 2024, meningkat 100 persen dibanding 2023.

Di Kabupaten Lembata, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat 27 kasus kekerasan anak pada periode yang sama.

Tingginya angka ini menunjukkan masih lemahnya sistem dukungan, pemahaman perlindungan anak, serta pencegahan dan penanganan kekerasan di komunitas dan lingkungan pendidikan. Padahal, anak hanya dapat tumbuh optimal jika aspek fisik, psikis, emosional, dan sosial mereka didukung secara memadai oleh lingkungan terdekat.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Manager Programme Implementation Area (PIA) Lembata – Plan Indonesia yang diwakili oleh Deputi PIA Manager Kornelis Sabon.

Dalam sambutan mewakili PIA Manager, Kornelis menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk menemukan solusi yang tepat bagi upaya perlindungan anak di Lembata, khususnya solusi yang berbasis kearifan lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menggali pemahaman mendalam tentang nilai-nilai budaya yang membentuk mekanisme perlindungan anak di komunitas. Kami juga mendorong lahirnya langkah-langkah konkret berbasis praktik budaya lokal yang dapat diterapkan bersama oleh semua pihak. Harapannya, tersusun dokumentasi lengkap tentang praktik perlindungan anak berbasis budaya dari enam komunitas serta komitmen untuk menindaklanjutinya,” ujar Kornelis.

Budaya lokal memiliki peran besar dalam sistem perlindungan anak. Sebelum hadirnya regulasi formal, masyarakat Indonesia telah memiliki mekanisme adat yang menjunjung nilai kebersamaan, keharmonisan, dan tanggung jawab kolektif. Melalui kegiatan ini, Plan Indonesia mendorong sinergi antara perlindungan anak berbasis hukum formal dan pendekatan kultural yang telah hidup di tengah masyarakat.

Paulus Beni (62), salah seorang tokoh masyarakat adat yang hadir dalam kegiatan ini menyatakan adat di sini sesungguhnya memuat nilai-nilai perlindungan bagi perempuan dan anak. Mulai dari ritus hingga mekanisme pemulihan pasca kekerasan. 

“Tapi, praktik-praktik ini memudar dari waktu ke waktu. Karena itu, melalui kegiatan hari ini, kami akan coba untuk tata kembali aturan-aturan itu,” ungkapnya. 

Beni juga menegaskan kembali bahwa adat harus berjalan seiring hukum positif: perempuan dan anak yang disakiti—terutama yang masih di bawah umur—harus dilindungi melalui proses hukum, sementara adat menjaga martabat dan memulihkan sosial.

“Kita harus tunjuk kalau perlindungan bukan sekadar wacana, tetapi tindakan nyata yang membuka mata masyarakat bahwa kekerasan adalah salah, dan hukum serta adat berdiri bersama untuk melindungi perempuan dan anak-anak,” iata Beni. 

Tentang Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) 

Plan International telah bekerja di Indonesia sejak 1969 dan resmi menjadi Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) pada 2017. Kami bekerja untuk memperjuangkan pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan. Kami juga bekerja bersama kaum muda, untuk memastikan partisipasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan terkait hidup mereka. 

Sebagai bagian dari Plan International Inc., Plan Indonesia memiliki program anak sponsor. Plan Indonesia telah membina 36 ribu anak perempuan dan laki-laki di Nusa Tenggara Timur, dengan lima komitmen untuk memenuhi hak dasar mereka, yaitu hak atas akta kelahiran, vaksin dasar, air bersih, sanitasi, dan kebersihan, juga pendidikan. 

Plan Indonesia bekerja pada 8 provinsi melalui tujuh program tematik, yaitu Pencegahan Gagal Tumbuh Anak, Penghapusan Kekerasan terhadap Anak dan Kaum Muda, Kesehatan Remaja, Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan Kaum Muda, Sekolah Tangguh, Kesiapsiagaan Bencana dan Respons Kemanusiaan yang Responsif Gender, juga Resiliensi Iklim yang Dipimipin oleh Kaum Muda. 

Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, agensi, dan gerakan sosial yang melibatkan dan menargetkan agar 3 juta anak perempuan mendapatkan kekuatan yang setara, kebebasan yang setara, dan representasi yang setara. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Wabup Muhamad Nasir Buka Pelatihan Pengurus Koperasi Merah Putih 2025

Next Post

Pemkab Lembata Apresiasi Kontribusi PT SMJ, Dorong Modernisasi Pertanian dan Peningkatan PAD

Next Post
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq saat bertemu para petani yang diwadahi PT SMJ di ruang kerjanya. Bupati Kanis Tuaq mengapresiasi kerja-kerja PT SMJ membantu petani di Lembata.

Pemkab Lembata Apresiasi Kontribusi PT SMJ, Dorong Modernisasi Pertanian dan Peningkatan PAD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

How The Premier League Became A Dream Destination For Young Brazilians

2 tahun ago
Rafael Struick merayakan gol saat Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024.Rafael Struick (nomor 11) mencetak dua gol ke gawang Korea. (Dok. AFC)

Timnas Indonesia U-23 Hajar Korea Selatan, Ini 5 Faktor Kuncinya

2 tahun ago
Pimpinan Cabang Bank NTT Lewoleba Egbert Balukh menyerahkmobil Suzuki S-Presso kepada nasabah Bank NTT peraih hadiah Program Tabungan Cashback Bank NTT.

Bank NTT Serahkan Satu Unit Mobil Suzuki S-Presso Program Tabungan Cashback

11 bulan ago
Frans Tulung, Penasehat Hukum tersangka LYL

Dua Ahli Pembanding Disiapkan Penasehat Hukum LYL Hadapi Proses Hukum

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In