Rabu, April 1, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Program NTT Dongkrak Ekonomi Lokal, PAD Pertama dari Cold Storage Bukti Nyata Keberhasilan pengusaha Ayam Pedaging di Lembata

LembataNews by LembataNews
November 14, 2025
in Ekbis, Humaniora
0
Program Nelayan Tani Ternak (NTT) yang diinisiasi oleh Bupati P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, nampaknya kini mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Salah satu bukti nyatanya adalah geliat produksi ayam beku lokal yang semakin menjanjikan.

Program Nelayan Tani Ternak (NTT) yang diinisiasi oleh Bupati P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, nampaknya kini mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Salah satu bukti nyatanya adalah geliat produksi ayam beku lokal yang semakin menjanjikan.

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – MIMPI kemandirian pangan dan penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Lembata mulai terwujud. Program Nelayan Tani Ternak (NTT) yang diinisiasi oleh Bupati P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, nampaknya kini mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Salah satu bukti nyatanya adalah geliat produksi ayam beku lokal yang semakin menjanjikan.

Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Kanis Tuaq telah menaruh harapan besar pada potensi ayam beku lokal sebagai penggerak ekonomi daerah. Keyakinan ini bukan tanpa dasar. Dengan sumber daya alam yang memadai dan semangat kewirausahaan masyarakat Lembata, produksi ayam beku lokal diyakini mampu mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

Related posts

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

Maret 31, 2026
Serahkan LKPJ 2025, Bupati Lembata Ungkap Capaian Kinerja, Pertumbuhan Ekonomi, dan Penurunan Kemiskinan

Serahkan LKPJ 2025, Bupati Lembata Ungkap Capaian Kinerja, Pertumbuhan Ekonomi, dan Penurunan Kemiskinan

Maret 31, 2026

PAD Pertama dari Ayam Beku: Bukti nyata Keberhasilan pengusaha lokal ayam pedaging di Lembata kali ini berhasil menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pertama dari usaha pemberdayaan cold storage kepada Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Muktar Hada, melalui Kepala Bidang Peternakan Irenius Ola Samon, membenarkan kabar gembira ini. Menurut Iren Ola, potensi PAD dari ayam beku sehat Lembata terus meningkat. Pada periode November 2025, tercatat 15.777 ekor ayam broiler yang dipelihara oleh 141 peternak di 9 kecamatan. “Penyetoran perdana ini sebesar Rp1.625.600 atas jasa pemotongan ayam dan sewa peralatan dari tanggal 9 Oktober hingga 31 Oktober 2025 sebanyak 2.032 ekor ayam broiler,” ungkap Iren Ola.

Iren Ola menambahkan, meskipun jumlah penyetoran perdana ini masih kecil, akan tetapi potensi ke depan nanti sangat besar. Saat ini, daya tampung peralatan ayam beku yang disewakan mencapai 5 ton,”ujar Iren Ola.

Ia menjelaskan, kebutuhan rata-rata konsumsi ayam beku di Kabupaten Lembata pada low season, Januari-Maret, September-Oktober mencapai 8.700 kg per bulan. Sementara pada high season, April-Agustus, November-Desember, kebutuhan bisa mencapai 14.000 kg per bulan.

Target Kemandirian Daging Ayam di 2026

Untuk mencapai kemandirian daging ayam beku di tahun 2026, diharapkan peternak di Kabupaten Lembata memelihara sebanyak 30.000 doc ayam broiler. Potensi ini akan semakin meningkat jika 27 Dapur MBG yang rencananya akan dibangun di Kabupaten Lembata dapat beroperasi secara aktif.

Muktar Hada menjelaskan, selama ini masyarakat Lembata sangat bergantung pada pasokan ayam beku dari luar daerah, seperti Kupang dan Kabupaten Sikka. Akibatnya, uang dalam jumlah besar terus keluar dari Lembata setiap tahun tanpa memberikan efek ekonomi lokal yang signifikan.

“Setiap tahun, kurang lebih Rp 40 miliar uang keluar dari Lembata hanya untuk pembelian ayam beku. Ini angka yang sangat besar, untuk itu mulai sekarang kita harus memastikan uang itu tetap beredar di dalam daerah,” ungkap Mukhtar.

Menurut Mukhtar, Pengembangan ayam beku lokal bukan hanya soal pangan, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor peternakan yang menyentuh masyarakat kecil secara langsung.

Terhadap kontribusi PAD ini, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq mengungkapkan capaian ini merupakan bukti kerja keras, gotong royong dan inovasi.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam program NTT ini. Capaian ini adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, gotong royong, dan inovasi, kita mampu mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata,” bangga Bupati Kanis.

Lebih lanjut Bupati Kanis mendorong pengembangan di sektor peternakan lokal. “Ke depan, kita akan terus mendorong pengembangan sektor peternakan lokal, tidak hanya ayam beku, tetapi juga komoditas lainnya, agar Lembata semakin mandiri dan sejahtera,” ujar Bupati Kanisius Tuaq.

Penghargaan dan dorongan ini juga disampaikan Mukhtar kepada pelaku usaha swasta yang mulai menunjukkan minat membeli produk ayam beku lokal. Ia berharap kemitraan antara peternak lokal dan pengusaha swasta dapat terus ditingkatkan. Sehingga produk ayam beku lokal ini diharapkan menjadi salah satu produk unggulan Lembata yang berkelanjutan, yang dapat membuka peluang usaha baru untuk memperkuat ketahanan pangan daerah secara menyeluruh.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari semua pihak, kabupaten Lembata akan lebih  optimis dalam mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Nelayan Tani Ternak. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Kemiskinan Bukan Hanya Masalah Ekonomi, tetapi Juga Persoalan Sosial dan Akses Pelayanan Dasar

Next Post

Open Turnamen Igornas Cup I Warnai HGN ke-80, Bupati Kanis Tuaq: Momentum Mempererat Persaudaraan dan Semangat Guru

Next Post
Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) menggelar Igornas Cup I dan dibuka secara resmi oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, yang diwakili oleh Kadis Porabud, Apolonaris Mayan.

Open Turnamen Igornas Cup I Warnai HGN ke-80, Bupati Kanis Tuaq: Momentum Mempererat Persaudaraan dan Semangat Guru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq saat melakukan pemeriksaan kesehatan usai aksi bersihkan sampah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-56.

Rayakan Ulang Tahun, Bupati Lembata Ajak ASN Setda Lembata Bersihkan Sampah

11 bulan ago
Tim PT PLN UIP Nusra bertemu Uskup Larantuka Mgr Frans Kopong Kung didampingi Sekjen Keuskupan Larantuka, Vikjen, dan Deken Lembata di Pastoran Baneux Lewoleba, Selasa, 7 Oktober 2024.

Bertemu Uskup Larantuka, ini Pesan Mgr Kopong Kung Terkait Rencana Pengembangan PLTP Atadei

1 tahun ago
PT PLN UIP Nusra dan tim menyampaikan progres pengadaan tanah pada jalan akses (Access Road) STA 0+000 hingga STA 7+200 dan tikungan jalan yang melintasi Desa Wewo dan Desa Ponggeok, Kecamatan Satar Mese, untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5-6 (2x20 MW).

PLN dan Tim Pengadaan Tanah Ekspose Hasil Inventarisasi Jalan Akses PLTP Ulumbu Unit 5-6 kepada Forkopimda Manggarai

10 bulan ago
Ilustrasi erupsi Gunung Merapi.

Pakar ITS Buat Cat Antiradar dari Sisa Erupsi, 99 Persen ‘Siluman’

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In