Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Pimpin Apel HUT Otda, Ini Pidato Lengkap Bupati Lembata

LembataNews by LembataNews
Oktober 17, 2025
in Headline, Polkam
0
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq saat memimpin apel peringatan HUT ke-26 Otonomi Daerah Kabupaten Lembata, 12 Oktober 2025.

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq saat memimpin apel peringatan HUT ke-26 Otonomi Daerah Kabupaten Lembata di halaman kantor Bupati Lembata, 12 Oktober 2025.

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – PADA 12 Oktober 2025, Kabupaten Lembata merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Otonomi Daerah. Aneka kegiatan digelar mengisi peringatan ini. Salah satunya yang paling mendapatkan perhatian publik adalah Lomba Titi Jagung antar OPD lingkup Pemda Lembata. Puncak perayaan ditandai apel peringatan HUT Otda di halaman kantor Bupati Lembata. Apel dipimpin Bupati Lembata P Kanisius Tuaq.

Berikut kami turunkan secara lengkap, pidato Bupati Lembata P Kanisius Tuaq.

Related posts

Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026
Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Januari 30, 2026

PUJI syukur kita haturkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas segala berkat yang telah dianugerahkan bagi kita, sehingga pada kesempatan ini kita semua dapat hadir untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Lembata.


Di hari yang istimewah ini, patut kita menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para tokoh pencetus dan pejuang Otonomi Kabupaten Lembata, para penjasa, serta para mantan pemimpin pemerintahan, yang telah memberikan kontribusi melalui pemikiran dan karya dalam membangun Kabupaten Lembata. Terimakasih juga kepada semua aparatur, baik ASN, TNI/POLRI, unsur kejaksaan, kehakiman, dunia usaha, paguyuban-paguyuban, para pendidik, Kepala Desa dan seluruh komponen masyarakat, yang telah mengabdikan dirinya di daerah ini, sejak perjuangan pembentukan Otonomi Lembata sampai hari ini. Terima kasih telah memberikan legacy konsep dan karya dalam membangun daerah ini, sejak awal perjuangan pembentukan Otonomi Lembata sampai dengan hari ini.


Saudara-saudari, Peserta Upacara yang saya hormati,
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang kita rayakan ini memiliki makna yang sangat dalam, setidaknya sebagai kesempatan untuk merefleksikan gerak pembangunan pada masa lalu, sebagai sebuah mata rantai sejarah, untuk kemudian merancang masa depan Lembata. Masa lalu adalah fondasi yang sangat bernilai dalam mendesain atau merancang sebuah formula masa depan, berlandaskan realita dan dinamika kekinian, tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah di masa lalu.
Oleh karenanya, pada perayaan HUT ke-26 kali ini, saya menghimbau kepada kita semua, untuk tidak hanya sekedar meluapkan kegembiraan dalam seremonial belaka, tetapi harus menjadi momentum untuk mengenang, dan sekaligus mengevaluasi lembaran sejarah 26 tahun Kabupaten Lembata dalam bidang tugas masing-masing, di mana terpampang beragam keberhasilan sekaligus terbentang sejumlah tantangan dan persoalan, yang menjadi catatan dan perhatian seluruh komponen masyarakat di daerah ini secara bersama-sama. Kita juga telas melaksanakan Kegiatan Festival Lamaholot 4 hari, kegiatan kemasyarakatan, titi jagung, perayaan misa, doa di Masjid, dll.


Saudara-saudari, Peserta Upacara yang saya hormati,
Perayaan HUT ke-26 Otonomi Kabupaten Lembata mengambil Tema :
“Bersatu dan Bersinergi Membangun Lembata Maju, Lestari dan Berdaya Saing”
Tema ini mengajak kita semua untuk memperkokoh soliditas dalam semangat persatuan dan kesatuan membangun leu auq-lewotana Lembata. Semangat mewujudkan Lembata Maju, Lestari dan Berdaya Saing dengan memanfaatkan segala potensi yang kita miliki. Kita membangun Kabupaten Lembata dengan kekuatan kita sendiri, kekuatan seluruh rakyat Lembata yang diformulasikan dalam Program Prioritas Unggulan Nelayan-Tani-Ternak (NTT). Potensi-potensi yang kita miliki harus dimanfaatkan secara optimalkan, dan dikelola dengan baik agar dapat berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.


Untuk itu, sangat dibutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh elemen dan pemangkukepentingan, karena Pemerintah Daerah tidak dapat berjalan sendiri. Dengan demikian, maka Tema Hari Ulang Tahun kali ini sangat tepat, untuk dijadikan sebagai motivasi dalam menumbuhkan dan meningkatkan semangat kebersamaan, serta kesatupaduan kita semua dalam mengoptimalkan potensi-potensi daerah yang kita miliki, dengan sektor perikanan, pertanian dan peternakan sebagai penggerak utama dalam membangun daerah ini.


Hadiri peserta upacara yang saya hormati,
Mewujudkan Lembata Yang Maju, Lestari dan Berdaya Saing sebagai Visi Pembangunan Kabupaten Lembata Tahun 2025-2029, tentunya membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Sebagaimana para pencetus dan pejuang Otonomi Lembata yang tidak kenal lelah dan penuh pengorbanan, begitu juga perjuangan kita saat ini dalam mengisi Otonomi. Akan ada banyak tantangan dan ketidakmudahan. Karena itu perlu kesabaran, kerja sama, dan tekad yang tak tergoyahkan. Pada hari yang bersejarah ini, saya mengajak kita semua untuk bersinergi dalam kerja-kerja kolektif, dan memperkokoh soliditas dalam membangun leu auq-lewotana Lembata. Kita harus tetap optimis bahwa apapun pekerjaan dan tantangan yang dihadapi, pasti dilalui dengan baik jika kita bersatu. Kita harus tetap memiliki semangat dan optimisme, bahwa hari esok akan menjadi jauh lebih baik.


Peserta upacara dan hadirin yang saya hormati,
Selama kurun waktu 26 tahun ini, kita harus obyektif bahwa telah banyak capaian dan prestasi yang kita raih, beberapa di antaranya seperti :

  1. Pada aspek Reformasi Birokrasi, kita berhasil meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dari Predikat CC ke Predikat B, termasuk menaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dari Predikat Rendah ke Sedang, dan menempati posisi kedua tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur setelah Kota Kupang.
  2. Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali secara berturut-turut.
  3. Pada aspek kesehatan, kita berhasil mengeliminasi penyakit Frambusia dan mendapat Sertifikat Bebas Frambusia dari Menteri Kesehatan RI.
  4. Terpilih mewakili Provinsi NTT pada Festival Literasi Perpusnas Tahun 2025 kategori Lomba Bertutur, yang akan diikuti anak Margareta Bengan dari SDI Lite.
  5. Penetapan alat musik “Tatong” sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada tanggal 10 Oktober 2025.
    Ke depan, dalam rangka mewujudkan Lembata Yang Maju, Lestari dan Berdaya Saing, sebagaimana Visi Pembangunan 2025-2029, beberapa kegiatan yang sudah dan sedang dilakukan pada Tahun Anggaran 2025 ini, sebagai impelementasi dari Misi, Road Map Pembangunan dan Program Prioritas Unggulan Nelayan-Tani-Ternak (NTT), di antaranya :
    A. Sektor Peternakan
  6. Pembangunan Bukit Hog dengan daya tampung 65 ekor (di Kelurahan Selandoro), Ruminansia Kecil dengan daya tampung 80 ekor dan Ruminansia Besar dengan daya tampung 50 ekor (di Bukit Cinta). Progres sampai bulan Oktober sementara dalam pekerjaan.
  7. Pembangunan Laboratorium Kesehatan Hewan dan pengadaan fasilitas pendukung untuk pemeriksaan ASF, Hog Colera, dan penyakit virologi lainnya, serta pengadaan obat-obatan.
  8. Pengembangan Padang Penggembalaan untuk masyarakat di 4 lokasi, yakni : Rogan (Kelurahan Lewoleba Timur), Wailolong (Kecamatan Omesuri), Pasir Putih (Kecamatan Nagawutung), dan Waowala (Kecamatan Ile Ape).
  9. Pembangunan Rumah Potong Unggas (dalam pekerjaan) dan Pengadaan 1 Paket Peralatan Pembekuan (sudah selesai pengadaan).
  10. Meningkatkan jumlah peternak, dari 65 peternak sebelum Launching (16 Mei 2025), menjadi 141 peternak, dengan nilai ekonomi + 200-250 juta/bulan dan target mandiri daging tahun 2026, dengan populasi dari bulan Mei-September sebanyak 61.414 ekor, yang dipotong 14.526 ekor, dan karkas 15.715 kg, atau produksi rata-rata sudah mencapai 5.000 kg/bulan dan akan terus bergerak naik di tahun yang akan datang.
  11. Pengembangan ayam petelur melalui intervensi APBN sebanyak masing-masing 600 ekor di Desa Laranwutun, Desa Lebewala, dan Kelurahan Lewoleba Barat; serta APBD II sebayak masing-masing 200 ekor di Dekenat Lembata, Paroki Tokojaeng dan Paroki Hoeleaq. Di samping itu, masih ada swadaya peternak ayam petelur, sehingga target Lembata mandiri ayam petelur tahun 2027.
    B. Sektor Pertanian
  12. Cetak sawah 1 Ha di Desa Puor (sudah selesai dikerjakan).
  13. Ekspansi membuka lahan tidur seluas 16 Ha, dengan progres sampai saat ini seluas 80 %, dengan target 100 % pada akhir Oktober 2025, dan akan ditingkatkan di tahun yang akan datang.
  14. Bajak lahan seluas 230 Ha, dengan progres sampai saat ini seluas 200 Ha.
  15. Pembangunan Pusat Jajanan Lokal beserta peralatan pendukung (dalam pengerjaan). Bangunan ini akan menampung hasil olahan UMKM termasuk jagung titi.
  16. Pengembangan sayur organik seluas 10 Ha, dengan progres 4 Ha lahan baru sementara dalam persiapan lahan, dan 6 Ha penguatan lahan petani lokal melalui intervensi bibit untuk MBG dan para pasien di RSUD.
  17. Pengembangan bawang merah (pengembangan) pada 3 kelompok dengan luas 2,5 Ha (2,5 ton); dan bawang merah (konsumsi) sebanyak 1.850 kg untuk intervensi harga pasar.
    C. Sektor Perikanan
  18. Pelatihan Penangkapan Ikan dengan Alat Tangkap Purse Seine, Pelatihan Pembudidayaan Ikan, serta Pelatihan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Ikan.
  19. Bantuan Kapal Penangkapan Ikan, Material Alat Penangkapan Ikan Purse Seine, Material Alat Penangkapan Ikan gill net multifillamen, Material Alat Bantu Penangkapan Ikan (Rumpon), Cool Box dan Freezer Box, Sampan Nelayan, Sarana Budidaya Rumput Laut, dan Mesin Kapal Ikan.
  20. Pembangunan Kampung Budidaya Merah Putih yang di konsentrasikan di Desa Babokeroang, Kecamatan Nagawutung dan sedang dalam tahapan Verifikasi Teknis dan anggaran.
  21. Sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, untuk menjadi salah satu kawasan penunjang/hinterland pengembangan produksi garam nasional di NTT (Tapobaran, Tapobali, Lolong, Alap Atadei) dengan target mandiri garam tahun 2028.
    Selain itu, terdapat beberapa kegiatan yang juga dilakukan sampai saat ini, seperti :
  22. Bantuan cadangan pangan daerah melalui program SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan), melalui Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah, dengan total sampai dengan saat ini sebanyak 432.080 kg atau 432,08 Ton. Dengan Program SPHP ini diharapkan harga-harga beras di seluruh pelosok Lembata dapat dijangkau masyarakat.
  23. Meresmikan Operasional Bank Sampah Cahaya Agate Waikomo dan Launching Program Pembelian Sampah. Saat ini sedang kita rancang Edaran untuk anak sekolah setiap hari Sabtu membawa sampah dari rumah untuk ditimbang atau ditukar dengan uang.
  24. Meluncurkan Program Ayo Berwisata dan memperkenalkan Kartu Ayo Berwisata.
  25. Menggelar Pasar Murah Bersubsidi.
  26. Menyalurkan bantuan Pemberdayaan untuk Komunitas Adat Terpencil.
  27. Menyalurkan bantuan bibit jagung hibrida kepada kelompok tani, diharapkan para petaniku tanam sampai habis, jangan biarkan lahan kosong di Lembata ini.
  28. Menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penegerian SDK Mulandoro menjadi SDN Alap Atadei.
  29. Memberikan Bantuan Rumah Ibadah untuk Gereja St. Stefanus Martir Posiwatu, Gereja St. Yosep Waikilok, Gereja St. Petrus Kanisius Peu Uma, Masjid Al-Ijtihad Kahatawa Desa Alap Atadei, Gereja St. Wilhelmus Lusikawak, Masjid Ussisa Alataqwa Waikoro, Gereja Kristus Raja Wangatoa, Gereja St. Bernadus Ataili dan Gereja St. Fransiskus Xaverius Waipei.
  30. Mencanangkan Lembata Bebas Rabies Tahun 2030. Hati-hati dengan rabies, nyawa melayang akibat anjing tidak vaksin atau kasus gigitan tidak di VAR.
  31. Mengeluarkan Edaran-edaran, seperti Edaran Pembatasan Waktu Penyelenggaraan Kegiatan Tertentu, Edaran Peningkatan Upaya Pencegahan Gangguan Keamanan, Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, dan Edaran Gerakan Menanti Hujan. Para Lurah untuk mengimplementasikan Edaran ini untuk membersihkan got secara gotong royong bersama warga.
  32. Memperkuat kemandirian fiskal dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  33. Hari ini kita melakukan Launching Pembelian “Jagung Titi Baleo”, kerja sama Bank NTT dengan PKK Kabupaten Lembata, sebanyak : 2.000 bungkus dengan harga per bungkus Rp. 12.000-Rp. 25.000, yang akan dipasarkan ke luar Lembata (Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dll, bahkan Luar Negeri).
    Jagung Titi dengan syarat tertentu dibeli dari masyarakat dengan harga Rp. 50.000/kg dan selanjutnya dikemas dengan nama Jagung Titi Baleo.
  34. Melakukan pemberdayaan UMKM Tenun Ikat, dengan mengirim penenun yang berasal dari Desa Kalikur, Desa Lamalera B, Desa Lusiduawutun dan Kelurahan Selandoro, untuk mengikuti magang di Komunitas Tenun Ikat Lepo Lorun Kabupaten Sikka.
  35. Dalam waktu dekat ini juga, kita akan melakukan Sayembara Motif Lembata sebagai branding Kabupaten Lembata.
    Hadirin peserta upacara yang saya hormati,
    Masih banyak capaian dan prestasi yang kira raih selama 26 tahun perjalanan Kabupaten Lembata, dan pekerjaan-pekerjaan yang sedang dan akan kita lakukan saat ini dan ke depan, yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap semua pencapaian ini (kepada DPRD, Forkopimda, Organisasi Kemasyarakatan, dll). Berbagai capaian keberhasilan yang sudah kita raih saat ini, jangan pernah membuat kita berbesar kepala, karena masih banyak aspek yang perlu terus kita benahi dan tingkatkan lagi dari waktu ke waktu. Jadikan capaian ini sebagai tantangan baru dalam menggapai cita menuju Lembata Maju, Lestari dan Berdaya Saing. Untuk itu, kita harus senantiasa proaktif, terbuka dan terlibat aktif dalam membangun daerah ini sesuai bidang tugas dan profesi kita masing-masing.
    Dengan sikap proaktif dan terbuka, kita menjadi semakin peka terhadap semua permasalahan yang ada, sehingga semakin cepat pula mencarikan solusinya. Dengan sikap proaktif juga, kita akan mampu menciptakan berbagai inovasi dan terobosan baru, memperbaiki tata kelola organisasi dan kelembagaan, sebagai modal untuk memaksimalkan pelayanan publik sebagai bakti kita kepada bangsa, negara dan daerah. Kami sadar pekerjaan kita ke depan sangat berat, tetapi sebagai orang beriman, kami yakin bahwa kita tidak berjalan sendiri, karena Tuhan dan leluhur leu auq- lewotana senantiasa hadir membantu dan membimbing kita.
    Saudara-saudari, peserta upacara yang saya hormati,
    Sebagai penutup, saya ajak kita semua untuk merenungkan kata-kata Bapak Petrus Gute Betekeneng dan Bapak Mas Abdulsalam Sarabiti, sebagai spirit yang menyatukan kita dalam membangun Kabupaten Lembata dengan Taan Tou, Oneq Udeq Laleng Ehaq :
    Ikutilah kata-kata Bapak Alm. Petrus Gute Betekeneg, sama-sama :
    “Rakyat Lomblen harus bersatu, karena rakyat Lomblen adalah satu mendiami satu pulau yang dikelilingi oleh laut dari dahulunya adalah satu, sehingga TERKUTUKLAH orang yang menyebabkan keretakan, perpecahan bagi persatuan yang sudah kita sepakati bersama ini” (Almarum Bapak Petrus Gute Betekeneng).
    Almarhum Bapak Mas Abdulsalam Sarabiti :
    “Kita harus hormat-menghormati, harga-menghargai, kasih-mengasihi, hidup bersaudara dalam damai untuk diwariskan kepada anak cucu kita, generasi penerus kita. Kita tidak mewariskan perpecahan dan kekacauan, karena Injil dan Al Quran mengajar kita, untuk saling mengasihi dan hidup bersaudara antar, sesama sebagai anak Tuhan” (Mas Abdulsalam Sarabiti).

“Dirgahayu Kabupaten Lembata ke – 26 “

Terima kasih.
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, Wassalamu’allaikum Warahmatullahi Wabarakatu, Om Santi Santi Santi Om.

BUPATI LEMBATA,

P. KANISIUS TUAQ, SP

(advertotial)

Previous Post

Bupati Lembata Jajaki Kerja Sama Investasi dengan PT Tigate Trees Indonesia di Flores Timur

Next Post

Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

Next Post
Tampak warga Dusun 4 Sungai Putih, Desa Bandar Jaya, Musi Banyuasin sedang berbincang dengan petugas PLN. Para warga antusias menyambut hadirnya listrik di dusun mereka lewat Program Listrik Desa tahun ini.

Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

‎Kota Ini Lebih Dingin dari Freezer, Suhu -50°C, Mobil Tak Boleh Dimatikan,‎ Air Panas Membeku di Udara‎

‎Kota Ini Lebih Dingin dari Freezer, Suhu -50°C, Mobil Tak Boleh Dimatikan,‎ Air Panas Membeku di Udara‎

1 minggu ago
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tua (membelakangi) saat memantau antrean pembelian BBM di SPBU Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Lembata, Senin, 10 Maret 2025.

Setelah Pantau Kelangkaan BBM, Bupati Segera Panggil Pengelola SPBU

11 bulan ago
Tokoh agama Islam Haji Mansyur Masan Purab berada di atas panggung malam pengantar tugas Penjabat Bupati Lembata Paskalis Ola Tapobali dan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Maria Anastasia Bara Baje di halaman rumah jabatan Bupati Lembata, Jumat, 31 Mei 2024.

Haji Mansur Purab: Teladani Kepemimpinan Umar bin Khattab

2 tahun ago
Petrus Kanisius Tua - Muhamad Nasir, Bupati dan Wakil Bupati Lembata memberikan penjelasan kepada wartawan dalam sesi konferensi pers usai acara syukuran di halaman kantor Bupati Lembata, Selasa, 4 Maret 2025 malam.

Romo Sinyo da Gomes: Jaga dan Rawat Kekompakan Selama Lima Tahun Menjabat

11 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In