Sabtu, Mei 16, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Editorial

Guru Damianus dan Kekerasan Dunia Pendidikan – Catatan Redaksi

LembataNews by LembataNews
Maret 13, 2024
in Editorial
0
Guru Damianus dan Kekerasan Dunia Pendidikan – Catatan Redaksi
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA – Dunia pendidikan kembali dihebohkan dengan peristiwa kekerasan. Jika selama ini santer diberitakan terjadi kekerasan verbal dan non verbal dari guru terhadap siswa, Namun kali ini peristiwa teranyar yang terjadi di Kabupaten Lembata adalah pengeroyokan terhadap guru.

Guru Damianus Dolu, pendidik di SMAN 1 Nubatukan, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur dianiaya dan dikeroyok ayah dan kakak salah satu siswa di sekolah tersebut.

Related posts

Bunuh Diri dan Kesadaran yang Datang Terlambat

Bunuh Diri dan Kesadaran yang Datang Terlambat

Februari 7, 2026
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq didampingi Asisten 1 Sekda Lembata Quintus Irenius Suciadi dan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Maria Anastasia Bara Baje foto bersama Forum Anak Lembata usai audiensi di ruang rapat kantor Bupati Lembata, Jumat, 2 Mei 2025.

Bertemu Bupati, Forum Anak Lembata Puji Bupati Rayakan Ultah dengan Pungut Sampah

Mei 3, 2025

Naasnya lagi, peristiwa sadis itu dilakukan di dalam kelas dan di hadapan anak-anak atau siswa yang rata-rata masih di bawah umur. Peristiwa ini tidak saja menimbulkan trauma pada Guru Damianus Dolu, tetapi trauma seperti ini juga dialami para siswa yang menyaksikan langsung tindak kekerasan terhadap gurunya yang terjadi di depan mata.

Dunia pendidikan yang seharusnya menyajikan ilmu pengetahuan, budi pekerti, justru menampilkan noktah kekerasan di hadapan para siswa yang dilakukan oleh keluarga dari rekan siswa mereka. Apapun alasannya, tindak kekerasan terhadap guru Damianus Dolu tidak dapat ditolerir.

Aksi main hakim sendiri, apalagi dipertontonkan di dalam lingkungan sekolah adalah peristiwa biadab yang tidak bisa dimaafkan. Siapapun pelakunya, harus dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku di negeri ini. Sebab, jika dibiarkan, peristiwa ini akan menjadi preseden buruk dunia pendidikan di masa-masa yang akan datang.

Jika dibiarkan, peristiwa ini akan dianggap sebagai hal lumrah dan siapapun dapat kembali melakukan tindakan kekerasan yang sama terhadap guru jika anaknya ditegur oleh para guru.

Untuk itu, terkait penegakan hukum, harapan kini disematkan di pundak penyidik Polres Lembata. Mampukan mereka bekerja cepat mewujudkan rasa keadilan seorang guru? Ataukah mereka butuh didesak dan didemo baru bisa menuntaskan kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap guru Damianus Dolu? Semoga tidak.

Previous Post

Catatan Redaksi – Minggu, 10 Maret 2024

Next Post

Deklarasi Raja Lembata, Doni Kares Astrianus Siap Bentuk Relawan Sampai TPS

Next Post

Deklarasi Raja Lembata, Doni Kares Astrianus Siap Bentuk Relawan Sampai TPS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Masyarakat yang berada di lokasi pembangunan PLTP Atadei menghadiri sosialisasi di halaman kantor Desa Nubahaeraka, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, Kamis, 23 Agustus 2024.

Kolaborasi PLN dan Pemda Lembata Menuju Transisi Energi Maju Mandiri Berkelanjutan

2 tahun ago
Para terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa dalam pengadaan mobil dump truck di Desa Nuba Atalojo menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang, Selasa, 27 Mei 2025.

Diduga Beli Dump Truck Fiktif dan Rugikan Negara, Kades Nuba Atalojo dan Dua Tersangka Lain mulai Jalani Persidangan

12 bulan ago
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 bulan ago
Program Nelayan Tani Ternak (NTT) yang diinisiasi oleh Bupati P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, nampaknya kini mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Salah satu bukti nyatanya adalah geliat produksi ayam beku lokal yang semakin menjanjikan.

Program NTT Dongkrak Ekonomi Lokal, PAD Pertama dari Cold Storage Bukti Nyata Keberhasilan pengusaha Ayam Pedaging di Lembata

6 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In