LEWOLEBA – APA yang dulu dianggap mustahil, kini mulai menjadi kenyataan. Berawal dari langkah sederhana Bupati Lembata pada tahun 2025 yang mendatangi PT Tigate tanpa undangan resmi, hanya dengan keyakinan dan harapan untuk membuka peluang investasi bagi rakyat Lembata. Kunjungan tersebut ternyata membuahkan hasil yang luar biasa.
Hari ini, PT Tigate yang sukses mengembangkan perkebunan jambu mete di Tanjung Bunga, Flores Timur, akhirnya hadir juga di Kabupaten Lembata. Perusahaan tersebut berkomitmen mengembangkan hamparan jambu mete seluas kurang lebih 2.000 hektare di kawasan Jembatan Pelangi menuju Desa Pasir Putih.


Ini bukan sekadar penanaman jambu mete, tetapi penanaman harapan baru bagi petani, pembukaan lapangan kerja, dan langkah nyata menuju kemandirian ekonomi masyarakat. Sosialisasi kepada masyarakat telah dilaksanakan baru-baru ini di Kecamatan Nagawutung sebagai awal dari perjalanan besar yang akan mengubah wajah kawasan tersebut di masa depan.
Dari sebuah kunjungan yang tidak direncanakan dan tanpa protokoler khusus, lahirlah peluang investasi yang hari ini mulai berakar di tanah Lembata. Inilah bukti bahwa keberanian mengetuk pintu dapat membuka jalan bagi kesejahteraan rakyat.
“Kadang-kadang, perubahan besar tidak dimulai dari undangan resmi, tetapi dari keberanian untuk datang dan memperjuangkannya.” (*/Tim LembataNews)







