Minggu, Agustus 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Edukasi Geothermal Diperkuat, PLN Gandeng Ahli UGM Jelaskan Fenomena Alam di Flores

LembataNews by LembataNews
Mei 19, 2026
in Ekbis, Humaniora
0
Edukasi Geothermal Diperkuat, PLN Gandeng Ahli UGM Jelaskan Fenomena Alam di Flores
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG — MENJAWAB kekhawatiran masyarakat terkait kemunculan lumpur panas dan uap di sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Pulau Flores, ahli geothermal dari Universitas Gadjah Mada, Pri Utami, menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan proses alami yang menunjukkan adanya potensi panas bumi di wilayah tersebut.

Menurut Pri Utami, manifestasi panas bumi tersebut telah ada jauh sebelum aktivitas pengeboran proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi dilakukan.

Related posts

Bupati Lembata Salurkan Bantuan Beras dan Mesin Nelayan, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Bupati Lembata Salurkan Bantuan Beras dan Mesin Nelayan, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Agustus 29, 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Agustus 29, 2026

“Manifestasi panas bumi merupakan ekspresi alami dari adanya panas di bawah permukaan bumi. Bentuknya bisa berupa mata air panas, kepulan uap, maupun lumpur panas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lumpur panas yang muncul di permukaan terbentuk secara alami akibat proses geologi di dalam bumi. Fluida panas dari reservoir yang mendekati permukaan mengalami kondensasi dan berinteraksi dengan lapisan batuan, sehingga memunculkan fenomena lumpur panas.

Pri Utami menambahkan, manifestasi tersebut memiliki cakupan yang terbatas dan hanya muncul pada titik-titik tertentu, sehingga tidak menyebar luas baik di permukaan maupun di bawah tanah.

Ia juga meluruskan anggapan yang kerap menyamakan fenomena tersebut dengan kasus Semburan Lumpur Lapindo. Menurutnya, kedua peristiwa tersebut memiliki karakteristik dan skala yang sangat berbeda.

“Fenomena ini tidak sama dengan lumpur Lapindo yang berasal dari formasi batuan dalam dan menyebar luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa lumpur yang muncul bukan berasal dari aktivitas pengeboran geothermal. Lumpur pemboran yang digunakan dalam proses eksplorasi dikelola melalui sistem tertutup dan tidak dibuang ke lingkungan sekitar.

“Ini bukan lumpur sisa pemboran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir bahwa yang muncul merupakan limbah proyek,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, mengatakan bahwa PLN terus berupaya menghadirkan informasi yang transparan dan mudah dipahami masyarakat terkait pengembangan geothermal.

“Kami memahami bahwa informasi yang belum utuh dapat menimbulkan kekhawatiran. Karena itu, PLN berkomitmen membuka ruang komunikasi dan menyampaikan penjelasan berbasis ilmiah agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar,” ujar Rizki.

Ia menambahkan, pengembangan geothermal dilakukan dengan standar teknis dan lingkungan yang ketat guna memastikan keamanan masyarakat maupun kelestarian lingkungan sekitar.

“Geothermal merupakan energi bersih yang berkelanjutan. PLN memastikan setiap proses pengembangannya berjalan aman serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutupnya. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

PLN UIP Nusra Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Sekitar PLTP Ulumbu, melalui Rumah Produksi Sari Temulawak Ulumbu

Next Post

Raih Penghargaan Kemendagri, Bupati Lembata: Ini Bukti Program Tidak Sekadar Administrasi

Next Post
Raih Penghargaan Kemendagri, Bupati Lembata: Ini Bukti Program Tidak Sekadar Administrasi

Raih Penghargaan Kemendagri, Bupati Lembata: Ini Bukti Program Tidak Sekadar Administrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

15 Menit di Bawah Mistar Gawang tanpa Laga

15 Menit di Bawah Mistar Gawang tanpa Laga

2 bulan ago
Petrus Kanisius Tuaq, Bupati Lembata tampak sedang titi jagung saat masih menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lembata.

Jelang HUT ke-26 Otda Lembata, Pemda Gelar Lomba Titi Jagung antar-OPD

12 bulan ago
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) gerak cepat realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Penataan dan Pengelolaan Kawasan Desa Wisata Adat Wogo sekitar lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko FTP-2 (2x10 MW), Jumat, 18 Juli 2025.

Jelang Festival Wolobobo, PLN Gercep Realisasi Program Penataan dan Pengelolaan Desa Adat Wogo sekitar PLTP Mataloko

1 tahun ago
Calon presiden terpilih Prabowo Subianto melempar kode akan memberikan kursi lebih banyak kepada PAN di kabinet (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)

Sinyal Prabowo Beri Kursi di Kabinet ke PAN Lebih Banyak

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In