Selasa, Juni 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kemenko Perekonomian Tegaskan Lembata sebagai Satu-satunya Daerah Bahas Malapari, Menuju Pulau Karbon Dunia

LembataNews by LembataNews
Januari 12, 2026
in Ekbis, Headline, Nasional
0
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq Rapat menghadiri rapat Koordinasi Pembahasan Tanaman Malapari yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 12 Januari 2026.

Bupati Lembata P Kanisius Tuaq Rapat menghadiri rapat Koordinasi Pembahasan Tanaman Malapari yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 12 Januari 2026.

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Lembata kembali mencatatkan posisi strategis di tingkat nasional. Rapat Koordinasi Pembahasan Tanaman Malapari yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 12 Januari 2026, secara khusus mengundang Pemerintah Kabupaten Lembata sebagai perwakilan pemerintah daerah.

Penegasan ini menunjukkan bahwa Lembata telah ditetapkan sebagai fokus utama pengembangan Malapari nasional, sekaligus kandidat kuat Pulau Karbon berbasis komoditas strategis yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Related posts

PLN UIP Nusra Catat Kinerja Positif Pengamanan Aset pada Paruh Pertama 2026

PLN UIP Nusra Catat Kinerja Positif Pengamanan Aset pada Paruh Pertama 2026

Juni 30, 2026
Dari Karnaval Budaya hingga Post Tour Desa Wisata akan Warnai Festival Internasional Lamaholot 2026

Dari Karnaval Budaya hingga Post Tour Desa Wisata akan Warnai Festival Internasional Lamaholot 2026

Juni 28, 2026

Dari RPJMD Lembata ke Agenda Nasional

Pemilihan Lembata sebagai satu-satunya Pemda yang diundang tidak terlepas dari keberanian dan konsistensi daerah dalam menempatkan Malapari sebagai komoditas unggulan dalam RPJMD Kabupaten Lembata Tahun 2025–2029, mengaitkan pembangunan ekonomi dengan agenda penurunan emisi karbon, menyiapkan ekosistem investasi hijau berbasis kepulauan.

Kemenko Perekonomian menilai bahwa konsep Pulau Karbon Lembata sejalan dengan arah kebijakan nasional tentang transisi energi, ekonomi hijau, pembangunan rendah karbon dan ketahanan energi dan iklim.

Komitmen ini diperkuat dengan langkah konkret seperti pada 29 Desember 2025, Pemkab Lembata menandatangani MoU dengan PT Natural Bali dengan target pengembangan ± 5.000 hektare Malapari. Selain itu PT Lembata Hira Sejahteraemargetkan 1 juta pohon Malapari dan telah melakukan penjajakan potensi Lembata sejak tahun 2023.

“Fakta ini menegaskan bahwa Lembata tidak sedang memulai dari nol, tetapi telah berada pada fase implementasi dan penguatan,” kata Bupati Kanis Tuaq.

Rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian membuka ruang sinkronisasi kebijakan lintas kementerian/lembaga, kepastian regulasi bagi investor, skema pembiayaan hijau, dan pelibatan masyarakat sebagai mitra utama.

Bupati Lembata P Kanisius Tuaq bersama Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan dan Pariwisata Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian RI Dida Gardera.
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq bersama Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan dan Pariwisata Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian RI Dida Gardera.

Pemerintah Kabupaten Lembata, terang Bupati, menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi daerah percontohan nasional pengembangan Malapari dan ekonomi karbon.

“Diundangnya hanya Pemda Lembata oleh Kemenko Perekonomian adalah pengakuan sekaligus tanggung jawab. Lembata siap menjadi contoh daerah kepulauan membangun ekonomi hijau yang berdaulat dan berkelanjutan,” tegas Bupati Kanis Tuaq.

Langkah ini adalah pesan kuat bahwa Lembata diperhitungkan di tingkat nasional. Selain itu, arah pembangunan daerah berada di jalur yang benar, masyarakat Lembata adalah bagian dari agenda global perubahan iklim dan energi bersih, serta Lembata tidak lagi berada di pinggiran, tetapi berada di pusat pembicaraan masa depan hijau Indonesia. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Pemkab Lembata Bangun Rumah Walet Bukit Cinta, Beri Nilai Tambah untuk Daerah

Next Post

Jonathan, Kura-kura yang Hidup Hampir 2 Abad

Next Post

Jonathan, Kura-kura yang Hidup Hampir 2 Abad

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Bupati Lembata Resmikan Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Terbangun Wai Wuw ke Pemerintah Desa

Bupati Lembata Resmikan Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Terbangun Wai Wuw ke Pemerintah Desa

5 bulan ago
Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir menyampaikan sambutan dan membuka kegiatan evaluasi penanganan stunting di Ballroom Olimpic, Lewoleba, Rabu, 26 November 2025.

Buka Kegiatan Evaluasi Intervensi Spesifik Stunting, Wabup Muhamad Nasir Tekankan Kolaborasi Menuju Zero Stunting

7 bulan ago
Sekretaris Internal DPC PDIP Lembata Broin Tolok menyerahkan formulir pendaftaran kepada bakal calon bupati/wakil bupati Erich Langobelen di Sekretariat PDIP Lembata.

Empat Bakal Calon Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP Lembata

2 tahun ago
Sie, film dokumenter dari Sikka, NTT meraih Piala Citra FFI 2025 untuk kategori Film Dokumenter Pendek Terbaik Indonesia pada malam puncak Festival Film Indonesia, Kamis, 20 November 2025 malam lalu.

Film pendek “SIE” asal Maumere, Kabupaten Sikka–Flores Raih Piala Citra FFI 2025

7 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In