KEPALA tertekuk ke belakang, lengan menyatu di dada, dan kaki yang tidak berfungsi normal membuat banyak orang mengira hidup Claudio Vieira de Oliveira akan berakhir sesaat setelah ia lahir. Namun, takdir berkata lain. Lahir pada 1 April 1976 di Monte Santo, Bahia, Brasil, Claudio justru tumbuh menjadi sosok yang menantang batasan medis dan stigma sosial melalui keteguhan hidupnya.
Sejak lahir, Claudio didiagnosis mengidap arthrogryposis multiplex congenita, kelainan langka yang menyebabkan kekakuan sendi ekstrem. Dokter saat itu menyatakan ia hanya akan bertahan beberapa jam dan bahkan menyarankan agar ia tidak diberi makan. Ibunya menolak menyerah. Dengan perawatan penuh kasih, Claudio bertahan hidup dan mulai menunjukkan tanda ketahanan yang luar biasa.
Tubuhnya tidak berkembang secara normal, tetapi pikirannya justru tumbuh tajam. Claudio belajar menulis, menggambar, dan menggunakan benda sehari hari dengan cara yang tidak lazim, yakni menggunakan mulut dan dagunya. Ia berjalan dengan berlutut sejak usia 7 tahun dan menjalani kehidupan dengan cara adaptif yang ia kembangkan sendiri tanpa ketergantungan penuh pada orang lain.
Pendidikan menjadi bukti kuat ketekunannya. Claudio berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dan meraih gelar akuntansi dari universitas negeri di Brasil. Ia kemudian bekerja sebagai akuntan profesional, mengelola dokumen dan data keuangan dengan keterbatasan fisik yang dianggap mustahil oleh banyak orang. Semua dilakukan dengan disiplin, konsistensi, dan metode yang ia ciptakan sendiri.
Selain berkarier di bidang akuntansi, Claudio dikenal luas sebagai pembicara motivasional. Sejak awal tahun 2000 an, ia rutin diundang untuk berbicara di sekolah, gereja, dan berbagai forum publik.
Dalam setiap kesempatan, ia menyampaikan pesan sederhana namun kuat bahwa keterbatasan fisik tidak pernah lebih besar daripada kekuatan tekad. Ia juga menulis buku otobiografi berjudul O Mundo Está ao Contrário yang menggambarkan kehidupannya dari sudut pandang yang jujur dan penuh makna.
Claudio menolak menjalani operasi besar untuk mengubah bentuk tubuhnya. Ia menyatakan telah berdamai dengan dirinya sendiri dan memilih fokus pada tujuan hidup, bukan pada apa yang dianggap tidak sempurna oleh orang lain. Sikap ini membuatnya menjadi simbol penerimaan diri dan ketangguhan mental yang menginspirasi jutaan orang di berbagai negara.
Kisah Claudio Vieira de Oliveira bukan tentang keajaiban sesaat, melainkan tentang perjuangan panjang yang nyata. Ia membuktikan bahwa nilai manusia tidak ditentukan oleh kondisi fisik, melainkan oleh keberanian untuk hidup, belajar, dan memberi makna bagi dunia dengan cara yang jujur dan utuh. (Sumber Laman FB Cerita Misteri/Tim LembataNews)








