Selasa, Juni 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Mulai 16 Juni 2025, Pemkab Lembata kembali Fasilitasi Pembelian Jagung, Hapus Air Mata Petani

LembataNews by LembataNews
Juni 11, 2025
in Ekbis, Headline
0
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mencoba mengukur kadar air pada jagung saat mengunjungi gudang jagung di gudang CWC, Lamahora, Rabu, 11 Juni 2025. Ia didampingi Kadis Perindagkop Wilhelmus Leuweheq dan Plt Kadis Pertanian Mukhtar Hali.

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mencoba mengukur kadar air pada jagung saat mengunjungi gudang jagung di gudang CWC, Lamahora, Rabu, 11 Juni 2025. Ia didampingi Kadis Perindagkop Wilhelmus Leuweheq dan Plt Kadis Pertanian Mukhtar Hali.

0
SHARES
192
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – SIMPANG siur harga pembelian jagung milik petani di Lembata mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata. Untuk itu, mukai 16 Juni 2025 mendatang, Pemkab Lembata akan kembali memfasilitasi pembelian jagung dari masyarakat petani. 

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq saat memantau penampungan jagung di gudang CWC, Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur, Nubatukan, Rabu, 11 Juni 2025 mengatakan, informasi yang berkembang di masyarakat terkait harga pembelian jagung sebesar Rp3. 500 per kilogram kemungkinan karena dibeli oleh pihak ketiga yang tidak difasilitasi pemerintah. 

Related posts

PLN UIP Nusra Catat Kinerja Positif Pengamanan Aset pada Paruh Pertama 2026

PLN UIP Nusra Catat Kinerja Positif Pengamanan Aset pada Paruh Pertama 2026

Juni 30, 2026
Dari Karnaval Budaya hingga Post Tour Desa Wisata akan Warnai Festival Internasional Lamaholot 2026

Dari Karnaval Budaya hingga Post Tour Desa Wisata akan Warnai Festival Internasional Lamaholot 2026

Juni 28, 2026

Sementara harga yang ditawarkan pemerintah dari sebelumnya sebesar Rp5. 500 per kilogram, karena disebabkan adanya perubahan harga di tingkat penerima di Surabaya, maka tak lagi dibeli dengan harga Rp5. 500 per kilogram. Pemerintah akan memfasilitasi pembelian jagung dari petani dengan harga Rp4. 200 per kilogram. 

“Harga ini kalau diambil pihak ketiga tentu tidak berani karena jelas merugi. Tapi ini karena difasilitasi pemerintah sehingga pemerintah tidak mau ambil untung dari petani,” tegasnya. 

Pembelian jagung ini, lanjutnya, selain untuk dikirim ke Surabaya, juga untuk dijadikan cadangan pangan pemerintah. 

“Senin ini akan mulai dilakukan pembelian dengan mekanisne petani yang mau menjual silahkan ke gudang CWC tapi harus kantongi rekomendasi dari petugas penyuluh lapangan (PPL),” kata Bupati Kanis Tuaq. 

Menurutnya, rekomendasi PPL tersebut dimaksudkan agar jagung yang hendak dijual petani memenuhi standar kadar air dan standar kualitas jagung. Bagi yang tak mendapatkan rekomendasi, jelas akan ditolak sebab jika kadar airnya masih tinggi harus ada perlakuan tambahan yakni penjemuran untuk memenuhi standar kadar air. 

Standar kadar air yang dibutuhkan yakni 14 dan untuk pengukuran kadar air, pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah mendistribusikan alat pengukuran kadar air ke kecamatan. 

Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Mukhtar Hali mengatakan, sebagai dinas teknis, pihaknya siap mengawal program yang telah dicanangkan pemerintah di bawah kepemimoinan Bupati Kanis Tuaq dan Wakil Bupati Muhamad Nasir. 

Terkait rencana pembelian jagung petani, kata Mukhtar Hali, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para petugas lapangan untuk memastikan kadar air dan kualitas jagung memenuhi syarat saat dijual. 

“Alat ukur kadar air sudah kami distribusikan ke kecamatan,” katanya. 

Sementara Kadis Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Wilhelmus Leuweheq memastikan, jagung yang dibeli pihak ketiga yang difasilitasi pemerintah tidak semuanya untuk diantarpulaukan. Tetapi, ada sekitar 22 ton yang akan digudangkan sebagai cadangan pangan pemerintah. (Tim LembataNews)

Previous Post

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Berbagi Kasih, 15 Ekor Sapi Kurban Diserahkan untuk Umat Muslim Dapil NTT 1

Next Post

Tak Hanya Jagung Kuning, Pemerintah juga Siap Beli Jagung Pulut dari Petani

Next Post
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mencoba mengukur kadar air pada jagung saat mengunjungi gudang jagung di gudang CWC, Lamahora, Rabu, 11 Juni 2025. Ia didampingi Kadis Perindagkop Wilhelmus Leuweheq dan Plt Kadis Pertanian Mukhtar Hali.

Tak Hanya Jagung Kuning, Pemerintah juga Siap Beli Jagung Pulut dari Petani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

BPS Data Langsung Bupati Lembata Dalam Pendataan Sensus Ekonomi 2026

BPS Data Langsung Bupati Lembata Dalam Pendataan Sensus Ekonomi 2026

1 minggu ago
Peserta dari Local Champion menceritakan kegiatan dalam diskusi Pangan Baik di aula Perpustakaan Goris Keraf, Selasa, 20 Agustus 2024.

Gelar Diskusi Pangan Baik, ini Seruan yang Dikeluarkan

2 tahun ago
Ferra kini dapat membaca Al-quran pada malam hari di bulan Ramadan semenjak mendapatkan bantuan sambungan listrik secara gratis dari pegawai PLN.

Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

1 tahun ago
Di samping kibaran Sang Merah Putih, petugas PLN bersiaga penuh mengamankan pasokan listrik, bukan hanya sekadar tugas, namun bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pasokan Listrik PLN Andal, Rangkaian Peringatan HUT RI Berlangsung Khidmat dan Meriah

11 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In