Sabtu, Mei 16, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Sepi Pembeli, Penjual Ikan Pasar Lamahora Minta Pemerintah Tertibkan Penjualan Ikan Pinggir Jalan

LembataNews by LembataNews
Mei 9, 2025
in Ekbis, Headline
0
Tempat penjualan ikan di Pasar Lamahora tampak sepi. Hanya enam penjual ikan yang berjualan di pasar pada Jumat, 9 Mei 2025. Biasanya, terdapat 20-an penjual ikan, namun karena sepi pembeli, mereka berjualan di pinggir jalan.

Tempat penjualan ikan di Pasar Lamahora tampak sepi. Hanya enam penjual ikan yang berjualan di pasar pada Jumat, 9 Mei 2025. Biasanya, terdapat 20-an penjual ikan, namun karena sepi pembeli, mereka berjualan di pinggir jalan.

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – PENJUALAN ikan di pinggir jalan di sejumlah titik di dalam Kota Lewoleba kian meresahkan para penjual ikan di Pasar Lamahora. Selama ini, ada sekitar 20-an penjual ikan yang berjualan di Pasar Lamahora. Namun, karena sepi pembeli, banyak penjual ikan yang memilih berjualan ikan di pinggir jalan utama di Kota Lewoleba. 

Etha Nini, salah satu penjual ikan di Pasar Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Jumat, 9 Mei 2025 mengatakan, selama ini  ada 20 orang lebih penjual ikan yang menempati lokasi penjualan ikan di Pasar Lamahora. 

Related posts

Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan

Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan

Mei 14, 2026
Konsultasi DPRD Provinsi NTT ke PLN UIP Nusa Tenggara, Penguatan Strategi Edukasi Publik Pengembangan Geothermal di NTT

Konsultasi DPRD Provinsi NTT ke PLN UIP Nusa Tenggara, Penguatan Strategi Edukasi Publik Pengembangan Geothermal di NTT

Mei 13, 2026

Namun, kata Etha Nini, karena sepi pembeli, akhirnya banyak dari mereka memilih berjualan di pinggir jalan. 

“Saya juga sempat dua hari jual di pinggir jalan. Tapi karena anak saya bilang nanti orang tegur, jadi saya pulang jual di sini (Pasar Lamahora). Pak lihat sendiri, kami di sini sepi pembeli,” kata Etha Nini diamini penjual ikan lainnya Son dan Mama Johor Muhamad. 

Diakuinya, Pasar Lamahora menjadi sepi pembelu seperti saat ini karena bermunculan pasar dadakan di pinggir jalan di sejumlah titik. 

Karena itu, dia meminta Bupati dan Wakil Bupati Lembata untuk menertibkan para penjual yang berjualan di pinggir jalan. Menurutnya, selain membuat pembeli tidak lagi ke pasar dan pasar jadi sepi, tetapi kehadiran pasar dadakan di pinggir jalan membuat Kota Lewoleba kian semrawut. 

“Kami minta Pol PP turun tertibkan. Jangan hanya duduk di kantor saja. Mereka jual di pinggir jalan tuh nanti orang dari luar pikir pemerintah tidak siapkan pasar,” katanya. 

Walau sepi, tampak sejumlah pembeli sedang menawar ikan yang dijual Etha Nini di Pasar Lamahora, Jumat, 9 Mei 2025.
Walau sepi, tampak sejumlah pembeli sedang menawar ikan yang dijual Etha Nini di Pasar Lamahora, Jumat, 9 Mei 2025.

Ia juga meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk berkunjung dan melihat kondisi para penjual di Pasar Lamahora yang kian memprihatinkan. 

Menurutnya, kalau semua prnjual komit berjualan di pasar, maka pembeli juga akan berbelanja di pasar dan pasar menjadi ramai. 

“Kalau kami seperti begini terus, ikan tidak laku laku, bagaimana kami bisa biaya anak sekolah. Jadi tolong pemerintah tertibkan mereka yang jual di jalan-jalan tuh,” tandas Etha Nini. 

Pantauan LembataNews.id, pasar dadakan saat ini banyak berseliweran di sejumlah titik di pinggir jalan. Yang paling ramai di Blok M, mulai dari Toko Eltian sampai di dekat BRI Unit Lewoleba. Saat ini, para penjual ikan dari Pasar TPI dan Pasar Lamahora mulai berjualan di sejumlah titik di sepanjang ruas Jalan Trans Lembata. (Tim LembataNews) 

Previous Post

Damai Tanpa Senjata, Damai yang Rendah Hati dan Gigih Bertahan, Damai yang Berasal dari Allah

Next Post

Inisiatif Kelompok Tani Binaan PLN UIP Nusra: Poco Leok Menuju Lumbung Sayur

Next Post
Pengembangan sayuran oleh kelompok tani binaan PT PLN (Persero) IIP Nusra di Desa Poco Leok, Manggarai.

Inisiatif Kelompok Tani Binaan PLN UIP Nusra: Poco Leok Menuju Lumbung Sayur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Paket Tunas didampingi pimpinan Partai NasDem dan PAN saat mendaftar di KPU Lembata, Kamis, 29 Agustus 2024.

Kanis Tuaq: Andalkan Sektor Pertanian tanpa Mengabaikan Sektor Lain

2 tahun ago
PT PLN IUP Nusra menanam 30.000 pohon pada lahan seluas 66 hektare di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKM) Unter Gadung, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Manni.

PLN Tanam 30.000 Pohon, Perkuat Rehabilitasi DAS Manni di Sumbawa

4 bulan ago
Peserta karnaval budaya dalam rangka Festival Uyelewun memasuki lapangan Desa Hoelea 1, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Senin, 5 Agustus 2024 sore.

Awali Festival Uyelewun, Ribuan Peserta Karnaval Budaya Padati Desa Hoelea, Lembata

2 tahun ago
Leye atau dalam bahasa Jaa disebut Jali jali merupakan salah satu pangan lokal yang terancam punah. Leye di wilayah Kedang merupakan salah satu pangan lokal yang masih dipertahankan berkat tradisi adat masyarakat setempat terkhusus di Desa Hoelea 1 dan Hoelea 2, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Leye, Sejarah dan Peradaban Masyarakat Kedang

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In