Rabu, April 1, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Kisah Haru Adik Kandung Paus Fransiskus: Maria Elena Bergoglioo

LembataNews by LembataNews
April 25, 2025
in Headline, Humaniora
0
Adik Kandung Paus Fransiskus: Maria Elena Bergoglioo

Maria Elena Bergoglioo, Adik kandung Paus Fransiskus.

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BUENOS AIRES – KETIKA Jorge Mario Bergoglio terpilih sebagai Paus Fransiskus pada tahun 2013, dunia tercengang—tetapi mungkin tak seorang pun lebih tercengang daripada adik perempuannya, María Elena Bergoglio.

Sebagai satu-satunya saudara kandung yang masih hidup dari paus yang baru terpilih, reaksi María Elena sangat personal sekaligus sangat manusiawi.

Related posts

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

Maret 31, 2026
Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Kanis Tuaq Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Maret 31, 2026

Pada saat konklaf, María Elena tengah sibuk dengan rutinitas hariannya di Buenos Aires. Ia mengenang, “Saya sedang mencuci piring ketika mendengar ‘Habemus Papam’ (Pengumuman resmi Vatikan tentang terpilihnya paus baru; habemus papam berarti: kita sudah punya paus baru).

Saya duduk di depan televisi, tidak pernah membayangkan bahwa itu adalah saudara laki-laki saya.

Ia telah mengatakan kepada saya sebelum pergi, ‘Chau nena, hablamos a la vuelta’ (‘Sampai jumpa nena, kita bicara nanti saat aku kembali’).

Ketika ia melihat saudaranya melangkah ke balkon Basilika Santo Petrus, ia yg diliputi emosi, mengenang momen itu dan berkata, “Saya mulai menangis dan tak bisa berhenti; emosi menguasai saya.”

Meskipun usianya dua belas tahun lebih muda dari kakaknya, perbedaan usia tersebut tidak menghalangi hubungan dekat mereka. Mereka memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat, yang terpupuk selama bertahun-tahun.

Namun, kenaikan jabatannya menjadi paus membawa dinamika baru. María Elena mengakui bahwa ia telah berdoa agar ia tidak terpilih sebagai paus, karena ia memahami tanggung jawab dan perubahan besar yang akan terjadi dalam kehidupan keluarga dan hubungan mereka. 

Pada tahun-tahun setelah keterpilihannya, María Elena tidak menonjolkan diri, memilih untuk tidak muncul di depan publik.

Ia melanjutkan hidupnya di Argentina, menghargai kenangan dan percakapan pribadi yang ia lakukan dengan kakaknya. 

Ketika Paus Fransiskus mulai melaksanakan peran dan tugas globalnya, María Elena mendukungnya dari jauh, bangga namun menyadari pengorbanan pribadi yang harus dilakukan kakaknya itu dalam jabatannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, kesehatan María Elena menurun. Sayangnya, karena kesehatannya itu dan terutama karena protokol dan tuntutan kepausan, maria tidak dapat bertemu kembali secara langsung sebelum sang kakak meninggal.

Keinginan yang tidak terpenuhi untuk sebuah pelukan terkahir dan kehangatan kekeluargaan menggarisbawahi pengorbanan paus fransiskus maupun keluarga paling dekatnya. 

Kisah María Elena ini menyegarkan ingatan kita tentang keluarga-keluarga katolik yang mempersembahkan putra-putrinya kepada gereja dan pelayanan. Keluarga-keluarga yg merelakan kebersamaan, keakraban dan kehangatan keluarga, mengingat tugas mulia yang ditaruh pada pundak putra/putrinya tercinta. 

Kalau anda melihat suster, kalau anda melihat bruder, kalau anda melihat pastor, kalau anda melihat uskup, kalau anda melihat pelayan pastoral, berdoalah bagi mereka juga bagi keluarga mereka yang sering menanggung rindu dan pilu di rumah.

Dan untuk sekarang ini juga, berdoalah untuk María Elena. Seperti dilaporkan, ia baru saja tiba di Vatikan.

Sc. Father Troy 

#RIP

#pausfransiskus

Previous Post

Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

Next Post

Wujudkan Sinergi Informasi Publik yang Cerdas dan Membangun, Pemkab Lembata Jalin Kerja Sama dengan RRI

Next Post
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dan Kepala RRI Ende memegang plakat MoU usai penandatanganan kerja sama Penyiaran di kantor Bupati Flores Timur, Jumat 25 April 2025.

Wujudkan Sinergi Informasi Publik yang Cerdas dan Membangun, Pemkab Lembata Jalin Kerja Sama dengan RRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng saat memaparkan materi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dihadapan peserta sosialisasi di Ballroom Olimpic Resto, Lewoleba, Kamis, 13 Maret 2025.

Melki Mekeng Sebut Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Penting, Khawatir Anak-anak Kehilangan Ideologi

1 tahun ago
Momen Paus Fransiskus cium tangan Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar pada Kamis (5/9). Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Sepatu Sang Gembala

11 bulan ago
Kanis-Nasir, calon bupati dan wakil bupati Paket Tunas ditandu warga Desa Kelikur saat hadir dalam penutupan kampanye tatap muka di Desa Kelikur, Kecamatan Buyasuri, Rabu, 13 November 2024.

Kampanye Akbar di Wulenluo, Paket Tunas Kerahkan 10 Ribu Pendukung dari Kedang ke Lewoleba

1 tahun ago
Donatus Boli Ladjar, Staf Ahli Bupati membacakan sambutan Bupati Lembata P Kanisius Tuaq saat membuka Festival Tanah Mean 2025 di permukiman Tanah Merah, Jumat, 7 November 2025.

Buka Festival Tanah Mean 2025, Bupati Kanis Tuaq Apresiasi LSM Barakat dan IDEP

5 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In