Sabtu, Mei 16, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Polres Lembata Proses Kasus Penganiayaan Guru SMAN 1 Nubatukan oleh Orang Tua Murid

LembataNews by LembataNews
Maret 10, 2024
in Headline, Hukrim
0
Polres Lembata Proses Kasus Penganiayaan Guru SMAN 1 Nubatukan oleh Orang Tua Murid

Ilustrasi penganiayaan

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – Polres Lembata memastikan tetap memproses kasus penganiyaan guru di SMAN 1 Nubatukan.

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Lembata, AKP I Wayan Pasek Sujana, saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Sabtu, 9 Maret 2024.

Related posts

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

Mei 7, 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Serahkan Bantuan Seragam Sekolah, Ziarah ke Makam Tokoh Pendidik, dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Buyasuri

Bupati dan Wakil Bupati Lembata Serahkan Bantuan Seragam Sekolah, Ziarah ke Makam Tokoh Pendidik, dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Buyasuri

Mei 6, 2026

“Sementara berproses,” kata Sujana saat dihubungi POS-KUPANG.COM.

Kasus yang mencoreng harkat dan martabat guru di Lembata kembali terjadi. Salah satu orangtua murid dan seorang anaknya diduga menganiaya Damianus Dolu, guru SMAN 1 Nubatukan di dalam ruang kelas, pada Senin, 19 Februari 2024 yang lalu.

Penganiayaan tersebut dilakukan di dalam ruang kelas XI SMAN 1 Nubatukan saat masih dilakukan pembelajaran dengan para siswa saat jam pelajaran.

Damianus Dolu langsung melapor kejadian penganiayaan ini di Polres Lembata.

Kepada POS-KUPANG.COM, Damianus menceritakan kronologi kejadian. Pada hari naas itu, dirinya sedang menjalankan tugas belajar mengajar seperti biasa.

“Setelah mengecek kehadiran siswa, saya langsung mengkonfirmasi kelengkapan catatan, dan saat itu siswa-siswa sudah dibagi dalam kelompok,” katanya saat dihubungi Sabtu, 9 Maret 2024.

Damianus pun bertanya pada seorang siswi berinisial PAN, “Ade, minggu lalu katanya catatan sudah lengkap tetapi alasan lupa di rumah, kenapa hari ini masih catat?”.

Siswi tersebut mengelak sembari bersungut-sungut dengan mulut komat kamit.

Guru honor itu pun mengabaikan perilaku siswi tersebut dan bergerak menuju ke kelompok lain. Namun, pada saat dia mau melangkah ke samping kiri, siswi tersebut dengan nada sinis mengucapkan kalimat, “Sante sa ka, Pa?”

Damianus pun langsung refleks menepuk bahu kiri siswi tersebut, sambil menegur, “Ade jaga sikap, kita dua umur tidak sama, guru tegur saja kamu jawab seperti ini, apalagi orang tua.”

Di saat yang sama, guru yang berasal dari Kedang ini melihat tulisan nama siswi tersebut tertera di bagian pundak kiri baju menggunakan pulpen tinta biru.

Dia langsung menegur, “Itu buktinya, perempuan tulis nama di pundak baju menunjukkan sikap kurang bagus.”

Dia pun langsung balik ke meja guru untuk mencatat perilaku sikap yang dilakukan oleh siswi tersebut.

Selanjutnya, dia melakukan proses pembelajaran seperti biasanya dan siswi itu langsung keluar dari ruang kelas tanpa ijin.

Damianus pun mengabaikannya dan terus melakukan proses pembelajaran. Siswi tersebut masuk lagi ke dalam kelas, mengambil tas dan keluar ruang kelas lagi tanpa ijin.

Sesampainya di pintu keluar, bapak dan saudara dari siswi ini langsung masuk ke dalam kelas dan memaki-maki Damianus.

“Bapaknya pun langsung menuju ke arah saya sambil berteriak. Dia menyodorkan tangan kanannya, saya pun ikut memberi tangan untuk berjabat tangan namun bapaknya langsung menarik dan memutar tangan kanan saya dan saya pun berusaha untuk menarik tangan kembali dari genggaman bapaknya,” urainya.

Tiba-tiba, kata Damianus, kakak laki-laki dari PAN langsung naik di atas meja dan menendang dada sang guru. Dia terhempas ke belakang.

“Pada saat itu saya berusaha untuk menghindar ke arah kanan bagian deretan meja bagian belakang, namun kakaknya kejar, langsung menarik baju dan menghantam di bagian belakang menggunakan tangan kanannya,” tandasnya.

Situasi kelas pun menjadi tegang. Para siswa yang lain histeris dan ketakutan.

Menurut Damianus, ada siswa yang berusaha melerai penganiayaan tersebut. Namun bapak dan kakak dari PAN terus mengejar korban sampai di depan halaman sekolah. Di sana, Damianus masih juga dianiaya.

Damianus sudah membuat laporan polisi dan kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. (LN/001)

Previous Post

Relawan Penyu dari Republik Ceko Kunjungi Lokasi Penetasan Penyu di Nilanapo Lembata

Next Post

Wajah Kekinian dan Semangat Baru Paroki Santo Antonius Padua Kalikasa

Next Post
Wajah Kekinian dan Semangat Baru Paroki Santo Antonius Padua Kalikasa

Wajah Kekinian dan Semangat Baru Paroki Santo Antonius Padua Kalikasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Forum Peduli Persebata Buka Donasi, Hari Ketiga Dana Masuk Capai Rp17,9 Juta untuk Kebutuhan Mendesak Tim

5 bulan ago
Sekretaris DPC PKB Lembata Wilhelmus Patal Kedang membacakan pernyataan dukungan kepada Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar diikuti jajaran pengurus di sekretariat DPC PKB Lembata, Rabu, 14 Agustus 2024.

Jelang Muktamar Bali, PKB Lembata Segera Lapor Kasus Pencemaran Nama Baik Ketum PKB dan Beri Dukungan kepada Cak Imin

2 tahun ago
Paus Fransiskus terlihat sempat memberhentikan mobil yang ia kendarai untuk memberkati seorang ibu hamil yang menunggu kedatangannya di jalanan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Momen Haru Ibu Hamil Cegat Paus Fransiskus Minta Berkati Calon Bayi

2 tahun ago
Warga gotong royong mengangkat sepeda motor yang melintas di ruas jalan yang tertimbun material longsor di Desa Liwulagang, Kecamatan Nagawutun, Selasa, 2 April 2024 malam.

Longsor di Liwulagang Tutup Akses Warga ke Lewoleba

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Verry Klau, Sosok di Balik Lagu Viral “Veronika”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In