LEWOLEBA – BUPATI Lembata P Kanisius Tuaq, melaksanakan rangkaian Safari Paskah di wilayah Kedang sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah, gereja, dan masyarakat dalam semangat perayaan Paskah.
Kegiatan tersebut berlangsung secara berurutan, dimulai pada 2 april 2026 atau hari Kamis Putih di Gereja Santa Elizabeth Buriwutung, dilanjutkan Jumat Agung di Gereja Salib Suci Hoelea, kemudian Malam Paskah di Gereja Santo Fransiskus Balauring, dan ditutup pada Minggu Paskah di Gereja Leudawan, Desa Roho, 5 april 2026
Dalam setiap kesempatan, Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan Gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Ia juga mengajak seluruh umat untuk terus menjaga toleransi, persatuan, dan kebersamaan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Visi pembangunan daerah, yakni Nelayan, Tani, dan Ternak, sejalan dengan program pemberdayaan umat yang dijalankan oleh Keuskupan Larantuka. Karena itu, kolaborasi ini harus terus diperkuat,” ujar Bupati.
Secara khusus, pada kunjungannya dalam perayaan Malam Paskah di Gereja Santo Fransiskus Balauring, Bupati menyampaikan harapan kepada Pastor Paroki agar terus membangun kebersamaan umat, mengingat paroki tersebut masih tergolong baru.




Bupati menegaskan bahwa meskipun paroki tersebut masih kecil, namun harus terus ditata dan dikembangkan dengan baik. “Paroki ini memang masih kecil, tetapi harus dibuat indah. Kebersamaan umat harus terus dirawat agar gereja ini dapat tumbuh dan berkembang dengan kuat,” ungkapnya.
Selain pesan spiritual dan sosial, Bupati juga menekankan pentingnya kesadaran ekonomi masyarakat. Ia mengajak umat untuk mengurangi beban biaya dalam urusan sosial yang berlebihan, serta lebih bijak dalam mengelola pengeluaran keluarga.
Bupati juga mengingatkan pentingnya penyesuaian kalender musim tanam agar tidak terganggu oleh berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Menurutnya, keseimbangan antara aktivitas sosial, kehidupan iman, dan produktivitas ekonomi harus dijaga secara bijaksana.
Lebih lanjut, masyarakat diajak untuk mendukung dan mempersiapkan diri menyambut pesta sambut serentak pada Agustus 2026, yang diharapkan menjadi momentum penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Safari Paskah ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai iman, persaudaraan, dan gotong royong dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Lembata.
(*/Tim LembataNews)








