LEMBATA – BUPATI Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, menerima audiensi pegawai CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kabupaten Lembata yang telah menyelesaikan Latihan Dasar (Latsar CPNS 2025). Pertemuan berlangsung di ruang rapat Bupati dalam suasana dialog interaktif.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pegawai CPNS yang akan menjadi tenaga baru dalam memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan di Kabupaten Lembata. Ia menegaskan bahwa kehadiran pegawai CPNS diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Bupati Kanisius Tuaq juga menanyakan sejumlah posisi jabatan fungsional yang akan diemban para pegawai CPNS. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang selaras dengan ritme musim tanam sehingga program pertanian dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Ketika sudah masuk dalam pemerintahan, harus ditanamkan dalam benak bahwa tidak ada pegawai yang kaya. Yang ada adalah bagaimana kita siap mengabdi, melayani, dan membangun masyarakat Lembata,” tegas Bupati.

Ia mendorong para pegawai CPNS untuk memanfaatkan semangat serta kemampuan intelektual yang dimiliki guna menjadi contoh dan sumber pengetahuan bagi para petani di tengah masyarakat. Salah satu fokus utama adalah edukasi terkait peningkatan indeks pertanaman (IP), khususnya pada komoditas jagung, sehingga masa tanam yang sebelumnya hanya sekali dalam setahun dapat ditingkatkan menjadi dua kali panen. Beberapa wilayah juga akan difokuskan untuk pengembangan komoditas tertentu.
Selain itu, Bupati menyampaikan rencana pemberian insentif bagi penyuluh pertanian yang mampu meningkatkan frekuensi masa panen di wilayah binaannya. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Pada sektor peternakan, Bupati menegaskan fokus pengembangan tiga komoditas utama, yakni ayam pedaging, babi, dan sapi. Upaya ini menjadi bagian dari target besar pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Para pegawai CPNS juga diharapkan menjadi perpanjangan tangan dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lembata, yaitu mewujudkan Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing. Pemerintah menargetkan pada tahun 2026 Lembata dapat mandiri dalam produksi ayam pedaging dan pada tahun 2027 mandiri dalam produksi ayam petelur.
Dengan hadirnya tenaga pegawai CPNS baru, Pemerintah Kabupaten Lembata optimistis sektor pertanian dan peternakan akan semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*/Tim LembataNews)








