Rabu, April 1, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kemenko Perekonomian Tegaskan Lembata sebagai Satu-satunya Daerah Bahas Malapari, Menuju Pulau Karbon Dunia

LembataNews by LembataNews
Januari 12, 2026
in Ekbis, Headline, Nasional
0
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq Rapat menghadiri rapat Koordinasi Pembahasan Tanaman Malapari yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 12 Januari 2026.

Bupati Lembata P Kanisius Tuaq Rapat menghadiri rapat Koordinasi Pembahasan Tanaman Malapari yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 12 Januari 2026.

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Lembata kembali mencatatkan posisi strategis di tingkat nasional. Rapat Koordinasi Pembahasan Tanaman Malapari yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 12 Januari 2026, secara khusus mengundang Pemerintah Kabupaten Lembata sebagai perwakilan pemerintah daerah.

Penegasan ini menunjukkan bahwa Lembata telah ditetapkan sebagai fokus utama pengembangan Malapari nasional, sekaligus kandidat kuat Pulau Karbon berbasis komoditas strategis yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Related posts

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

Maret 31, 2026
Serahkan LKPJ 2025, Bupati Lembata Ungkap Capaian Kinerja, Pertumbuhan Ekonomi, dan Penurunan Kemiskinan

Serahkan LKPJ 2025, Bupati Lembata Ungkap Capaian Kinerja, Pertumbuhan Ekonomi, dan Penurunan Kemiskinan

Maret 31, 2026

Dari RPJMD Lembata ke Agenda Nasional

Pemilihan Lembata sebagai satu-satunya Pemda yang diundang tidak terlepas dari keberanian dan konsistensi daerah dalam menempatkan Malapari sebagai komoditas unggulan dalam RPJMD Kabupaten Lembata Tahun 2025–2029, mengaitkan pembangunan ekonomi dengan agenda penurunan emisi karbon, menyiapkan ekosistem investasi hijau berbasis kepulauan.

Kemenko Perekonomian menilai bahwa konsep Pulau Karbon Lembata sejalan dengan arah kebijakan nasional tentang transisi energi, ekonomi hijau, pembangunan rendah karbon dan ketahanan energi dan iklim.

Komitmen ini diperkuat dengan langkah konkret seperti pada 29 Desember 2025, Pemkab Lembata menandatangani MoU dengan PT Natural Bali dengan target pengembangan ± 5.000 hektare Malapari. Selain itu PT Lembata Hira Sejahteraemargetkan 1 juta pohon Malapari dan telah melakukan penjajakan potensi Lembata sejak tahun 2023.

“Fakta ini menegaskan bahwa Lembata tidak sedang memulai dari nol, tetapi telah berada pada fase implementasi dan penguatan,” kata Bupati Kanis Tuaq.

Rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian membuka ruang sinkronisasi kebijakan lintas kementerian/lembaga, kepastian regulasi bagi investor, skema pembiayaan hijau, dan pelibatan masyarakat sebagai mitra utama.

Bupati Lembata P Kanisius Tuaq bersama Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan dan Pariwisata Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian RI Dida Gardera.
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq bersama Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan dan Pariwisata Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian RI Dida Gardera.

Pemerintah Kabupaten Lembata, terang Bupati, menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi daerah percontohan nasional pengembangan Malapari dan ekonomi karbon.

“Diundangnya hanya Pemda Lembata oleh Kemenko Perekonomian adalah pengakuan sekaligus tanggung jawab. Lembata siap menjadi contoh daerah kepulauan membangun ekonomi hijau yang berdaulat dan berkelanjutan,” tegas Bupati Kanis Tuaq.

Langkah ini adalah pesan kuat bahwa Lembata diperhitungkan di tingkat nasional. Selain itu, arah pembangunan daerah berada di jalur yang benar, masyarakat Lembata adalah bagian dari agenda global perubahan iklim dan energi bersih, serta Lembata tidak lagi berada di pinggiran, tetapi berada di pusat pembicaraan masa depan hijau Indonesia. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Pemkab Lembata Bangun Rumah Walet Bukit Cinta, Beri Nilai Tambah untuk Daerah

Next Post

Jonathan, Kura-kura yang Hidup Hampir 2 Abad

Next Post

Jonathan, Kura-kura yang Hidup Hampir 2 Abad

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Asisten Administrasi (Asisten 3) Sekda Lembata Yohanes Berchamans Dai melantik pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata pada Rabu, 4 Februari 2026 di aula Palm Indah Hotel Lewoleba.

Jaringan Muro Kabupaten Lembata Terbentuk, Kolaborasi Konservasi Laut Berbasis Adat dengan Peran Sentral Kaum Muda

2 bulan ago
Salah satu ketua kelompok nelayan penerima bantuan coolbox aspirasi Bunda Julie Sutrisno Laiskodat menandatangani berita acara serah Terima bantuan disaksikan Kabid Penguatan Kapasitas Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Flores Timur.

Julie Laiskodat kembali Bantu Mesin Ketinting dan Coolbox untuk Nelayan di Flores Timur

1 tahun ago
Di samping kibaran Sang Merah Putih, petugas PLN bersiaga penuh mengamankan pasokan listrik, bukan hanya sekadar tugas, namun bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pasokan Listrik PLN Andal, Rangkaian Peringatan HUT RI Berlangsung Khidmat dan Meriah

8 bulan ago
PKB dan PDIP Tengah menjajaki peluang koalisi partai.

Membaca Peta Koalisi Pilkada Lembata 2024

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In