Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Terima Bantuan Hand Traktor dari Pemda Lembata, Petani Waikomo Mampu Naikkan Produksi

LembataNews by LembataNews
Januari 9, 2026
in Ekbis, Humaniora
0
Kelompok Tani Belangor, Waikomo yang menerima bantuan hand traktor dari Pemda Lembata tengah memanfaatkan untuk membacakan lahan sawah di persawahan Waikomo, Rabu, 7 Januari 2026. 

Kelompok Tani Belangor, Waikomo yang menerima bantuan hand traktor dari Pemda Lembata tengah memanfaatkan untuk membacakan lahan sawah di persawahan Waikomo, Rabu, 7 Januari 2026. 

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – BANTUAN alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit hand traktor dari Pemerintah Kabupaten Lembata pada 2025, terbukti berdampak langsung pada peningkatan produksi padi petani di wilayah lahan basah Waikomo.

Produksi padi salah seorang anggota Kelompok Tani Sawah Belangor meningkat dari rata-rata 2 ton menjadi 2,5 ton dalam sekali panen.

Related posts

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Februari 2, 2026
Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026

Peningkatan tersebut disampaikan Ketua Kelompok Tani Belangor, Dominikus Emi Lampo, saat ditemui di lokasi persawahan Waikomo, Rabu, 7 Januari 2026. 

Menurut dia, hand traktor yang diterima kelompoknya secara signifikan mempercepat proses pengolahan lahan dan menekan biaya produksi.

“Sebelumnya, tanpa alat, membajak sawah bisa memakan waktu tiga hingga empat hari. Sekarang, dengan hand traktor, lahan siap tanam hanya dalam hitungan jam. Lebih cepat, hemat tenaga, dan jauh lebih efisien,” kata Dominikus.

Dominikus mengelola lahan sawah seluas sekitar 5,4 hektar. Dari luasan tersebut, ia mampu menghasilkan panen padi sebanyak 2,5 ton per musim tanam. 

Varietas padi yang ditanam saat ini adalah Padi Pertiwi. Ia menilai peningkatan hasil panen tersebut tidak terlepas dari kehadiran alsintan bantuan pemerintah daerah.

Selain berdampak pada produktivitas, bantuan hand traktor juga menurunkan biaya operasional pengolahan lahan. Jika sebelumnya biaya pengolahan tanah mencapai sekitar Rp1 juta per musim tanam, kini dapat ditekan hingga sekitar Rp600 ribu. 

Efisiensi waktu olah tanah juga memungkinkan petani menanam lebih cepat, sehingga berpengaruh pada hasil panen secara keseluruhan.

Dominikus menjelaskan, hasil panen padi tersebut sebagian digunakan untuk konsumsi keluarga dan sebagian lainnya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. 

Ke depan, Kelompok Tani Belangor menargetkan dapat melakukan tiga kali panen dalam setahun, sejalan dengan program Bupati Lembata, satu tahun tiga kali tanam.

Saat ini, petani di persawahan Waikomo umumnya baru mampu menanam padi dua kali dalam setahun. 

Menurut Dominikus, target tiga kali tanam baru dapat tercapai apabila ditunjang perbaikan sistem irigasi serta adanya kesepakatan antara pengurus Perhimpunan Petani Pemakai Air (P3A) dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam pengaturan jadwal distribusi air.

Kelompok Tani Belangor sendiri memiliki 30 anggota, dengan 16 orang di antaranya masih aktif mengelola lahan. Atas nama kelompok, Dominikus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lembata, khususnya Bupati P. Kanisius Tuaq, atas bantuan alsintan tersebut.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Produksi meningkat dan kerja menjadi lebih ringan. Kami berharap ke depan pemerintah tetap memperhatikan kebutuhan petani, terutama ketersediaan pupuk dan benih padi varietas unggul,” ungkap Dominikus.

Meski mengalami peningkatan, Dominikus mengakui produktivitas padi sebesar 2,5 ton per musim tanam tersebut masih jauh dari potensi ideal

Menurut dia, bantuan alsintan baru menjawab persoalan pengolahan lahan, sementara kebutuhan benih masih sepenuhnya dipenuhi secara swadaya oleh petani dengan varietas lokal. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor pembatas peningkatan hasil panen secara signifikan.

Karena itu, Dominikus mendorong Pemerintah Kabupaten Lembata untuk mulai memikirkan pengembangan penangkaran benih padi di tingkat daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin ketersediaan benih unggul yang terjangkau dan sesuai dengan kondisi agroekologi setempat.

“Kalau benihnya sudah unggul dan tersedia, produktivitas petani pasti bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menilai, penguatan sektor perbenihan akan menjadi faktor kunci dalam menyukseskan program prioritas unggulan Nelayan Tani Ternak (NTT) yang saat ini gencar dicanangkan Pemerintah Kabupaten Lembata.

Dengan dukungan alsintan, irigasi yang memadai, serta benih unggul yang terjamin, target peningkatan produksi dan intensitas tanam petani diyakini akan lebih mudah tercapai. (*/Tim LembataNews)

Previous Post

Kunjungi Kandang Penggembalaan Waowala, Bupati Kanis Tuaq Harapkan Tidak Mubazir

Next Post

Bupati Lembata Tinjau Kandang Penampungan ternak Babi, Siap Fasilitasi Pemasaran hingga Timor Leste

Next Post
Bupati Lembata P Kanisius Tuaq meninjau langsung lokasi penampungan ternak babi di Wangatoa Atas, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Jumat, 9 Januari 2025.

Bupati Lembata Tinjau Kandang Penampungan ternak Babi, Siap Fasilitasi Pemasaran hingga Timor Leste

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Jonathan, Kura-kura yang Hidup Hampir 2 Abad

3 minggu ago
Shin Tae Yong, pelatih Timnas Indonesia U-23 yang sukses mengantar Timnas Indonesia lolos ke babak semi final Piala Asia U-23 2024 Qatar.

Aksi Berkelas STY, Hibur Pemain Korea Selatan yang Menangis

2 tahun ago
Rihanna ungkap kerinduan kepang rambut anaknya.

Rihanna Punya Impian Terpendam, Kepang Rambut Putranya

2 tahun ago
PLN UIP Nusra Ambil Bagian Strategis dalam Penandatanganan MoU KR-BNN

PLN UIP Nusra Ambil Bagian Strategis dalam Penandatanganan MoU KR-BNN

6 hari ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In