Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Dunia

Paus Benedictus XV: Semoga Senjata Api Menjadi Hening Menjelang Malam ketika Para Malaikat Bernyanyi

LembataNews by LembataNews
Desember 23, 2025
in Dunia, Headline, Humaniora, Polkam
0
Gencatan senjata di malam Natal saat perang Dunia I yang diinisiasi Paus Benedictus XV.

Gencatan senjata di malam Natal saat perang Dunia I yang diinisiasi Paus Benedictus XV.

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HARI Natal tahun 1914, ketika memasuki tahun pertama Perang Dunia I. Pada tanggal 25 Desember 1914, tentara Blok Sekutu dan Blok Sentral memutuskan untuk melakukan gencatan senjata ‘sejenak’ dan saling beryanyi dan makan bersama untuk merayakan Natal di medan perang

Sosok di balik momen perdamaian itu adalah Paus Benediktus XV yang baru saja menjabat setelah perang pecah di musim panas 1914. Pada 7 Desember, Paus mengirimkan permintaan kepada para pemimpin Eropa.

Related posts

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Februari 2, 2026
Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026

“Semoga senjata api menjadi hening setidaknya menjelang malam ketika para malaikat bernyanyi (malam Natal),” demikian permohonan Paus Benediktus.

Perdamaian pun terjadi di front Ypres, Belgia. Kejadian ini dikenal sebagai Christmas Truce (Gencatan Senjata Natal).

Sejatinya, para komandan dan petinggi dari kedua belah pihak tidak tertarik dengan gencatan senjata saat itu, tetapi para prajurit dari kedua belah kubu mengambil inisiatif sendiri.

Pada tanggal 23 Desember, para tentara Jerman mulai memajang pohon-pohon Natal di luar parit mereka. Kaisar William II mengirim Tannenbäume (pohon Natal).

Tidak sampai di situ, para tentara Jerman bernyanyi lagu natal seperti Stille Nact. Seakan tak mau ketinggalan, para prajurit tentara sekutu ikutan menyanyi lagu-lagu Natal.

Pada malam Natal saat itu, beberapa perwira tingkat bawah dari pihak Inggris memberi perintah agar tidak ada penembakan terjadi, kecuali ditembak lebih dahulu.

Kebijakan ini dikenal dengan nama “live and let live” (hidup dan biarkan hidup).

Saat tiba Hari Natal pada tanggal 25 Desember, para prajurit Jerman keluar dari parit-parit mereka sembari melambaikan tangan untuk menunjukan jika mereka tak ada niat untuk perang (setidaknya saat Hari Natal itu).

Keduanya pun saling berpapasan, mengobrol, bertukar hadiah, dan bahkan bermain sepak bola bersama.

Keajaiban Natal mengubah peperangan jadi pesta damai karena Kristus Sang Penyelamat telah lahir. (Sumber Aku Katolik/Tim LembataNews)

#perangdunia #natal #christmas

Previous Post

Tinjau Kerusakan Dermaga Feri Waijarang, Wabup Muhamad Nasir Dorong Percepatan Perbaikan

Next Post

Jose Antonio Cant, Presiden Chile yang Terpilih di Tengah Novena Natal

Next Post
Presiden Chili

Jose Antonio Cant, Presiden Chile yang Terpilih di Tengah Novena Natal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Kanis-Nasir, calon bupati dan wakil bupati Paket Tunas ditandu warga Desa Kelikur saat hadir dalam penutupan kampanye tatap muka di Desa Kelikur, Kecamatan Buyasuri, Rabu, 13 November 2024.

Paket Tunas Kuasai Perolehan Suara di Kedang dan Nubatukan

1 tahun ago
Calon presiden terpilih Prabowo Subianto melempar kode akan memberikan kursi lebih banyak kepada PAN di kabinet (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)

Sinyal Prabowo Beri Kursi di Kabinet ke PAN Lebih Banyak

2 tahun ago
Ribuan warga berdemo di jalanan Kota Tel Aviv

Unjuk Rasa Besar Guncang Tel Aviv Israel Tuntut Netanyahu Mundur

2 tahun ago
Elias Kailuli Making, Sekretaris Aldiras Lembata

Elias Making: Plagiat dan Mencuri, Beda Konteks, Sama Rasa

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In