LEWOLEBA – ANGGOTA MPR RI dari Fraksi Partai NasDem Julie Sutrisno Laiskodat kembali menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di aula Gedung Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Gorys Keraf Lembata, Rabu 17 Desember 2025. Sosialisasi 4 Pilar ini menghadirkan pembicara utama Anselmus Asan Ola, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.
Ansel Bahi, sapaan akrab Anselmus Asan Ola dalam paparannya mengatakan, Pancasila dalam perspektif budaya Lamaholot juga ada. Nilai-nilai nya ada di situ. Omong soal Pancasila, lanjutnya, saat menulis disertasi soal budaya, sempat ditanyakan dan sampaikan bahwa sebelum Pancasila itu hadir, dalam budaya Lamaholot sudah mengenalnya, dengan tuturan budaya dan tradisi Lamaholot.
Konsep Pancasila dalam Budaya Lamaholot untuk sila I, ada Lera Wulan tana ekan, sila kedua Kaka Diken Ari Sare , sila ketiga taan tou, satu tubuh dengan berbagai aneka ragam, aspek budaya ada Kedang dan Lamaholot, etnis semua suku di Indonesia ada
Sila keempat, punya tempat musyawarah koker bale, ebang, tempat orang tua dulu membicarakan apa yg dibuat besok.
“Siapa buat apa, kapan dibuat. Sepakat dulu baru laksanakan. Musyawarah asli itu ada,” kata Ansel Bahi.
Sementara sila kelima, kegiatan sare dame, menjaga keutuhan Indonesia jadi tanggung jawab bersama.
“Saya coba mengerucutkan 4 pilar kebangsaan dalam budaya Lamaholot sebab budaya Lamaholot mulai ditinggalkan karena dampak dari globalisasi yang mengakibatkan generasi muda terpapar berbagai dampak negatif dan lupa diri sebagai orang Lembata,” ungkapnya

Dalam pemaparannya, Ansel Bahi menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia menambahkan, 4 pilar penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menguatkan identitas bangsa, menjaga kedaulatan dan integritas wilayah, mewujudkan keadilan dan kemakmuran, dan menghadapi tantangan nasional
“Sementara kalau NKRI itu mulai dari persatuan kita dengan manusia dengan alam semesta, Lera Wulan Tanah Ekan, persatuan antara manusia dengan manusia atau Kakan Dike Arin Sare”, kata Mantan Kadis Pendidikan Lembata.
Ansel Ola juga mengajak masyarakat untuk menjadi agen dalam menyebarkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekitar.
“Kalau kita bisa teruskan kepada masyarakat lainnya, itu lebih baik. Kita bisa menjadi perantara dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan ini, bukan hanya sebagai penerima informasi,” tambahnya.
Empat Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang- undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Wakil Bupati Lembata Muhammad Nasir dalam sambutannya mewakili anggota MPR RI Julie Sutrisno Laiskodat menegaskan 4 Pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa, merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Karena itu, 4 Pilar ini bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah dinamika global, kata Wabup Nasir, perkembangan teknologi informasi, serta tantangan ideologi yang semakin kompleks, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai 4 Pilar menjadi sangat penting.
Menurutnya, sosialisasi ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan upaya strategis untuk meneguhkan kembali jati diri bangsa, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menanamkan nilai kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Saya berharap, melalui sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini, semakin menguatkan kesadaran kolektif untuk menjaga keutuhan NKRI, memperkuat toleransi dalam keberagaman, serta membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” kata Wabup Muhamad Nasir.
Kepada seluruh peserta, Wabup Lembata Muhammad Nasir mengharapkan materi yang disampaikan ditangkap baik karena bagian simbol bangun keutuhan bangsa dan negara yang dicintai bersama
membangun dan membawa perubahan untuk Lembata.
Dalam Kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat juga memberikan bantuan alat tangkap ikan sebanyak 150 unit, mesin tempel 15 PK 10 unit, mesin kapal ikan Diesel 30 pk, sest Freezer 4 unit, dan tenda lapak 15 unit.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir bersama Ketua DPD Partai NasDem Lembata Yuni Damayanti, dan Minarni, Staf Ahli anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat. (Tim LembataNews)








