Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

“AIR MATA DI BALIK LAMPU MARILONGA”

LembataNews by LembataNews
Desember 3, 2025
in Headline, Humaniora, Sport
0
Almarhum Marsel Petugas, Mantan Bupati Ende

Almarhum Marsel Petugas, Mantan Bupati Ende

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KISAH Sang Kapten yang Membangun Stadion Demi Masa Depan, Bukan Demi Nama

Ada cerita yang lahir dari ruang rapat, dan ada cerita yang lahir dari ruang hati. Kisah yang diceritakan kae Gusti Sigasare tentang almarhum Ir. Marselinus Petu, Sang Kapten Stadion Marilonga : sebuah kisah yang tidak dibangun oleh beton dan besi, tetapi oleh luka masa kecil, mimpi yang membara, dan cinta kepada tanah sendiri.

Related posts

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Februari 2, 2026
Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026

Ketika Renovasi Stadion Menjadi Renovasi Martabat

Sekitar tahun 2015, setelah ETMC Maumere, Ende ditunjuk sebagai tuan rumah ETMC 2017. Momentum itu menjadi titik balik. Pemda mulai merancang renovasi Stadion Marilonga, dan sang arsitek utama bukanlah teknisi atau kontraktor—melainkan bupatinya sendiri: alm. Marsel Petu.

Tribun ekonomi diperluas hingga mampu menampung lebih dari 5.000 orang. Rumput direncanakan ulang, lampu stadion dipersiapkan, dan wajah Marilonga dipoles hingga tampil seperti “seorang pria tampan dan gagah”, begitu kata kae Gusti.

Namun, alasan di balik renovasi itu jauh lebih dalam daripada sekadar menyambut turnamen.

Alasan itu bermula dari seorang anak kecil di lapangan berkerikil, puluhan tahun lalu.

—

KISAH YANG DIUNGKAPKAN SORANG SAHABAT

Dalam perjumpaan di Kupang, dengan gaya khasnya, almarhum Marsel berkata kepada kae Gusti:

> “Gusti e… sejak saya kecil sampe jadi bupati ni… main bola di Ende ni selalu model begini. Rumput ndak ada. Kalau mau main, panggil tangki siram. Kick-off jam 2, jam 5 wasit sudah tiup… gelap. Pemain kita kuat e…”

Kalimat itu bukan keluhan. Itu luka lama yang masih membekas.

Ia tahu persis sensasinya jatuh di lapangan kerikil—bukan hanya sakit di kulit, tapi sakit di mimpi.

Ia tahu betul bagaimana keterbatasan membuat talenta besar terlihat kecil.

Ia tahu bahwa sepakbola NTT punya skill, tapi tidak punya panggung.

Maka ia berkata dengan tekad yang tak bisa ditawar:

“Saya tidak mau lagi anak-anak kita main seperti jaman kita dulu. Saya akan ganti rumput. Saya pasang lampu. Saya mau mereka main malam.”

Saya mau rubah sepakbola NTT mulai dari Ende.”

Dan saat kae Gusti menjawab “Saya dukung kae”, Marsel hanya menegaskan:

> “Kau cerita suda di orang-orang… El Tari Cup di Ende main malam.”

Itulah janji seorang Kapten.

Janji yang tidak diucapkan di mimbar, tetapi diobrolkan pada sahabat—dan justru itulah yang paling jujur.

—

MALAM KETIKA LAMPU PERTAMA DINYALAKAN

Renovasi selesai. Marilonga berdiri dengan standar yang tak pernah terbayang sebelumnya di NTT.

Pada malam pembukaan ETMC 2017, ketika rombongan gubernur memasuki stadion, ribuan orang berdesakan di pintu. Di tengah hiruk pikuk itu, seorang mama berteriak:

“Pak bupati, kami tidak masuk ni!”

Dan pada saat itu, Kapten Marilonga meneteskan air mata.

Dalam hatinya ia berkata: “Saya bangun stadion ini untuk kamu… tapi kamu tidak bisa masuk. Saya minta maaf.”

Air mata itu bukan milik seorang pejabat—itu air mata dari seorang anak kampung yang ingin semua orang merasakan apa yang dulu ia tidak dapatkan.

Dan kemudian, ketika lampu stadion menyala, terjadi sesuatu yang tak pernah terlupakan:

Gubernur Frans Lebu Raya berdiri. Ia memberi hormat.

Ia memeluk Marsel sambil berkata: “Terima kasih pak bupati… sudah buat stadion ini untuk anak-anak NTT.”

Farry Francis menyusul memberi penghormatan yang sama.

Dan malam itu, Marilonga tidak hanya bersinar—martabat sepakbola NTT terangkat.

—

**Mengapa Kisah Ini Layak Dikenang?**

Karena di tengah dunia yang sering dipenuhi pemimpin yang mengejar popularitas, ada satu pemimpin yang bekerja dalam diam, tetapi hasilnya bergema hingga hari ini.

Karena sepakbola NTT membutuhkan panggung, dan panggung itu dibangun dari keringat, kesadaran masa kecil, dan cinta seorang Kapten kepada generasinya.

Karena warisan terbesar bukan bangunan megah, tetapi kesempatan yang diberikan pada anak-anak untuk bermain di tempat yang layak.

Dan karena momen ketika lampu Marilonga menyala bukan sekadar seremoni—itu adalah pengumuman kepada dunia bahwa NTT tidak lagi bermain dalam gelap.

PENUTUP

Marilonga Adalah Air Mata yang Menjadi Cahaya. Kisah yang diceritakan kae Gusti Sigasare ini bukan nostalgia. Ini adalah bukti bahwa mimpi masa kecil bisa mengubah arah sebuah daerah. Bahwa luka bisa menjadi kekuatan.

Bahwa cinta seorang pemimpin kepada rakyatnya bisa mewujudkan sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri.

Maka biarlah sejarah menulis dengan tinta yang paling cerah: Stadion Marilonga adalah bukti bahwa Kapten Marsel Petu tidak membangun untuk dirinya,tapi untuk masa depan anak-anak NTT.

Dan cahaya lampu yang menyala pada malam itu—adalahlah suara hatinya yang tidak pernah padam. (dikutip dari laman FB Kris Jamrud/Tim LembataNews)

Previous Post

Tinjau Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri, Wabup Nasir Tekankan Kualitas Material dan Standar Teknis

Next Post

Nama Polewali Mandar Masuk dalam Ranperda Inisiatif DPRD, Diduga Ada Upaya Plagiat

Next Post
Nama Kabupaten Polewali Mandar yang muncul di dalam naskah Ranperda Kabupaten Layak Anak yang merupakan Ranperda usul inisiatif DPRD Lembata.

Nama Polewali Mandar Masuk dalam Ranperda Inisiatif DPRD, Diduga Ada Upaya Plagiat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Siapkan Skema Kredit Tanpa Bunga, Bank NTT Fokus Pemberdayaan Ekonomi

2 tahun ago
Suasana keakraban malam pengantar tugas Penjabat Bupati Lembata Paskalis Ola Tapobali dan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Maria Anastasia Bara Baje di halaman rumah jabatan Bupati Lembata, Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Jumat, 31 Mei 2024 malam tadi.

Romo Thomas Labina: Pemimpin Tidak Dilahirkan Tetapi Dibentuk

2 tahun ago
Tim PT PLN (Persero) saat berada di lokasi panas bumi Ulumbu. Proyek pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 akan menerapkan teknologi yang lebih mutakhir dan efisien dalam menghasilkan energi listrik.

Apresiasi Dukungan Pemda, Ditjen EBTKE: Perluasan PLTP Ulumbu Sangat Diperlukan

8 bulan ago

Official, Bali United Recruit Milos Krkotic, Ex-Montenegro National Team Players

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In