Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Program DREAMS Sukses di Waimatan dan Lamawolo, Desa Aulesa Pun Minta Diperhatikan

LembataNews by LembataNews
November 7, 2025
in Humaniora, Travel
0
Dari kiri, Kepala Desa Waimatan Onesimus Sili Betekeneng, Kades Lamawolo Antonius Ngaji, dan Kor Sakeng, pemandu dialog saat testimoni Program DREAMS pada Festival Tanah Mean 2025 di permukiman Tanah Merah Lembata, Jumat, 7 November 2025.

Dari kiri, Kepala Desa Waimatan Onesimus Sili Betekeneng, Kades Lamawolo Antonius Ngaji, dan Kor Sakeng, pemandu dialog saat testimoni Program DREAMS pada Festival Tanah Mean 2025 di permukiman Tanah Merah Lembata, Jumat, 7 November 2025.

0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – PROGRAM DREAMS (Disaster Resilience through Education, Adaptation, and Mitigation Strategies) yang sukses diimplementasikan LSM Barakat dan Yayasan IDEP Selaras Alam Bali di Desa Lamawolo dan Waimatan ternyata mendapat atensi positif desa lainnya. Desa Aulesa melalui Fidelis, Kepala Desanya meminta agar jika program itu masih berlanjut, dapat pula menyasar Desa Aulesa.

Hal itu mengemuka dalam workshop dalam rangkaian Festival Tanah Mean di Permukiman Penyintas Tanah Merah, Lembata, Jumat, 7 November 2025.

Related posts

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Februari 2, 2026
Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026

Pada sesi dialog ini, pemandu kegiatan Kor Sakeng terlebih dahulu mengundang Kepala Desa Waimatan Onesimus Sili Betekeneng dan Kepala Desa Lamawolo Antonius Ngaji menyampaikan testimoni atas program DREAMS yang dilaksanakan Barakat dan IDEP di Tanah Merah.

Seusai menyaksikan film pendek terkait pelaksanaan program DREAMS, Onesimus Sili Betekeneng, Kades Waimatan menjelaskan, Waimatan dan Lamawolo menjadi ruang kolaborasi luar biasa semua pihak yang saling mengisi membangun ketahanan menuju Lembata yang ebih baik.

Barakat dan IDEP, urainya, menitipkan kisah kasih di Lamawolo dan Waimatan. Bence (Benediktus Bedil, Direktur Barakat) sebagai pemilik program dalam sebuah percakapan mengaku prihatin atas kondisi dua desa ini.

Pada 2024 dalam kebingungan memanfaatkan APBDes, Bence hadir menawarkan profram.

“Kami hanya ketemu di jalan. Saya bilang kalau program hanya habis di diskusi di dalam ruangan, saya tolak karena kami butuh pemulihan ekonomi,” kata Onesimus Betekeneng.

Dari diskusi yang dilakukan dan kajian serta membagi kegiatan di dalam gedung dan di luar gedung, akhirnya program berjalan.

Namun, di awal program, sempat kebingungan lokasi kegiatannya, apakah di kampung lama ataukah di Tanah Merah. Mau ke kampung, tapi seolah gunung menolak secara halus.

Akan tetapi, kebingungan itu akhirnya terjawab. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang sempit di Tanah Merah, akhirnya bisa menghasilkan aneka tanaman yang ditampilkan di sejumlah stan pada saat festival.

“Dalam perjalanan dengan situasi ini, air mata iringi proses yang ada dan sampai sekarang masih rasakan situasi bencana tapi tetap mulai dengan program yang ada. Tidak hanya dengan dua program tapi diajak dengan apa yang ada di masyarakat yakni tenun ikat. Program ini mulai dari apa yang dimiliki dan mudahkan dalam berproses dan lakukan kegiatan bisa berlanjut di rumah,” katanya.

Ia mengakui bahwa sebelum program berjalan, pekarangan rumah hanya dimanfaatkan untuk kegiatan yang tak bernilai. Namun dengan pemanfaatan pekarangan rumah orang bisa tahu orang Lamawolo dan Waimatan tidak lagi membeli sayur. Orang Bima yang berjualan di perumahan Tanah Merah pun sayurnya tidak dibeli.

Warga aktif mengikuti rangkaian kegiatan Festival Tanah Mean.

Selain itu, masyarakat juga mulai paham tentang pengurangan risiko bencana dan sudah tahu tahapan evakuasi dalam setiap kejadian kebencanaan.

“Masyarakat Waimatan sudah pahami segala proses dan bagaimana manfaatkan pekarangan jadi ketahanan pangan rumah tangga. Dengan program ini ketahanan di dapur dan ketahanan bencana tumbuh di tempat ini dan akan terus jadi kekuatan warga di dua desa ini,” tegas Onesimus Betekeneng bangga.

Program ini, lanjutnya, menjadi pemantik dari Barakat untuk membangkitkan apa yang ada di masyarakat.

“Mimpi saya bagaimana tumbuh di atas batu Wadas dengan apa yang kami miliki, tidak berharap sejauh apa yang kami harap. Dalam situasi terbatas, berpikir bagaimana ekonomi ini tumbuh dari Parekwalang menuju ke Tanah Merah. Simpul ekonomi jadi satu kesatuan dari laut, darat dan udara (pengrajin arak),” tutupnya.

Sementara itu, Antonius Ngaji, Kades Lamawolo mengisahkan, pasca bencana dan warga dipindahkan ke Tanah Merah, masyarakat banyak yang mengeluh karena kondisi di kampung lama dengan di Tanah Merah berbeda jauh.

Lalu, Barakat dan IDEP menawarkan program dan langsung disambut dengan antusias.

“Berbagai pihak baik pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat, serta NGO berperan perhatikan kondisi dan lewat Barakat dan IDEP melalui program DREAMS sangat bantu. Awal Barakat tanya boleh tidak program diterima di desa dan saya nyatakan sangat bahagia program masuk karena sangat membantu masyarakat,” kata Antonius.

Hadirnya program sangat membantu mengatasi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dari program ini, terbentuklah dua kelompok, yang nantinya menjadi pionir bagi masyarakat lainnya yang belum tergabung dalam kelompok.

Ia menerangkan, sebelum program berjalan, air limbah rumah tangga dibuang begitu saja. Pekarangan yang sempit dibiarkan kosong. Dengan hadirnya program kebun pekarangan, pekarangan sempit mulai dimanfaatkan dan air limbah dimanfaatkan untuk menyiram sayur.

“Lahan kosong di pekarangan walau sempit tapi sudah ada hasil. Ini bukti program sangat diterima dua desa ini.

Ada kebun contoh jadi kebun pembelajaran tidak saja untuk kelompok tapi juga masyarakat yang belum gabung dalam kelompok mulai dari pembibitan sampai produksi. Bapak mama bisa saksikan aneka sayuran dan jadi bagian dampingan seperti tenun ikat dan hasil lainnya,” terangnya.

Kesiap siagaan bencana, lanjutnya, juga menjadi aspek penting masyarakat di dua desa. Kendati saat ini sudah berada di lokasi pemukiman, namun ancaman bencana tentu saja tetap ada. Sehingga program pengurangan risiko bencana juga penting dan pemerintah desa sangat merespons dan apresiasi atas program ini dan berkomitmen setelah program selesai akan tetap memberikan dukungan penuh.

Alexander Arakian, anggota DPRD Lembata dari Fraksi PKB, anak tanah Waimatan yang hadir pada kesempatan itu menyatakan, sebagai anggota Dewan dan anak tanah Waimatan, menyampaikan terima kasih kepada warga Muruona dan Waipukang yang karena bencana merasa sebagai saudara telah dengan rela menghibahkan lahan untuk pembangunan permukiman di Tanah Merah.

Ia juga berterima kasih kepada Barakat, yang sejak pasca bencana selalu memberikan perhatian sampai sekarang dan masih terus mendampingi melalui program DREAMS .

Ia berharap, program yang sangat bagus ini tetap dilanjutkan di dua desa ini, bahkan harus disebarkan ke desa-desa lainnya yang sangat membutuhkan pendampingan mitigasi bencana dan peningkatan ekonomi rumah tangga.

“Banyak hal yang didapatkan pasca pendampingan. Dan ada perubahan terutama dalam menghadapi ancaman bencana. Dua desa ini juga bisa jadi fasilitator desa lainnya,” kata Alex Arakian.

Pada kesempatan itu, ia juga menitipkan aspirasi terkait sumur bor untuk kebutuhan air bersih warga di Tanah Merah. Kendati sumur bor dan bak penampung sudah ada, namun belum cukup memadai melayani kebutuhan warga dua desa ini. (Tim LembataNews)

Previous Post

Buka Festival Tanah Mean 2025, Bupati Kanis Tuaq Apresiasi LSM Barakat dan IDEP

Next Post

Road to 14’th, NasDem Lembata Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

Next Post
Petugas kesehatan sedang memberikan pelayanan kepada peserta pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar DPD Partai NasDem Lembata dalam rangka HUT ke-14 Partai NasDem di sekretariat DPD NasDem Lembata, Sabtu, 8 November 2025.

Road to 14'th, NasDem Lembata Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Bupati Lembata P Kanisius Tuaq didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Ursula S Bayo menerima Tim Supervisi PKK Provinsi NTT di ruang kerja Bupati Lembata, Kamis, 4 Desember 2025.

Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

2 bulan ago
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq melepas peserta fun walk dalam rangka HUT ke-63 Bank NTT.

Bank NTT Gelar Fun Walk & Zumba Party Sambut HUT ke-63, Bupati Lembata Lepas Start dan Beri Apresiasi

7 bulan ago
Sekretaris Internal DPC PDIP Lembata Broin Tolok menyerahkan formulir pendaftaran kepada bakal calon bupati/wakil bupati Erich Langobelen di Sekretariat PDIP Lembata.

Empat Bakal Calon Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP Lembata

2 tahun ago
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menyerahkan SK Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang remisi kepada warga binaan Lapas Kelas 3 Lembata di Lapas Lembata, Minggu, 17 Agustus 2025. Remisi yang diberikan merupakan remisi khusus HUT RI.

Mayoritas Warga Binaan Lapas Lembata Terima Remisi Khusus HUT RI

6 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In