LEWOLEBA – SETELAH melalui proses pembahasan bersama DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lembata dan telah melalui persetujuan bersama Pemerintah Kabupaten Lembata dan DPRD, Bupati Lembata P Kanisius Tuaq akhirnya menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2025.
Selain menetapkan Perda Perubahan APBD TA 2025, Bupati Kanis Tuaq juga menetapkan Peraturan Bupati Lembata Nomor 45 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD TA 2025.
Penetapan dilakukan melalui zoom meeting oleh Bupati P Kanisius Tuaq dari Jakarta dan diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata Paskalis Ola Tapobali bersama Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Lembata dari ruang rapat Bupati Lembata, Kamis, 23 Oktober 2025.
Penetapan Perda Perubahan APBD 2025 ditandai penandatanganan oleh Bupati Kanis Tuaq, dilanjutkan dengan pengundangan dalam Lembaran Daerah Nomor 315 oleh Sekda Lembata.
Bupati Kanis Tuaq dalam arahannya mengatakan, walau berada di Jakarta, namun Sekda dan seluruh jajaran masih dalam satu tekad memastikan kebijakan fiskal daerah untuk menjawab kebutuhan rakyat.
Ia mengatakan, di sisa tahun anggaran 2025 yang hanya tiga bulan tidak boleh disia-siakan dan berharap agar program dan kegiatan yang telah masuk dalam Perubahan APBD dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat untuk rakyat.
“Mari hergandengan tangan dalam kerja ekstra untuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) di tiga bulan ini. Minggu depan setelah saya kembali akan kembali rapat evaluasi sesuai kesepakatan bulan lalu. Lihat potensi daerah untuk tingkatkan PAD,” tegas Bupati Kanis Tuaq.
Ia juga menyinggung persoalan HIV/AIDS yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial saat ini agar menjadi perhatian bersama. Ia berharap, dinas teknis terkait agar saling berkoordinasi mengatasi permasalahan tersebut mengingat masalah ini akan sangat berdampak pada generasi muda Lembata.
Pada bagian lain arahannya, Bupati Kanis Tuaq juga menyinggung soal musim tanam yang semakin dekat.
“Memasuki musim tanam ini, dinas teknis pertanian, perikanan dan lainnya bergerak cepat pastikan bibit, pupuk dan pendampingan kepada petani dan peternak. Jangan kehilangan momentum ini dan jangan kehilangan empat bulan yang jadi penentu keberhasilan program nelayan, tani, dan ternak ini,” tegasnya. (Tim LembataNews)








