Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Headline

Uskup Kopong Kung Tahbiskan Gereja Salib Suci Hoelea dan Resmikan Paroki Santu Fransiskus Balauring

LembataNews by LembataNews
September 15, 2025
in Headline, Humaniora, Travel
0
Mgr Fransiskus Kopong Kung, Uskup Larantuka saat perarakan menuju altar untuk memimpin misa pentahbisan Gereja Paroki Salub Suci Hoelea dan pengresmian Paroki Sabtu Fransiskus Balauring di Gereja Paroki Salib Suci Hoelea, Desa Hoelea, Omesuri, Kabupaten Lembata, Minggu, 14 September 2025.

Mgr Fransiskus Kopong Kung, Uskup Larantuka saat perarakan menuju altar untuk memimpin misa pentahbisan Gereja Paroki Salub Suci Hoelea dan pengresmian Paroki Sabtu Fransiskus Balauring di Gereja Paroki Salib Suci Hoelea, Desa Hoelea, Omesuri, Kabupaten Lembata, Minggu, 14 September 2025.

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HOELEA – USKUP Keuskupan Larantuka Mgr Fransiskus Kopong Kung di penghujung masa penggembalaannya melakukan pentahbisan gereja Paroki Salib Suci Hoelea di Kedang, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata. Selain menahbiskan Gereja Salib Suci Hoelea, Uskup Kopong Kung juga meresmikan paroki baru yakni Paroki Santu Fransiskus Balauring, mekaran dari Paroki Salib Suci Hoelea. 

Pentahbisan gereja dan pengresmin paroki baru itu dirangkai dalam misa meriah di Gereja Paroki Salib Suci Hoelea dipimpin Uskup Kopong Kung didampingi para imam konselebran. 

Related posts

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Bupati Lembata Lakukan Audiensi Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata

Februari 2, 2026
Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026

Pantauan lembatanews.id, Minggu, 14 September 2025, umat Paroki Salib Suci Hoelea tumpah ruah memenuhi halaman gereja. Tampak hadir Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, Ketua DPRD Syafrudin Sira, dan sejumlah undangan lainnya. 

Sebelum memasuki gereja, dilakukan pengguntingan pita oleh Mgr Fransiskus Kopong Kung disaksikan para imam dan seluruh umat. Uskup Kopong Kung lalu membuka pintu gereja setelah menerima kunci dari panitia pembangunan.

Setelah pintu gerbang dibuka seluruh umat langsung memasuki gereja dengan tertib dan teratur untuk mengikuti misa dipimpin Uskup Kopong Kung. 

Dalam khotbahnya, Uskup Kopong Kung mengatakan, pada Minggu ini, gereja merayakan pesta Salib Suci dan Paroki Salib Suci mau memaknai perayaan khusus ini secara istimewa dengan pentahbisan gereja paroki dan mau bersyukur bahwa pada perayaan khusus Salib Suci sebuah paroki baru dilahirkan, didirikan, paroki baru dibentuk yaitu Paroki Santu Fransiskus Balauring, buah dari Paroki Salib Suci. 

“Kita bersyukur atas peristiwa berahmat ini. Fokus perayaan pada Salib Tuhan, Salib Suci yang adalah jalan kebenaran dan kehidupan, sebagaimana Yesus berfirman ” Akukah jakan kebenaran dan kehidupan”, jalan kebenaran dan kehidukan itu Dia wartakan, Yesus laksanakan sebagai wujud ketaatan, kesetiaan-Nya kepada kehendak Allah untuk membebaskan dan menyelamatan manusia. Jalan itu adalah jalan salib. Pada salib kita menemukan jalan kehidupan itu, pada saliblah kita menemukan jalan keselamatan itu. Dalam salib itulah Allah telah meninggikan Putra-Nya Yesus Kristus penyelamat dunia,” tegas Uskup Kopong Kung. 

Sebagai pengikutnya, lanjutnya, umat mengikuti-Nya dan terpanggil untuk menjadi saksi kehidupan ini. Maka kehidupan Kristiani, kehidupan orang-orang Katolik, kehidupan murid Tuhan tidak terpisah dari jalan salib Tuhan sebagaimana Yesus sendiri telah menegaskan “Setiap orang yang mau menjadi pengikut-Ku, ia harus menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Aku. 

oplus_2

“Jalan ini adalah jalan kasih, jalan yang panjang, menyankal diri bukan hanya sehari. Memikul salib bukan cuma sesaat, jalan ini jalan panjang setiap hari sampai pada puncak seperti yang Yesus sendiri katakan ketika bergantung di salib  dari sanalah Ia  berseru dan berkata sudah selesai. Maka perjalanan sebagai murid Tuhan haruslah sebuah perjalanan sampai selesai. Menjadi saksinya di tengah dunia ini haruslah menjadi saksi sampai tuntas. Sampai selesai,” katanya. 

Menyangkal diri memang tidak mudah, karena setiap umat punya ego, pasti setiap manusia ingat diri, ingat orang yang kuta dikasihi, ingat keluarga, suku. Egoisme menjadi hahaya. Dalam hidup menjadi pengikut Tuhan, dipanggil agar dalam hidup ini rela, berani menyangkal diri. 

Di bagian lain kotbahnya, Mgr Kopong Kung juga menegaskan bahwa kita dipanggil menjadi murid dalam hidup ini. Salib, kasih yang tulus, kasih memberi dengan hati, memberi secara iklas, dan memberi terus menerus tanpa menghitung hari, tanpa batas, dan memberi secara terus menerus sampai pada puncaknya menyerahkan diri secara total, utuh kepada Tuhan. Demi keselamatan dunia, Yesus membuatnya itu dan memanggil semua pengikut-Nya untuk mengikuti-Nya. 

Salib menjadi kebaggaan. Bangga menjadu pengikut, bangga dan mengorbankan diri terus menerus dalam hidup ini sampai pada puncaknya. Dan salib itu adalah kasih, dan tidak diukur berapa yang sudah diberikan, berapa banyak yang sudah dikorbankan. Karena salib, kita tidak bisa menghiting kebaikan, tidak bisa jasa. Sebetulnya ddi hadapan Allah kita tidak punya apa-apa. 

Kita diberikan oleh Tuhan banyak dan tak henti. Kita dipanggil mengikuti Dia dalam memberikan kesaksian kasih pada salib-Nya. 

“Hari ini Paroki Salib Suci yang berpelindungkan salib itu mengajak menghidupkan kembali kasih Tuhan yang berpuncak pada Salib. Kita diajak sebagai pengikut Yesus tiap hari harus sangkal diri karena hambatan terbesar adalah pada egoisme. Terkadang kita sukar memberi ketika hitung untung rugi, menimbang bahwa saya mau beri apa, saya tidak punya apa-apa, dan kalau saya memberi mungkin itu gang paling kecil. Bukan itu yang Tuhan tunggu dan Tuhan hitung. Ketika kita sangkal diri dan iklas hati memberi, di situlah arti kasih yang akan berpuncak pada salib Tuhan.”

oplus_2

Ia mengatakan, Paroki ini sudah banyak memberi, dan Tuhan sendiri yang melihatnya. Paroki ini berjuang, dalam keterbatasan dan kekuranan telah memberi dari hati, dari keluarga yang kecil dan sederhana, memberi dari selurub umat. “Gedung gereja ini kalau bukan karena kasih tidak mungkin berdiri semegah ini, kalau bukan pemberian dari hati para donatur, kalau tidak ada hati yang memberi tanpa perhitungan, mengenal siapa kita, itulah pemberian kasih sehingga hari ini diberkati. Terima kasih kepada para pastor yang bukan memberi materi, tapi memberi hati, pengorbanan. Semua kuta pasti ingat Romo Agus Guna yang berjuang sampai sakit dan meninggal dunia. Ini pemberian dia yang tidak boleh dihitung tapi itulah tanda kasih,” tandas Uskup Kopong Kung. 

Pastor Paroki Salib Suci Hoelea Romo Frederikus Tutoama Saban dalam sambutannya menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Romo Agus Guna yang telah mendedikasikan hidupnya hingga meninggal dunia untuk membangun gereja ini. 

“Romo Agus ketika itu mengejar target gereja paroki ditahbiskan pada perayaan imamatnya yang ke-25. Karenanya, pentahbisan gereja ini didedikasikan kepadanya yang merayakan perak imamat,” katanya. (Tim LembataNews)

Previous Post

Lantik Ratusan Pejabat Eselon 3 dan 4 Lingkup Pemkab Lembata, Bupati Kanis Tuaq Ingatkan Tidak Ada Lahan Basah dan Lahan Kering

Next Post

Hadiri Pentahbisan Gereja Salib Suci Hoelea, Bupati Kanis Tuaq Ingatkan Umat Jangan Hanya Tinggal di Gereja Tapi Hidup Mengumat di Tengah Masyarakat

Next Post
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dan Ketua DPRD Lembata saat hadir menyaksikan pentahbisan Gereja Paroki Salib Suci Hoelea, oleh Uskup Larantuka Mgr Fransiskus Kopong Kung di Desa Hoelea, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Minggu, 14 September 2025.

Hadiri Pentahbisan Gereja Salib Suci Hoelea, Bupati Kanis Tuaq Ingatkan Umat Jangan Hanya Tinggal di Gereja Tapi Hidup Mengumat di Tengah Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Bakal Calon Wakil Bupati Lembata Yohanes Brekmans Brino Tolok menyerahkan dokumen pendaftaran kepada Desk Pilkada DPC PKB Lembata Wilhelmus Patal Kedang saat mendaftar di DPC PKB Lembata, Senin, 6 Mei 2024.

Diantar Jajaran Pengurus DPC PDIP, Broin Tolok Resmi Mendaftar ke PKB Lembata

2 tahun ago
Pemerintah Lembata dan Investor Bahas Pengembangan Industri Garam dan Perikanan, Bupati Tegaskan Peran Kolaborasi yang Kuat

Pemerintah Lembata dan Investor Bahas Pengembangan Industri Garam dan Perikanan, Bupati Tegaskan Peran Kolaborasi yang Kuat

2 minggu ago
Penjabat Bupati Lembata Paskalis Ola Tapobali foto bersama alumni SDI Waiwaru usai penandatanganan prasasti peringatan Pesta Emas sekolah tersebut pada Kamis, 24 Januari 2025.

Hadiri Penandatanganan Prasasti SDI Waiwaru, Linus Lusi kembali Bernostalgia

1 tahun ago
Calon bupati dan wakilbupati Paket Tunas Kanis Tuaq - Muhamad Nasir menumpang traktor dan berkonvoi dari Bundaran HI memasuki Kota Lewoleba, dalam rangka kampanye akbar Paket Tunas di Pantai Wulenluo, Lewoleba, Sabtu, 16 November 2024.

Jelang Hari Pencoblosan, Beredar Potongan Percakapan Bagi Bantuan, Kanis Tuaq: Itu Hoax

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In