Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Lembata News
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Login
No Result
View All Result
Lembata News
No Result
View All Result
Home Ekbis

Seminar Budaya Atakore dan Langkah PLN Membangun PLTP Atadei

LembataNews by LembataNews
Agustus 12, 2024
in Ekbis, Headline
0
Suasana seminar budaya di Watuwawer sebelum diterjang angin kencang.

Suasana seminar budaya dalam rangka pelaksanaan pembangunan PLTP Atadei sebelum diterjang angin kencang.

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEWOLEBA – Pelaksanaan seminar budaya dalam rangka pelaksanaan pembangunan PLTP Atadei pada Jumat, 9 Agustus 2024 mengungkap fakta tradisi dan budaya masyarakat di lokasi panas bumi yang akan dimanfaatkan PT PLN membangun PLTP. Walau dalam seminar budaya ini sempat terjadi insiden angin kencang yang merusak tenda di lokasi seminar, namun kemudian seminar dapat dilanjutkan setelah dipindahkan ke kantor desa setempat.

Simon Wawin, salah satu tuan tanah yang hadir dalam seminar budaya mengatakan, Nenek Kar itu baik tapi jangan melawannya.

Related posts

Forum Jurnalis Lembata saat menyerahkan talih asih kepada penghuni Ponpes Al-Fatah Waowala.

Dari Bekas Kandang Ayam, Pondok Pesantren Al-Fatah Waowala Membentuk Akhlak Anak Bangsa

Februari 2, 2026
Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Membawa Harmoni Nusantara ke Panggung Indonesian Idol: Keiko Regine, Talenta Muda Berdarah Maumere-Kedang dan Jawa

Januari 30, 2026

“Nenek Kar itu baik tapi, kita tidak boleh lawan dia. jika ada yang lawan, itu bisa bahaya. Nene Kar akan marah, galak, lebih brutal dan menyusahkan,” urai Wawin.

Watuwawer, terang Simon, pernah menghadapi persoalan serius tahun 1940-an dan 1980-an yakni, Watuwawer pernah pecah dua kali dan itu karena kesalahan. Sehingga ia berharap jangan lagi terulang.

Menurutnya, dua hal yang hanya dipikirkan saat ini yakni soal kesehatan dan keselamatan.

“Saya sampaikan ini karena ingin menyelamatkan masyarakat Lewogroma, Watuwawer, Lewokoba, dan Benolok ditambah dengan insinyur yang datang jauh-jauh itu,” tegas Simon Wawin.

Petrus Ata Tukan, salah satu pembicara menekankan bahwa ritual Ploe Kwar tidak dapat dipindahkan dari lokasi dapur alam.

Ritual ini tidak bisa di tempat lain. Dia harus berada di tempatnya Ina Kar.

Seminar Budaya Atakore yang digelar di aula kantor desa. Sosialisasi dipindahkan setelah diterjang angin kencang.
Seminar Budaya Atakore di aula kantor desa setelah dipindahkan pasca diterjang angin kencang.

Diakon Eusabius Purwarta Manehat, SVD, salah satu pembicara seminar mengatakan, kehadiran proyek itu tidak boleh memecah bela warga sebagai komunitas umat gerejani.

Manager Pertanahan dan Sertifikasi PT PLN UIP Nusa Tenggara Bobby Robson Sitorus mengatakan, PLTP memiliki dampak yang besar jika tidak dikebbalikan atau dikontrol.

Ia mencontohkan soal H2S, pihaknya akan menggunakan detektor untuk mengetahui apakah sudah melebihi ambang batas atau tidak. Demikian juga jika ada kebocoran pipa, akan ada cara teknis operasional yang bisa dilakukan.

Demikian juga soal lumpur hasil pengeboran. Pihaknya akan membuat kolam penampung berukuran 12 X 15 di kawasan PLTP untuk menampung lumpur, sementara sisa air akan dimasukan kembali ke dalam sumur bor.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya hanya sosialisasi terkait pengadaan tanah.

“Kami awali dengan seminar budaya, tapi PLN hanya sebagai pendengar dalam seminar ini, karena seminar ini dilakukan oleh para ahli budaya di Lembata,” ujar Robinson.

Dia menjelaskan, pada 2004 memang sudah dilakukan pengeboran dan saat ini ada dua sumur bor. Tetapi, pengeboran itu untuk penelitian yang berpotensi 10 Mega Watt. Karena dua sumur itu untuk penelitian, maka PLN akan melakukan pengeboran sumur panas bumi baru di lokasi tersebut.

Proyek geotermal Atadei menargetkan energi listrik dengan kapasitas 10 MW yang direncanakan mulai beroperasi pada 2027.

PT PLN telah mendapat izin prinsip dari Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur pada 27 November 2020, di mana luas lahan yang menjadi lokasi proyek 31.200 hektare. (Tim LembataNews)

Previous Post

Kapolres Gede Astawa: Soal Akun Palsu Akan Mendapat Perhatian Khusus

Next Post

Kapolres Lembata Minta Laporkan Dini Setiap Persoalan Pilkada Lembata

Next Post
Jajaran pengurus DPC PKB Lembata foto bersama Kapolres Lembata AKBP I Gede Eka Putra Astawa saat kegiatan cooling system Polres Lembata di sekretariat DPC PKB Lembata, Rabu, 14 Agustus 2024.

Kapolres Lembata Minta Laporkan Dini Setiap Persoalan Pilkada Lembata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Bupati Lembata P Kanisius Tuaq saat mengikuti rakor bersama Diaspora NTT di aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, 12-13 Desember 2025.

Bupati Kanis Tuaq: Diaspora Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

2 bulan ago

Nyepi Celebrations: Mobile Internet Turned Off For Bali’s New Year

2 tahun ago
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan Lembata Apolonaris Mayan menyerahkan pataka kepada kontingen POPDA yang akan ikut bertanding di ajang POPDA VI NTT di Kupang, 3-19 September 2025.

Lepas Kontingen POPDA, Lembata Target Rebut Emas dari Cabang Taekwondo, Karate dan Silat

5 bulan ago
Penjabat Bupati Lembata Paskalis Ola Tapobali didampingi Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Samsul Hadi memukul gong pertanda peluncuran program Muda Berkarya untuk Kedaulatan Pangan di Pantai Wulenluo, Lewoleba, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Dukung Kedaulatan Pangan, 212 Mahasiswa Diterjunkan ke Lembata dalam Program Muda Berdaya untuk Kedaulatan Pangan

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Dunia
  • Editorial
  • Ekbis
  • Headline
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Life Style
  • Nasional
  • Polkam
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#Business #Delivery #Investment #Planning #Services #Solution #Wise 2018 League Balinese Culture Bali United Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Dokter Syafira yang menangani korban sedang memberikan penjelasan kondisi korban kepada keluarga di ruang bedah RSUD Lewoleba, Senin, 14 Oktober 2024.

    Disiram Air Keras, Meysa Chatelin Witak Terbaring Lemah di Ruang Bedah RSUD Lewoleba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koko Cimeng, Predator Penyuka Siswi SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politisi PKB, PDIP, dan PKS Dukung Paket Tunas, Kok Bisa Begitu, Ada Apa Ya????

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Puspa Kecam Perlakuan Tak Manusiawi pada Anak di Bawah Umur di Desa Normal 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Temuan Inspektorat Belum Ditindaklanjuti, Masyarakat Peduli Desa Roma Tuntut Kades Roma Dinonaktifkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi : Lewoleba Timur, Nubatukan, Nusa Tenggara Timur

Follow us on social media:

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2024 - lembatanews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Polkam
  • Travel
  • Ekbis
  • Humaniora
  • Sport
  • Nasional
  • Dunia
  • Life Style
  • Editorial

© 2024 - lembatanews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In